Kamis, 20 September 2018
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Tasha/era.id)
14 September 2018 18:53 WIB

Ajak Debat Bahasa Inggris, Nasionalisme Tim Prabowo Dipertanyakan

Tak hanya soal nasionalisme, debat menggunakan bahasa asing juga melanggar Undang-Undang 
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyayangkan usulan Tim Kampanye Nasional Prabowo-Sandiaga yang minta agar ada sesi debat dalam bahasa Inggris. Ia menilai, seharusnya setiap tim kampanye menanamkan rasa cinta tanah air yang tak boleh kalah dengan ambisi kekuasaan. 

"Bagaimana mungkin semangat menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia, kini direduksi sebagai sekadar keterampilan berbahasa asing. PDI Perjuangan berpendapat bahwa usulan tim kampanye Prabowo-Sandiaga tersebut kontraproduktif dengan semangat sumpah pemuda. Apakah ini karena isu yang beredar bahwa tim kampanye Prabowo-Sandiaga di-back up konsultan asing," tanya Hasto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/9/2018).

Hasto menyebut, debat yang digelar KPU ini merupakan bagian dari kegiatan kenegaraan. Sehingga, penggunaan bahasa Indonesia menjadi sebuah kewajiban, dan usulan menggunakan bahasa asing jelas melanggar Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. 

"Jadi kita mempertanyakan usul yang jelas juh dari memperkuat semangat kebangsaan di tengah era globalisasi saat ini," ungkap Hasto.


Baca Juga : Akankah Slank Buat Jingle untuk Jokowi-Ma’ruf Amin?

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin ini juga menyebut, sikap yang dilakukan Jokowi dalam menampilkan warna kebudayaan Indonesia harusnya dimiliki pemimpin bangsa. Apalagi, sebagai kepala negara, Jokowi membangun dari pinggiran dan menjadikan kawasan perbatasan sebagai halaman depan Indonesia. 

Politikus senior ini juga bilang, dalam era kolaborasi dan persaingan antar bangsa, harusnya capres dan cawapres ini bangga dengan identitas nasionalnya, bukan malah menampilkan hal yang menggerus rasa nasionalisme.

Baca Juga : Polemik Debat Pilpres 2019, Cak Imin: Kalau Bahasa Arab Saya yang Maju

"Tim kampanye Prabowo-Sandi belajarlah dengan Nadiem Makarim, Iman Usman, Belva Devara, Wishnutama, Erick Thohir dan tokoh-tokoh muda lainnya yang dengan caranya menunjukkan semangat bangga dengan Indonesia," tutup Hasto.
Bagikan :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Internasional
20 September 2018 06:56 WIB

Seekor Kucing di London Ketahuan Bawa Narkoba

Waduh Kok bisa begitu kucing bawa narkoba? 
Olahraga
20 September 2018 06:25 WIB

Ronaldo Diusir Wasit, Juventus Sikat Valencia 2-0

Ini kartu merah pertama Ronaldo di Liga Champions
megapolitan
20 September 2018 06:19 WIB

Naik Transjakarta Gratis Selama Asian Paragames 2018

Kabar baik buat para Transjakhead
Internasional
20 September 2018 06:06 WIB

Mantan PM Najib Kembali Ditahan KPK Malaysia

Najib ditahan setelah pengusutan dugaan korupsi dari 1MDB
Peristiwa
20 September 2018 03:23 WIB

Demi Dukung Prabowo-Sandi, Dahnil Simanjutak Mundur dari PNS

Dahnil ditugaskan untuk mewartakan visi-misi Prabowo-Sandi