Sabtu, 17 November 2018
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Tasha/era.id)
14 September 2018 18:53 WIB

Ajak Debat Bahasa Inggris, Nasionalisme Tim Prabowo Dipertanyakan

Tak hanya soal nasionalisme, debat menggunakan bahasa asing juga melanggar Undang-Undang 
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyayangkan usulan Tim Kampanye Nasional Prabowo-Sandiaga yang minta agar ada sesi debat dalam bahasa Inggris. Ia menilai, seharusnya setiap tim kampanye menanamkan rasa cinta tanah air yang tak boleh kalah dengan ambisi kekuasaan. 

"Bagaimana mungkin semangat menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia, kini direduksi sebagai sekadar keterampilan berbahasa asing. PDI Perjuangan berpendapat bahwa usulan tim kampanye Prabowo-Sandiaga tersebut kontraproduktif dengan semangat sumpah pemuda. Apakah ini karena isu yang beredar bahwa tim kampanye Prabowo-Sandiaga di-back up konsultan asing," tanya Hasto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/9/2018).

Hasto menyebut, debat yang digelar KPU ini merupakan bagian dari kegiatan kenegaraan. Sehingga, penggunaan bahasa Indonesia menjadi sebuah kewajiban, dan usulan menggunakan bahasa asing jelas melanggar Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. 

"Jadi kita mempertanyakan usul yang jelas juh dari memperkuat semangat kebangsaan di tengah era globalisasi saat ini," ungkap Hasto.


Baca Juga : Petahana Diuntungkan dari Gejolak di Kubu Prabowo

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin ini juga menyebut, sikap yang dilakukan Jokowi dalam menampilkan warna kebudayaan Indonesia harusnya dimiliki pemimpin bangsa. Apalagi, sebagai kepala negara, Jokowi membangun dari pinggiran dan menjadikan kawasan perbatasan sebagai halaman depan Indonesia. 

Politikus senior ini juga bilang, dalam era kolaborasi dan persaingan antar bangsa, harusnya capres dan cawapres ini bangga dengan identitas nasionalnya, bukan malah menampilkan hal yang menggerus rasa nasionalisme.

Baca Juga : Polemik Debat Pilpres 2019, Cak Imin: Kalau Bahasa Arab Saya yang Maju

"Tim kampanye Prabowo-Sandi belajarlah dengan Nadiem Makarim, Iman Usman, Belva Devara, Wishnutama, Erick Thohir dan tokoh-tokoh muda lainnya yang dengan caranya menunjukkan semangat bangga dengan Indonesia," tutup Hasto.
Bagikan :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
17 November 2018 20:20 WIB

Indonesia Bakal Alami Kemunduran Bila Berpolitik SARA

Indonesia akan mundur 90 tahun ke belakang kalau terus menggunakan isu SARA
Nasional
17 November 2018 19:24 WIB

Kubu Jokowi: Poster 'Jokowi Raja' Bukan Kebijakan Tim Kampanye

Timses tak pernah mengusulkan untuk membuat atribut kampanye seperti itu
Wisata
17 November 2018 19:22 WIB

Melihat Kembali Surat-Surat Tokoh Pendiri Bangsa

Kamu bisa melihatnya di Muesum Nasional Jakarta, sampai 22 November
Lifestyle
17 November 2018 18:08 WIB

Pernikahan Mewah Awal Bencana Perceraian?

Ini hasil survei, bukan soal asumsi
 
Teknologi
17 November 2018 16:43 WIB

Firefox Monitor Tersedia dalam Bahasa Indonesia

Berikut panduan singkat tentang cara kerja Firefox Monitor