Senin, 22 Juli 2019
Menkumham Yasonna H Laoly. (Mery/era.id)
24 Mei 2018 20:36 WIB

Menkumham Optimistis RUU Terorime Diparipurnakan Besok

"Insya Allah," kata Yasonna
Bagikan :


Jakarta, era.id - Menkumham Yasonna Laoly mendatangi Gedung DPR RI guna memenuhi undangan rapat kerja (Raker) dengan Pansus RUU Terorisme. Selain Yasonna, rapat kali ini juga dihadiri Panglima TNI Masekal Hadi Tjahjanto.

Sebelum memasuki ruang rapat, Menkumham Yasona Laoly mengatakan optimismenya tentang penyelesaian RUU ini. Pembahasan ini alot mengenai definisi terorisme.

Meski demikian, Yasonna yakin, rapat kali ini tidak menempuh sistem pengambilan suara untuk memilih definisi terorisme. Dia yakin, semua fraksi setuju dan bermusyawarah untuk memutuskan terkait hal tersebut.

"Musyawarah. Enggak ada berubah. Itu hampir sama aja," katanya, di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018).


Baca Juga : Menimbang Logika Jerat Penyebar Hoaks dengan UU Terorisme

Menurut Yasonna, tidak ada frasa yang menyulitkan untuk mengambil keputusan pada malam ini. Bahkan, dia merasa optimis bahwa RUU Teroisme akan bisa diparipurnakan besok, Jumat (25/5/2018).

“Insya Allah. Kita lihat nanti. Tenang aja. Enggak ada (voting),” tutupnya.

Seperti diketahui, bahwa dalam rapat panitia kerja DPR dan panitia kerja pemerintah, kemarin, Rabu (23/5/2018) belum memutuskan definisi mana yang akan digunakam antara alternatif I atau alternatif II.

Menurut Wakil Ketua Pansus Supiadin menegaskan bahwa hingga saat ini hanya dua fraksi yang tidak setuju untuk menggunakan definisi terorisme alternatif II yakni PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Definisi terorisme ini terpecah jadi dua. Pertama, definisi terorisme versi pemerintah yakni terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik atau fasilitas internasional. 

Kedua, terorisme adalah perbuatan yg menggunakan kekerasan atau ancaman yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan.
Bagikan :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
22 Juli 2019 17:24 WIB

VIDEO: SPG Cantik Jualan Hewan Qurban

Kalau yang jaga begini sih rela lama-lama di kandang sapi mblo~
Lifestyle
22 Juli 2019 17:24 WIB

Matt Groening Singgung Sekuel The Simpsons Movie di Comic-Con

Sang pencipta bersuara soal karya epiknya
Nasional
22 Juli 2019 16:30 WIB

PDIP Tolak Rencana Super Holding Bentukan Rini Soemarno

"Mereka yang berpikir membentuk super holding, harus belajar dari krisis ekonomi di AS"
Lifestyle
22 Juli 2019 16:18 WIB

Moskow Merayakan Konser Ed Sheeran Lewat Sebuah Patung

Sebuah perayaan...
Lifestyle
22 Juli 2019 15:34 WIB

Mengenal Pengkor yang Diperankan Bront Palarae dalam Gundala

Kemunculan Pengkor dalam trailer Gundala jadi petunjuk penting kelanjutan jagat Bumilangit