Selasa, 12 November 2019
Menkumham Yasonna H Laoly. (Mery/era.id)
24 Mei 2018 20:36 WIB

Menkumham Optimistis RUU Terorime Diparipurnakan Besok

"Insya Allah," kata Yasonna
Bagikan :


Jakarta, era.id - Menkumham Yasonna Laoly mendatangi Gedung DPR RI guna memenuhi undangan rapat kerja (Raker) dengan Pansus RUU Terorisme. Selain Yasonna, rapat kali ini juga dihadiri Panglima TNI Masekal Hadi Tjahjanto.

Sebelum memasuki ruang rapat, Menkumham Yasona Laoly mengatakan optimismenya tentang penyelesaian RUU ini. Pembahasan ini alot mengenai definisi terorisme.

Meski demikian, Yasonna yakin, rapat kali ini tidak menempuh sistem pengambilan suara untuk memilih definisi terorisme. Dia yakin, semua fraksi setuju dan bermusyawarah untuk memutuskan terkait hal tersebut.

"Musyawarah. Enggak ada berubah. Itu hampir sama aja," katanya, di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018).


Baca Juga : Menimbang Logika Jerat Penyebar Hoaks dengan UU Terorisme

Menurut Yasonna, tidak ada frasa yang menyulitkan untuk mengambil keputusan pada malam ini. Bahkan, dia merasa optimis bahwa RUU Teroisme akan bisa diparipurnakan besok, Jumat (25/5/2018).

“Insya Allah. Kita lihat nanti. Tenang aja. Enggak ada (voting),” tutupnya.

Seperti diketahui, bahwa dalam rapat panitia kerja DPR dan panitia kerja pemerintah, kemarin, Rabu (23/5/2018) belum memutuskan definisi mana yang akan digunakam antara alternatif I atau alternatif II.

Menurut Wakil Ketua Pansus Supiadin menegaskan bahwa hingga saat ini hanya dua fraksi yang tidak setuju untuk menggunakan definisi terorisme alternatif II yakni PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Definisi terorisme ini terpecah jadi dua. Pertama, definisi terorisme versi pemerintah yakni terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik atau fasilitas internasional. 

Kedua, terorisme adalah perbuatan yg menggunakan kekerasan atau ancaman yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan.
Bagikan :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
12 November 2019 07:02 WIB

Cerita Pahit KLa Project Ditolak Radio dan TV untuk Putar Single Baru

"Kami itu udah enggak seksi di TV..Kami udah enggak bisa masuk…
Nasional
11 November 2019 22:18 WIB

What's On Today, 11 November 2019

Nikmatilah sensasi baru menikmati berita
Lifestyle
11 November 2019 19:35 WIB

Kejutan-Kejutan di Jakarta Blues International Festival 2019

Acara yang bakal dihadiri musisi mancanegara ini akan berlangsung pada 7-8 Desember 2019
Nasional
11 November 2019 19:24 WIB

Prabowo Dicecar DPR Soal Kesejahteraan Prajurit Hingga Misionaris di Papua

PKS bilang misionaris biang kerusuhan
Olahraga
11 November 2019 19:19 WIB

Ronaldo yang Ngambekan Kalau Diganti

Sudah dua kali berturut-turut ditarik keluar