Kamis, 23 Mei 2019
Konferensi pers DPP PPP (Mery/era.id)
16 Maret 2019 14:25 WIB

PPP Cari Pengganti Romahurmuziy

Siapa ya kira-kira yang jadi PLT Ketum PPP
Bagikan :


Jakarta, era.id - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Romy terlibat kasus penyuapan dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

PPP langsung menggelar konferensi pers terkait dengan posisi Rommy di partai berlambang ka’bah ini. Sekjen PPP, Arsul Sani mengatakan Romy akan diberhentikan sementara dari jabatannya di PPP.

“Dalam hal ketua umum atau pengurus harian lain ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi, atau kejahatan setius lainnya termasuk narkoba, terorisme, oleh polri. Maka diberhentikan atau diberhentikan sementara,” kata Arsul di kantor DPP PPP, Jalan Diponogoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2019).

Arsul menjelaskan, pemberhentian sementara Romy ini sesuai dengan AD/ART PPP. Terkait siapa yang akan menggantikan posisi Romy sebagai ketum PPP akan dibahas dalam majelis pertimbangan partai pada forum rapat pengurus harian.


Baca Juga : PPP PD Dapat Jatah Menteri Lebih Banyak

"Kalau berdasarkan ketentuan AD/ART Pasal 13 maka nanti rapat pengurus harian akan memutuskan, apakah salah satu wakil ketua umum yang naik sebagai PLT atau ada keputusan lain,” jelas Arsul

Anggota Komisi III DPR ini menjelaskan, peristiwa terjaringnya Romy dalam operasi tangkap tangan KPK berlangsung secara mendadak. Bahkan besar pengurus harian yang memungkinkan untuk menggantikan jabatan PLT Ketum PPP merupakan calon anggota legislatif. 

“Kami insyaAllah akan rapat pengurus harian jam 4 (sore),” ucapnya.

Supaya kalian paham, nantinya hasil rapat dewan pertimbangan partai ini di bawa ke forum Mukernas Khusus untuk pengukuhan PLT ketum. Namun, tidak menutup kemungkinan akan adanya Muktamar pergantian ketua umum.

“AD/ART menuatakan bahwa siapapun PLT akan dikhukuhkan di bawah mukernas kuhusus, pengambilan keputusan tertinggi setelah muktamara, akan ke muktamar? Itu nanti tergantung suara-suara dari para petinggi dan daerah-daerah,” tutup Arsul.
Bagikan :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
23 Mei 2019 16:26 WIB

Sandhy Sondoro: Musik Religi Mengajak untuk Selalu Bersyukur

Ini makna dalam lagu barunya, Sang Maha Pengasih
megapolitan
23 Mei 2019 16:22 WIB

Kerusuhan 21-22 Mei, Mengapa Anies Tak Imbau Warga Jangan Ikut Demo?

Karena bagi Anies, kebebasan berserikat berkumpul dilindungi Undang-Undang
Nasional
23 Mei 2019 16:02 WIB

400 Polisi Akan Kawal Pemakaman Arifin Ilham

Rencananya, Arifin Ilham akan dimakamkan sore ini
Nasional
23 Mei 2019 15:58 WIB

VIDEO: Jalan MH Thamrin Masih Tutup

Sejak pagi Barikade kawat berduri masih terpasang di persimpangan Sarinah
Nasional
23 Mei 2019 15:55 WIB

Kubu Prabowo Batal Menggugat ke MK Hari Ini

Tenang, tim masih rapat mengumpulkan dokumen