Selasa, 19 Februari 2019
Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding. (Tasha/era.id)
11 Oktober 2018 21:11 WIB

Prabowo Tiru Tagline Kampanye Trump, Kubu Jokowi: Jangan Latah!

Enggak kreatif nih!
Bagikan :


Jakarta, era.id - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menyebut ungkapan Prabowo Subianto yang mengambil tagline milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat Pemilu AS 2016, dinilai tak kreatif dan cenderung copas atau copy paste.

"Kita boleh belajar dengan bangsa lain, boleh membangun jaringan dengan bangsa lain, tapi enggak boleh latah atau ikut-ikutan dan mencontoh mereka. Kalau kita mencontoh gaya kampanye Trump, besok-besok kelakuannya kita contoh, kebijakan akan dicontoh yang kontroversial, kontraproduktif, dan lain-lain," ujar Karding kepada wartawan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Politikus PKB ini juga bilang, isu yang sengaja dibangun oleh kubu pasangan nomor urut 02 selalu tak berbasis data dan fakta. Termasuk soal ketergantungan terhadap asing. 

"Divestasi terhadap Freeport dan seterusnya itu saya kira bukti kuat bahwa Pak Jokowi punya kemandirian politik dan ingin membangun Indonesia yang kuat," jelas Karding.


Baca Juga : Melihat Ponpes An Nawawi Tanara Milik Ma'ruf Amin


Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: trumpoutlet.com)

Selain itu, anggota Komisi VIII DPR yang juga sebagai juru kampanye paslon capres cawapres nomor urut 01 ini mengaku, tak masalah jika kubu Prabowo-Sandiaga Uno menggunakan cara-cara bohong dan menyebar hoaks. Sebab, rakyat Indonesia tak suka dengan cerita maupun narasi bohong.

"Jadi kami justru senang kalau teman-teman pakai strategi itu. Biarin saja, kami tidak coba untuk menggoreng. Selama ini kita lakukan adalah coba menggoreng. Coba menjelaskan. Karena serangan bertubi-tubi soal hoaks, fitnah, nyinyir, kampanye hitam ini luar biasa kepada pasangan Pak Jokowi-Ma'ruf terutama," ujarnya.

Supaya kamu tahu, Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto membahas soal slogan Donald Trump 'Make America Great Again'. Menurutnya, slogan khas Trump bisa diadopsi bangsa Indonesia.

Baca Juga : Eks 212 Dukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019

"Begitu AS merasa kalah bersaing dengan Tiongkok, mereka menyatakan perang dagang, tidak ada free trade (perdagangan bebas). Kenapa mereka mengatakan America First, Make America Great Again, dia mengatakan the important sign is American job," kata Prabowo dalam acara itu.

Kata Danjen Kopassus itu, ekonomi suatu negara disebut berhasil kalau mampu mempertahankan kepentingan nasional masing-masing. Dia juga meminta bangsa Indonesia tak benci dan tak takut dengan bangsa lain.

Baca Juga : Kapitra: Pilpres Jokowi Vs Rizieq, Saya Pilih Rizieq!

Agar kalian ingat, Make America Great Again merupakan slogan kampanye yang telah terdaftar hak patennya oleh Presiden AS Donald Trump. Slogan itu digunakan oleh pengusaha itu memenangkan Pilpres Amerika Serikat 2016.
Bagikan :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Olahraga
19 Februari 2019 15:12 WIB

Mercedes Khawatir Terganggu Brexit

Pabrik dan fasilitas operasi mesin Mercedes ada di Inggris
Suara-Milenials
19 Februari 2019 15:05 WIB

VIDEO: Jelang Pilres Pelajar di Jakarta Utara Rekam e-KTP

Pelaksanaan pencetakan e-KTP dilakukan bagi para pelajar SMA yang sudah berusia 17 tahun
Peristiwa
19 Februari 2019 14:37 WIB

Jokowi Dilaporkan Lagi ke Bawaslu

Kali ini pakai pasal KUHP
Olahraga
19 Februari 2019 14:34 WIB

Indonesia Resmi Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 

Proses pemilihan tuan rumah Olimpiade 2032 akan dilaksanakan selambat-lambatnya pada 2024
Peristiwa
19 Februari 2019 14:09 WIB

Ma'ruf: Mereka Kebanyakan Nonton Mission Impossible

Ini terkait meme perlengkapan canggih yang disebut akan digunakan Ma'ruf saat debat 
POPULER
18 Februari 2019 14:22 WIB

Robben Sebut Anfield Stadion Terburuk

18 Februari 2019 07:25 WIB

Kita Semua Wajib Tanggung Jawab

21 Juli 2018 16:30 WIB

Asia Juga Punya Anak Muda 'Berbahaya'

PODCAST

LISTEN
15 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Buzzer Baik, Memang Ada? (Part 1)


LISTEN
14 Februari 2019 17:09 WIB

PODCAST: Sendiri Tak Melulu Sepi


LISTEN
04 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Merangkai Kata Mendulang Rezeki


LISTEN
01 Februari 2019 19:50 WIB

NGEPOD: Mendarat di Galaksi Palapa


LISTEN
30 Januari 2019 15:11 WIB

NGEPOD: 'Stand Up' untuk Ekonomi Kreatif

FITUR