Senin, 17 Februari 2020
WNI Peserta Observasi (Dok. BNPB)
15 Februari 2020 18:46 WIB

Pulang Dari Natuna, Peserta Observasi Boleh Nonton Java Jazz

Ada sertifikat bebas korona
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sebanyak 285 orang peserta observasi di Natuna telah pulang ke keluarganya masing-masing setrlah 14 hari menjalani observasi sepulang dari Wuhan, China, pusat penularan wabah Covid-19.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang tiba di Jakarta bersama rombongan pertama manegaskan seluruh WNI tersebut dalam kondisi dan negatif dari virus korona baru SARS-COV-2.

"Semua dalam kondisi sehat, semua berbahagia, sangat mengharukan karena mereka semua merasa bahagia mau bertemu keluarganya di kampung dalam kondisi yang sangat sehat," ujar Terawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Terawan mengatakan, untuk menepis kekhawatiran mengenai kondisi para WNI selepas kembali ke tengah keluarga dan masyarakat, mereka akan dilengkapi dengan sertifikat kesehatan selama menjalani masa obeservasi.


Baca Juga : 18 Kru Batik Air Ikut Dikarantina di Natuna

Dalam proses kepulangan ratusan WNI tersbut, Terawan mengatakan pemerintah Indonesia yang terdiri dari Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), di dampingi oleh representatif dari World Health Organization (WHO) untuk Indonesia.

"Kami lengkapi juga mereka dengan sertifikat kesehatan dari hasil pemeriksaan pemantauan selama observasi," kata Terawan.

Setelah kembali ke keluarganya masing-masing, Terawan menyebut para WNI yang selesai menjalani masa observasi bebas melakukan aktivitas seperti biasa, termasuk berada di tengah kerumunan.

"Silahkan mereka kalau mau berkerumun. Mau lihat Java Jazz juga boleh," kata Terawan.

Sementara Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono mengatakan saat ini pemerintah tidak lagi memberi pengawasan khusus. Mereka hanya diwajibkan lapor jika sakit.

"Tidak ada pengawasan khusus, tapi mereka diminta memberikan informasi apabila di hari mendatang ada yang dirasa tidak enak," kata Anung.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo telah memastikan bahwa para peserta WNI tersebut sehat dan ceria selama menjalani rangkaian observasi yang dijaga ketat sesuai protokol kesehatan WHO hingga selesai.

"Itu proses protokol kesehatan dari WHO yang kita ikuti secara ketat. Karantina di Natuna juga ketat diawasi, dicek harian. Sekarang sudah 14 hari, memang protokolnya seperti itu," ujar Presiden dalam keterangannya di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (14/2).

Jokowi berharap masyarakat bisa menerima dan tidak perlu takut para WNI dari Wuhan, China yang telah menjalani observasi akibat virus korona. "Tidak perlu takut. Terima (mereka) apa adanya. Tidak ada masalah," tuturnya.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Gabriella Thesa Widiari
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
16 Februari 2020 18:08 WIB

Bong Joon Ho Akan Dibangunkan Museum di Korsel

Sutradara film Parasite itu juga bakal dibangunkan patung
Lifestyle
16 Februari 2020 17:07 WIB

Aksi Kocak Terry Crews dan Howie Mandel Main TikTok 'Bagaikan Langit'

Semua akan TikTok pada waktunya~
Nasional
16 Februari 2020 15:04 WIB

Anies Tolak Deklarasi Dirinya sebagai Capres 2024

Masih fokus benahi ibu kota
Lifestyle
16 Februari 2020 14:25 WIB

Model Asal Los Angeles Diblokir Tinder Gara-Gara Terlalu Cantik

Kalau begitu, Tinder khusus orang jelek dong hiyahiyahiya~
Internasional
16 Februari 2020 13:49 WIB

Depresi Jalani Sidang KDRT, Presenter Caroline Flack Bunuh Diri

"Caroline tidak tahan membayangkan dirinya menjalani sidang"