Selasa, 19 Februari 2019
HM (40) membantah lakukan penganiayaan terhadap muridnya (Jamaludin/era.id)
12 Februari 2019 20:42 WIB

Guru di Bekasi Bantah Aniaya Siswa Berkebutuhan Khusus

HM (40) mengatakan tuduhan tersebut merupakan fitnah yang keji
Bagikan :


Bekasi, era.id- Seorang guru Sekolah Dasar Islam, Yayasan Pendidikan Islam Al Fajri, Kota Bekasi, HM (40) yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap siswa berkebutuhan khusus membantah. Buatnya, tuduhan tersebut sangat keji karena ia tidak pernah melakukan tindakan kekerasan terhadap siswanya selama bekerja 15 tahun.

"Jelas sekali saya menyangkal, itu fitnah yang keji. Saya tidak pernah melakukan kekerasan apalagi terhadap JHM, anaknya tidak perlu dilakukan tindakan korektif apalagi dengan kekerasan. Tidak ada hukuman yang secara fisik," tegasnya kepada era.id saat ditemui di Sekolah Dasar Islam Al Fajri, Selasa (12/2).

HM melanjutkan, ia mendengar pengakuan orang tua JHM yang sempat datang ke sekolah mengatakan JHM mendapatkan tindakan kekerasan dari dirinya lantaran tidak membawa buku pelajaran matematika. HM menegaskan, pada Kamis (7/2) dirinya tidak memberikan PR (Pekerjaan Rumah) kepada siswanya jadi tidak ada hukuman terhadap siswanya yang tidak membawa buku matematika seperti yang diucapkan Sugih (orang tua JHM).

"Waktu itu tidak ada PR, kami di sini jarang ada PR. Kalau ada PR itu hanya melibatkan komunikasi sekolah dengan orang tua," katanya.


Baca Juga : Kemendikbud Selidiki Kasus Penganiayaan Anak Berkebutuhan Khusus

Pada saat itu, HM mengaku tidak terlalu intens berkomunikasi dengan JHM lantaran JHM dinilai tidak perlu adanya tindakan yang korektif, JHM dinilai bisa melakukan kegiatan belajar tanpa dilakukan secara dibimbing secara khusus.

"JHM saya lepas karena dia bisa menulis, bisa membaca dengan cepat, cuma kesulitan dia bicara perlu bantuan, menerima materi juga agak kurang," pungkasnya.
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Jamaludin
Editor : Riki Noviana
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Peristiwa
19 Februari 2019 13:17 WIB

Debat Putaran Ketiga, Ma'ruf Minta Sandiaga Tak Usah Sungkan

"Yang penting laksanakan dengan santun, sopan," kata Ma'ruf
Peristiwa
19 Februari 2019 13:09 WIB

Caleg Eks Koruptor Bertambah Jadi 32 Orang

Jadi totalnya 81 orang, miris~
Nasional
19 Februari 2019 13:06 WIB

DPR Ragu Selesaikan Prolegnas di Masa Akhir Jabatan

Jadi...kibarin bendera putih, nih?
Peristiwa
19 Februari 2019 12:14 WIB

Tamu Undangan Debat Kedua Capres Kebanyakan

Ganggu konsentrasi ceunah
Nusantara
19 Februari 2019 12:13 WIB

Kelompok Difabel di Bandung Keluhkan Aksesibilitas di Rumah Ibadah

Hanya dua rumah ibadah di Bandung yang ramah disabilitas
POPULER
18 Februari 2019 14:22 WIB

Robben Sebut Anfield Stadion Terburuk

18 Februari 2019 07:25 WIB

Kita Semua Wajib Tanggung Jawab

21 Juli 2018 16:30 WIB

Asia Juga Punya Anak Muda 'Berbahaya'

PODCAST

LISTEN
15 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Buzzer Baik, Memang Ada? (Part 1)


LISTEN
14 Februari 2019 17:09 WIB

PODCAST: Sendiri Tak Melulu Sepi


LISTEN
04 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Merangkai Kata Mendulang Rezeki


LISTEN
01 Februari 2019 19:50 WIB

NGEPOD: Mendarat di Galaksi Palapa


LISTEN
30 Januari 2019 15:11 WIB

NGEPOD: 'Stand Up' untuk Ekonomi Kreatif

FITUR
19 Februari 2019 11:21 WIB

Film Dokumenter Chris Cornell Siap Digarap

19 Februari 2019 10:31 WIB

VIDEO: Perayaan Cap Go Meh

19 Februari 2019 10:14 WIB

Nani Resmi Berlabuh di Orlando City

19 Februari 2019 09:36 WIB

Vettel Tercepat di Tes Pramusim Pertama