Rabu, 12 Desember 2018
Ma'ruf Amin saat menyapa wartawan di kediamannya (Wardhany/era.id)
06 Desember 2018 20:46 WIB

Lama Tak Terlihat, Ma'ruf Amin Bantah Dirinya Sakit

Cuma kakinya terkilir jadi enggak bisa ke mana-mana dulu
Bagikan :


Jakarta, era.id - Setelah kurang lebih seminggu lamanya, calon wakil presiden Ma'ruf Amin tak muncul di depan publik. Bahkan sempat tersiar kabar, kalau Ma'ruf jatuh sakit karena terjatuh dari kamar mandi.

"Saya mengklarifikasi, wah, saya jatuh di kamar mandi itu tidak benar itu. Kalau jatuh di kamar mandi kena stroke itu. Jadi tidak benar itu," ungkap Ma'ruf kepada wartawan di kediamannya di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

Ma'ruf mengakui, kakinya hanya terkilir. Atas saran dokter, dirinya diminta untuk beristirahat sementara waktu untuk memulihkan kondisi kakinya. 

"Sebenarnya, sudah agak lama kaki saya terkilir. Tapi saya terus saja melakukan kegiatan ke daerah-daerah jadi oleh dokter kemudian saya disarankan istirahat beberapa waktu supaya kaki yang terkilir itu bisa pulih," jelas Ma'ruf.


Baca Juga : Tak Ada Kriminalisasi Ulama di Mata Ma'ruf Amin

Mustasyar PBNU itu juga bilang, dirinya kini terlihat lebih kurus. Namun bukan karena sakit, melainkan dirinya memang sengaja mengurangi berat badan atas ajuran dokter.

"Saya menguruskan diri. Sejak 2016 dulu saya terlalu gemuk. Nah, itu saya disarankan, coba kuruskan. Waktu itu berat badan saya 70 dan tinggi saya kan cuma 156. Terlalu gemuk. Oleh karena itu saya sedikit-sedikit menguruskan diri supaya lebih langsing gitu lho," ungkapnya.

Meski belum diperbolehkan dokter untuk beristirahat. Tapi, ia tetap menerima tamu di Rumah Situbondo, terutama dari para relawan yang menyatakan dukungan terhadap pasangan calon presiden 01 Joko Widodo dan Kiai Ma'ruf Amin.

Kiai Ma'ruf mengaku tidak sabar ingin beraktivitas seperti biasa. Bahkan, ia mengaku pusing, karena sudah lama tak menemui wartawan yang biasa mengikuti agendanya.

"Satu hari enggak ketemu wartawan itu sebenarnya sudah pusing saya. Karena saya biasa saya menyampaikan unek-unek, menyampaikan keinginan, melontarkan berbagai isu, tentu yang positif, yang konstruktif," ucap Ma'ruf.

Cawapres yang berpasangan dengan Jokowi di Pilpres 2019 ini juga sempat mengomentari soal ucapan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut wartawan tidak netral dalam melakukan pemberitaan dan marah pada awak media.

Menurutnya, ia tak akan pernah menggunakan cara itu saat menghadapi para pewarta. Apalagi, Ma'ruf menyebut dirinya dan media itu saling membutuhkan.

"Kalau saya dengan media itu berteman, saya butuh media, media juga butuh saya kan cari berita. Jadi kita saling membutuhkan, karena itu harus bekolaborasi. Jangan memberitakan yang jelek-jelek, yang bagus-baguslah," kata Ma'ruf sambil tersenyum.
Bagikan :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Review
12 Desember 2018 08:49 WIB

Berapa Harga ROG Phone di Indonesia?

Harganya mencapai belasaan juta
Lifestyle
12 Desember 2018 07:46 WIB

VIDEO: One Direction Bakal Reuni Besar

Ada kemungkinan mereka reuni saat liburan Natal
Lifestyle
12 Desember 2018 07:05 WIB

Instagram Saring Komentar Otomatis dalam Bahasa Indonesia

Bye bye bully dan hate speech~~
Lifestyle
12 Desember 2018 06:27 WIB

Samsung Kembangkan Jaringan 5G untuk Mobil Terhubung

Kerja sama ini dilakukan dengan Otoritas Keselamatan Transportasi Korea (KOTSA)
Lifestyle
11 Desember 2018 21:21 WIB

Kenapa Harus Iklan Blackpink?

Haruskan muncul petisi, atau hanya sekedar nasihat yang tak diinginkan warganet?