Rabu, 22 Januari 2020
Jusuf Kalla (Dok. Humas Jabar)
13 Januari 2020 20:15 WIB

Key of Succes ala JK

50 Tahun di dunia bisnis, politik dan pemerintahan
Bagikan :


Bandung, era.id - Mantan Presiden RI Jusuf Kalla membeberkan sejumlah kunci suksesnya selama berkarier di dunia bisnis, politik dan pemerintahan. Hal ini ia sampaikan ketika menerima anugerah Doktor Kehormatan (Honoris Causa) di Kampus ITB, Kota Bandung, Senin (13/1/20).

"Saya berdiri di sini bukanlah sebagai seorang akademisi yang mengupas teori, tetapi untuk berbagi pengalaman saya yang selama lebih dari 50 tahun di dunia bisnis, politik dan pemerintahan," kata Pak JK, dalam orasi ilmiahnya.

Ia bilang, salah satu kunci sukses ialah inovasi. Syarat untuk berinovaai pertama adalah keberanian dan ketegasan untuk memulai dan mengambil risiko. Kedua, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ketiga, manajemen dan akumulasi pengetahuan. Kemudian, peran entrepreneur dan peranan perguruan tinggi. Terakhir adalah wisdom.

JK juga tak lupa menyampaikan terima kasihnya kepada ITB yang telah memberinya gelar Doktor. "Sungguh suatu kehormatan bagi saya, untuk menjadi penerima Doktor Honoris Causa dari institusi penting, seperti ITB. Izinkan saya, pada kesempatan ini, mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan yang tinggi, khususnya kepada civitas akademika ITB," katanya.


Baca Juga : Pesan Pak JK Untuk Anak Milenial

Penganugerahan Doktor HC kepada JK dihadiri sejumlah tokoh, salah satunya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mengatakan bahwa Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 tersebut merupakan teladan. Di mata Ridwan Kamil, JK mampu melahirkan perubahan yang luar biasa.

"Saya mengucapkan selamat Pak Jusuf Kalla mendapatkan Honoris Causa dari perguruan tinggi ternama, dari ITB, saya turut bangga," kata Ridwan Kamil usai Penganugerahan Doktor HC.

"Pak Jusuf Kalla adalah teladan, beliau pebisnis, politisi, birokrat, melahirkan perubahan luar biasa. Paling populer mengonversi minyak tanah menjadi gas (LPG), itu terbaik di dunia. Hanya 3 tahun mengalihkan energi yang mahal menjadi yang lebih murah," tambahnya.

Penganugerahan tersebut diberikan karena JK dinilai mampu melahirkan sejumlah inovasi manakala menjadi wakil presiden. Selain mengonversi minyak tanah ke gas, bantuan langsung tunai dan pembangunan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

"Karena teori beliau dalam mengefisienkan proses menjadi lebih cepat, lebih murah itu tidak sesederhana dalam praktiknya. Tapi beliau bisa mempraktikkan membangun bandara dengan lebih murah, membangun pembangkit listrik, semua adalah keputusan politik yang datang dari proses engineering," kata Ridwan Kamil.

 
Bagikan :
Topik :

Reporter :
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Olahraga
22 Januari 2020 12:48 WIB

Saat Guru Olahraga Dilatih Pelatih Basket dari NBA

Orang Jawa Barat suka basket
Nasional
22 Januari 2020 12:26 WIB

DPR Tetap Bahas RUU Omnibus Law Meski Belum Pegang Draf

Pemerintah belum ngasih ke DPR
Nasional
22 Januari 2020 12:18 WIB

Keberadaan Harun Masiku yang Kini Terang benderang

Imigrasi bilang sudah di Jakarta sejak 7 Januari
Wisata
22 Januari 2020 12:02 WIB

Nonton Wayang Potehi dari Dalang Pribumi

Wayang Potehi cuma bisa ditonton jelang Imlek
 
Lifestyle
22 Januari 2020 11:40 WIB

Viral Tukang Cilok Dilabrak Ibu Pacarnya, Asli atau Settingan?

Kalo udah jadi bos cilok seleranya bukan anak ibu lagi~