Senin, 22 Juli 2019
Anggota tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Denny Indrayana (Mery/era.id)
25 Juni 2019 18:10 WIB

Ahok yang Terseret Kala Denny Indrayana Sindir Eddy Hiariej

Semua karena Ahok....
Bagikan :


Jakarta, era.id - Anggota tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Denny Indrayana menyebut, pendekatan hukum yang dilakukan saksi ahli Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej adalah pendekatan tergantung kepada siapa klien yang membayar dirinya.

Denny menjelaskan tudingannya ini dengan mengungkit kembali kasus bekas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (BTP) soal penistaan agama yang menjeratnya pada rentang waktu 2016-2017.

Saat itu, kata Denny, dirinya sempat membahas kasus Ahok soal penistaan agama bersama Eddy. Menurut Denny, dirinya bertanya apakah kasus tersebut layak dipidanakan atau tidak. Dalam perbincangan itu, Eddy kata Denny menilai Ahok layak dipidanakan.

“Di satu kasus berkaitan dengan pemeriksaan Ahok, pada saat awal-awal itu Prof Eddy adalah orang yang saya hubungi dan saya tanyakan, menurut Prof Eddy Ahok ini layak tidak dipidanakan? Dia bilang layak,” katanya, di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019).


Baca Juga : Kali Kedua MA Tolak Permohonan Gugatan Prabowo-Sandi

Namun, menurut Denny, pendapat itu justru berubah ketika Eddy tampil menjadi saksi ahli dalam sidang dengan posisi membela Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Kata dia, ucapan Eddy pun berubah, awalnya dia menyebut Ahok layak dipidana, tetapi berbanding 180 derajat di persidangan dan justru menyebutnya tak harus dipidana.

“Kemudian dalam proses selanjutnya Prof Eddy menjadi saksi ahlinya Ahok, ini kapan dia tekstual kapan dia kontekstual? Mungkin tergantung kliennya,” tuturnya.

Menurut Denny, hal ini bisa saja terjadi kembali ketika Eddy menjadi saksi ahli dalam sidnsgvsengketa PHPU di MK beberapa waktu lalu. Pendekatan hukum Eddy, kepada Ahok dan kepada Tim Paslon 01 satu sama, bergantung siapa yang menjadi klien Eddy.

“Kemarin kita tanya ke saksi dari pihak terkait paslon 01, Prof Eddy, kapan dia menggunakan pendekatan teks kapan dia pada konteks, kata dia ya tergantung kasusnya. Mungkin (tergantung kasus) maksudnya tergantung kliennya,” tutupnya.

Seperti diketahui, Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej adalah salah satu saksi ahli yang didatangkan Tim Paslon 01 dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.
Bagikan :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
22 Juli 2019 18:40 WIB

Bos Go-Jek Nadiem Makarim Gabung ke PDIP?

Setelah mengganti logo, apakah gojek juga akan merubah warna seragamnya jadi merah?
Nasional
22 Juli 2019 17:24 WIB

VIDEO: SPG Cantik Jualan Hewan Qurban

Kalau yang jaga begini sih rela lama-lama di kandang sapi mblo~
Lifestyle
22 Juli 2019 17:24 WIB

Matt Groening Singgung Sekuel The Simpsons Movie di Comic-Con

Sang pencipta bersuara soal karya epiknya
Nasional
22 Juli 2019 16:30 WIB

PDIP Tolak Rencana Super Holding Bentukan Rini Soemarno

"Mereka yang berpikir membentuk super holding, harus belajar dari krisis ekonomi di AS"
Lifestyle
22 Juli 2019 16:18 WIB

Moskow Merayakan Konser Ed Sheeran Lewat Sebuah Patung

Sebuah perayaan...