Senin, 25 Maret 2019
Konferensi pers DPP PPP (Mery/era.id)
16 Maret 2019 14:25 WIB

PPP Cari Pengganti Romahurmuziy

Siapa ya kira-kira yang jadi PLT Ketum PPP
Bagikan :


Jakarta, era.id - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Romy terlibat kasus penyuapan dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

PPP langsung menggelar konferensi pers terkait dengan posisi Rommy di partai berlambang ka’bah ini. Sekjen PPP, Arsul Sani mengatakan Romy akan diberhentikan sementara dari jabatannya di PPP.

“Dalam hal ketua umum atau pengurus harian lain ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi, atau kejahatan setius lainnya termasuk narkoba, terorisme, oleh polri. Maka diberhentikan atau diberhentikan sementara,” kata Arsul di kantor DPP PPP, Jalan Diponogoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2019).

Arsul menjelaskan, pemberhentian sementara Romy ini sesuai dengan AD/ART PPP. Terkait siapa yang akan menggantikan posisi Romy sebagai ketum PPP akan dibahas dalam majelis pertimbangan partai pada forum rapat pengurus harian.


Baca Juga : Gantikan Romy di PPP, Suharso Manoarfa Tinggalkan Jokowi di Istana

"Kalau berdasarkan ketentuan AD/ART Pasal 13 maka nanti rapat pengurus harian akan memutuskan, apakah salah satu wakil ketua umum yang naik sebagai PLT atau ada keputusan lain,” jelas Arsul

Anggota Komisi III DPR ini menjelaskan, peristiwa terjaringnya Romy dalam operasi tangkap tangan KPK berlangsung secara mendadak. Bahkan besar pengurus harian yang memungkinkan untuk menggantikan jabatan PLT Ketum PPP merupakan calon anggota legislatif. 

“Kami insyaAllah akan rapat pengurus harian jam 4 (sore),” ucapnya.

Supaya kalian paham, nantinya hasil rapat dewan pertimbangan partai ini di bawa ke forum Mukernas Khusus untuk pengukuhan PLT ketum. Namun, tidak menutup kemungkinan akan adanya Muktamar pergantian ketua umum.

“AD/ART menuatakan bahwa siapapun PLT akan dikhukuhkan di bawah mukernas kuhusus, pengambilan keputusan tertinggi setelah muktamara, akan ke muktamar? Itu nanti tergantung suara-suara dari para petinggi dan daerah-daerah,” tutup Arsul.
Bagikan :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
25 Maret 2019 17:13 WIB

Klarifikasi Isu PKI Kunci Jokowi Pengaruhi Swing Voters

Sebab swing voters adalah koentji~
Nasional
25 Maret 2019 16:46 WIB

VIDEO: Mahfud MD Datangi KPK Alasannya Mau Ngopi

Beneran nih cuma ngopi doang?
Lifestyle
25 Maret 2019 16:21 WIB

Eros Djarot Rilis Dua Single Bertema Politik

Terinspirasi kondisi panas menjelang pemilu dan korupsi berjamaah para elite politik
Nasional
25 Maret 2019 15:43 WIB

VIDEO: Presiden Jokowi Resmikan MRT Jakarta

Selain itu, dia juga meresmikan pembangunan MRT Jakarta fase kedua Bundaran HI sampai Kota
Lifestyle
25 Maret 2019 15:36 WIB

Ulasan Us-Alegori Mengagumkan dari Horor Bergaya Klasik

Watch the details, son!