Kamis, 21 November 2019
Gambaran Sri Asih (Bumilangit.com)
13 Oktober 2019 20:13 WIB

Hidup Kedua Sri Asih, Pahlawan Perempuan Pertama di Indonesia

Hidup pertamanya pada 1953.
Bagikan :


Jakarta, era.id - Namanya Nani Wijaya, seorang perempuan yang bekerja Biro Penyelidikan Kriminal. Tapi di balik pekerjaannya, Nani bukan manusia biasa. Dia adalah titisan Dewi Sri.

Jika mengalami kendala saat menjalankankan tugasnya sebagai pembela kenbenaran, Nani akan mengubah diri sebagai Sri Asih dengan mengucapkan "Dewi Asih!"

Saat Nani menjadi Sri Asih, kekuatannya setara dengan dengan tenaga 250 pria dewasa. Ia punya keahlian bela diri dan kemampuan terbang. Sri Asih juga memiliki ilmu pamungkas (namun jarang digunakan) bertiwikrama dan menggandakan diri. Tiwikrama adalah istilah perwayangan yang berarti berubah menjadi raksasa.

Sosok Nani atau Sri Asih itu adalah tokoh rekaan R.A. Kosasih, komikus terkenal asal Indonesia, yang dibuat pada tahun 1953. Komik Sri Asih sendiri pertama kali diterbitkan oleh Melodie, sebuah penerbit asal Bandung, pada tahun 1954, dan menjadikan Sri Asih sebagai superhero perempuan pertama di Indonesia.


Baca Juga : Perkenalkan, Inilah Komik Soekarno Buatan Prananda Prabowo

Meskipun mirip dengan salah satu karakter superhero DC, Wonder Woman, namun karakter Sri Asih dibuat dengan kearifan lokal. Kosasih memang sengaja menciptakan sosok pahlawan rekaan yang tak hanya mampu mendidik lewat perilakunya yang sopan, santun, dan ramah, namun juga punya penampilan yang sesuai dengan budaya Indonesia. Lihat saja penampilan Sri Asih dengan kain kebaya, lengkap dengan mahkota, kain sumping, dan selendang, mengingatkan kita pada tokoh-tokoh dalam cerita pewayangan Indonesia.

Baca Juga : Gara-Gara Kata 'Bangsat', Gundala Kena Sleding KPI

Cerita Sri Asih dihidupkan kembali oleh Manager Bumilangit Studio dan Bumilangit Komik, Is Yuniarto, melalui Jagat Komik Bumi Langit dan secara resmi diluncurkan bersamaan dengan acara Comic Con Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (13/10/2019). Remake atau penggambaran ulang komik Sri Asih dipercayakan Is kepada Archie sebagai penulis dan Devita Krisanti sebagai komik artis.

Membawa nama besar R.A. Kosasih, ternyata cukup membawa beban dan tanggung jawab yang cukup besar bagi Archie dan Devita, mereka mengaku tak ingin mengecewakan sang pencipta karakter dan penggemar lama Sri Asih. "Karena ini tokoh superhero parempuan pertama di Indonesia, yang tertua, itu pasti tanggung jawabnya besar. Saya juga merasa terhormat bisa kepilih untuk handle Sri Asih dan sebisa mungkin akan bikin pembaca bangga," kata Archie.

Perkembangan zaman dan pengaruh gaya menggambar komik di era tahun 50-an dan sekarang, cukup membuat penggambaran karakter Sri Asih mengalami moderenisasi. Jika di komik sebelumnya Sri Asih mengenakan kain kebaya, maka di era sekarang pakainnya lebih modern.


Pevita Pearce menunjukkan gambaran baru Sri Asih (Era.id/Mahesa)

Meski demikian, Archie mengatakan akan tetap menulis sesuai pakemnnya dan tidak lari dari cerita aslinya. Karena, kata dia, bagaimana pun Sri Asih adalah representasi tokoh superhero perempuan pertama di Indonesia di tengah maraknya superhero laki-laki.

"Sri Asih itu adalah tokoh legendaris, jadi kita nggak akan menghianati intisarinya, kaya misalkan power-nya apa, datang dari mana, itu masih kita pakai," papar Archie.

Baca Juga : Zara JKT48 dan Keinginannya Main Film Jagoan

Dari segi penggambaran, Devita mengaku jika ada perbedaan karakter gambar. Jika dulu Kosasih menggambar Sri Asih dengan gaya komik Eropa, di tangannya Sri Asih tampil dengan gaya gambar komik Jepang dan Korea atau manhwa.

Menurut Devita, komik di Indonesia sudah banyak menadapat pengaruh dari banyak negara, terutama Jepang dan Korea. Hal ini, kata dia, efek dari kemajuan zaman dan kegemaran anak muda dengan manga.

"Kalau saya pribadi, gaya saya lebih ke komik-komik Jepang atau Asia lebih ke zaman sekarang. Komik lama juga sebenarnya referensi gambarnya itu lebih banyak dari (komik) Eropa," kata Devita.

Devita berharap gaya gambarnya dalam menghidupkan kembali karakter Sri Asih bisa diterima di kalangan anak muda Indonesia. Dia juga berharap setelah kembali munculnya Sri Asih, masyarakat bisa lebih bangga dengan superhero lokal.

"Mudah-mudahan apa yang saya gambar bisa diterima oleh pembaca dan mereka senang dengan Sri Asih yang baru," ujar Devita.

Rencananya, komik Sri Asih akan terbit di Line WebToon. Selain digambar ulang dalam bentuk komik, Sri Asih juga akan diangkat ke layar perak. Adapun yang beruntung untuk memerankannya adalah Pevita Pearce.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Gabriella Thesa Widiari
Editor : May Rahmadi
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Ekonomi
21 November 2019 12:12 WIB

Kursi Buat Ahok di BUMN: 'Dikepret' Rizal Ramli, Dibela Menteri

"Kayanya hidup gue ditolak melulu,"
Nusantara
21 November 2019 11:43 WIB

Menyegarkan Kembali Ingatan Anak Muda Tentang Pembunuhan Munir

"Munir-Munir itu ada, dan Munir itu kalian,"
Internasional
21 November 2019 10:38 WIB

Rumah Kelahiran Hitler 'Disulap' Jadi Kantor Polisi

Cara pemerintah Austria cegah ziarah kelompok Neo-Nazi
megapolitan
21 November 2019 10:08 WIB

Mahasiswa BEM SI Geruduk Kantor Kemenkes Siang Ini

Tolak kenaikan iuran BPJS
megapolitan
21 November 2019 09:10 WIB

Teka-Teki Penyebab Kopilot Wings Air Bunuh Diri

Diduga karena depresi kena…