Jumat, 03 April 2020
Presiden Jokowi mengendarai motor Gesits. (Foto: Twitter @jokowi)
03 Januari 2019 08:31 WIB

Januari, Gesits Direncanakan Diproduksi Massal

Rencananya, produksi pertama sepeda listrik akan berjumlah 5.000 unit per bulan
Bagikan :


Semarang, era.id  - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir mengatakan bahwa sepeda motor listrik segera diproduksi secara massal sebagai salah satu sarana transportasi yang ramah lingkungan.

"Motor listrik Januari ini produksi massal, yang kemarin sudah diluncurkan Presiden di Istana Negara pada November 2018," kata Nasir di Semarang, dilansir Antara, Kamis (3/1/2019).

Dia menyebutkan produksi pertama sepeda listrik akan berjumlah 5.000 unit per bulan.

"Mudah-mudahan Januari produksi massal (sepeda motor listrik) sudah dimulai," ujarnya.


Baca Juga : Honda Akan Pasarkan PCX Listrik di Asia Tenggara

Seperti diwartakan pada awal November 2018, Presiden Joko Widodo telah mencoba langsung sepeda motor listrik "Gesits" hasil kolaborasi PT Gesits Technologies Indo (GTI) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Presiden Jokowi mencoba mengendarai sepeda motor listrik "Gesits" dari Istana Merdeka hingga Istana Negara atau sekitar 200 meter lebih.

Baca Juga : Presiden Jajal Sepeda Motor Listrik Buatan ITS

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga mengungkapkan bahwa sepda motor listrik buatan ITS ini tidak akan mendapatkan proteksi dari pemerintah karena tidak akan mendidik.

"Tidak ada proteksi, itu tidak mendidik. Sebuah produk apapun kalau harga kompetitif dibanding produk lainnya pasti akan diterima pasar," kata Presiden Jokowi.
Bagikan :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
03 April 2020 14:14 WIB

Polisi Harus Kantongi Data Napi yang Dibebaskan

Harus selektif dan jangan asal
Nusantara
03 April 2020 14:02 WIB

Kisah Kesembuhan Pasien Nomor 11 COVID-19 di Jawa Barat

Cuma isolasi dan tes tiga kali
Internasional
03 April 2020 13:00 WIB

April Mop Kim Jaejoong Berbuntut Panjang

Sejumlah agendanya dibatalkan
Lifestyle
03 April 2020 12:57 WIB

Petugas Medis COVID-19 Tak Bisa Pakai Sembarang APD

Ada standar khusus