Selasa, 19 Februari 2019
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Tasha/era.id)
14 September 2018 18:53 WIB

Ajak Debat Bahasa Inggris, Nasionalisme Tim Prabowo Dipertanyakan

Tak hanya soal nasionalisme, debat menggunakan bahasa asing juga melanggar Undang-Undang 
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyayangkan usulan Tim Kampanye Nasional Prabowo-Sandiaga yang minta agar ada sesi debat dalam bahasa Inggris. Ia menilai, seharusnya setiap tim kampanye menanamkan rasa cinta tanah air yang tak boleh kalah dengan ambisi kekuasaan. 

"Bagaimana mungkin semangat menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia, kini direduksi sebagai sekadar keterampilan berbahasa asing. PDI Perjuangan berpendapat bahwa usulan tim kampanye Prabowo-Sandiaga tersebut kontraproduktif dengan semangat sumpah pemuda. Apakah ini karena isu yang beredar bahwa tim kampanye Prabowo-Sandiaga di-back up konsultan asing," tanya Hasto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/9/2018).

Hasto menyebut, debat yang digelar KPU ini merupakan bagian dari kegiatan kenegaraan. Sehingga, penggunaan bahasa Indonesia menjadi sebuah kewajiban, dan usulan menggunakan bahasa asing jelas melanggar Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. 

"Jadi kita mempertanyakan usul yang jelas juh dari memperkuat semangat kebangsaan di tengah era globalisasi saat ini," ungkap Hasto.


Baca Juga : Kunjungi Ponpes An-Nawawi Tanara, Ma'ruf Amin Akan Jaring Dukungan

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin ini juga menyebut, sikap yang dilakukan Jokowi dalam menampilkan warna kebudayaan Indonesia harusnya dimiliki pemimpin bangsa. Apalagi, sebagai kepala negara, Jokowi membangun dari pinggiran dan menjadikan kawasan perbatasan sebagai halaman depan Indonesia. 

Politikus senior ini juga bilang, dalam era kolaborasi dan persaingan antar bangsa, harusnya capres dan cawapres ini bangga dengan identitas nasionalnya, bukan malah menampilkan hal yang menggerus rasa nasionalisme.

Baca Juga : Polemik Debat Pilpres 2019, Cak Imin: Kalau Bahasa Arab Saya yang Maju

"Tim kampanye Prabowo-Sandi belajarlah dengan Nadiem Makarim, Iman Usman, Belva Devara, Wishnutama, Erick Thohir dan tokoh-tokoh muda lainnya yang dengan caranya menunjukkan semangat bangga dengan Indonesia," tutup Hasto.
Bagikan :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Peristiwa
19 Februari 2019 13:09 WIB

Caleg Eks Koruptor Bertambah Jadi 32 Orang

Jadi totalnya 81 orang, miris~
Nasional
19 Februari 2019 13:06 WIB

DPR Ragu Selesaikan Prolegnas di Masa Akhir Jabatan

Jadi...kibarin bendera putih, nih?
Peristiwa
19 Februari 2019 12:14 WIB

Tamu Undangan Debat Kedua Capres Kebanyakan

Ganggu konsentrasi ceunah
Nusantara
19 Februari 2019 12:13 WIB

Kelompok Difabel di Bandung Keluhkan Aksesibilitas di Rumah Ibadah

Hanya dua rumah ibadah di Bandung yang ramah disabilitas
Kuliner
19 Februari 2019 11:41 WIB

VIDEO: Tiga Makanan Khas Cap Go Meh

Ada tiga makanan yang bisa dijumpai saat perayaan ini, mau tahu? Simak videonya
POPULER
18 Februari 2019 14:22 WIB

Robben Sebut Anfield Stadion Terburuk

18 Februari 2019 07:25 WIB

Kita Semua Wajib Tanggung Jawab

21 Juli 2018 16:30 WIB

Asia Juga Punya Anak Muda 'Berbahaya'

PODCAST

LISTEN
15 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Buzzer Baik, Memang Ada? (Part 1)


LISTEN
14 Februari 2019 17:09 WIB

PODCAST: Sendiri Tak Melulu Sepi


LISTEN
04 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Merangkai Kata Mendulang Rezeki


LISTEN
01 Februari 2019 19:50 WIB

NGEPOD: Mendarat di Galaksi Palapa


LISTEN
30 Januari 2019 15:11 WIB

NGEPOD: 'Stand Up' untuk Ekonomi Kreatif

FITUR
19 Februari 2019 11:21 WIB

Film Dokumenter Chris Cornell Siap Digarap

19 Februari 2019 10:31 WIB

VIDEO: Perayaan Cap Go Meh

19 Februari 2019 10:14 WIB

Nani Resmi Berlabuh di Orlando City

19 Februari 2019 09:36 WIB

Vettel Tercepat di Tes Pramusim Pertama