Kamis, 23 Mei 2019
Ilustrasi (Pixabay)
14 Maret 2019 16:20 WIB

Trump Larang Penerbangan Boeing 737 MAX 8 dan MAX 9

Ini perintah darurat!
Bagikan :


Jakarta era.id - Amerika Serikat melarang penerbangan yang menggunakan pesawat Boeing 737 MAX 8 dan MAX 9. Presiden Donald Trump memerintahkan pelarangan tersebut setelah insiden di Ethipoia yang menewaskan 157 penumpangnya.

Keputusan ini diambil setelah banyaknya tekanan dari anggota parlemen AS dan lainnya untuk bergabung bersama regulator lain di seluruh dunia.

"Kami akan mengeluarkan perintah darurat untuk melarang operasi seluruh penerbangan 737 MAX 8 dan 737 MAX 9 dan pesawat-pesawat yang sejenis dengan itu," kata Trump dilansir Antara, Kamis (14/3/2019).

Adminstrasi Penerbangan Federal (FAA) menggelar pertemuan darurat, Rabu (13/3), terkait sejumlah isu, setelah Kanada mengumumkan akan menjadi negara besar terakhir yang mendaratkan pesawat pasca dua kecelakaan fatal sejak Oktober lalu. 


Baca Juga : Atensi Trump untuk Pemilu Indonesia

FAA memberitahu maskapai penerbangan beberapa menit sebelum Trump membuat pengumuman ini. Di antaranya, United Airlines, American Airlines, dan Southwest Airlines Co.

Ada 25 pesawat jenis Boeing 737 MAX di Amerika. Pemerintah meminta maskapai menjadwal ulang penerbangan yang sudah ada, serta meminta maaf atas ketidaknyamanan ini.

Sementara, Boeing akan menghentikan sementara operasi pesawat jenis 737 MAX setelah berkonsultasi dengan FAA, NTSB dan pelanggan mereka. Situasi tersebut berdampak pada saham Boeing yang anjlok hingga 2 persen.

Trump menambahkan, pesawat lainnya dapat tetap terbang ke tujuan masing-masing. 

Larangan penerbangan untuk Boeing 737 MAX 8 dan MAX 9 ini muncul kurang dari sehari setelah regulator AS kembali menegaskan bahwa pesawat tersebut aman. Bahkan Menteri Transportasi Elaine Chao sempat terbang dengan menggunakan Boeing jenis 737 MAX pada Selasa.

"FAA siap untuk membuat pengumuman yang sangat singkat mengenai informasi baru dan bukti fisik yang kami terima dari situs tersebut dan lokasi lainnya, serta melalui beberapa keluhan," pungkas Trump.
 
Bagikan :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
23 Mei 2019 15:58 WIB

VIDEO: Jalan MH Thamrin Masih Tutup

Sejak pagi Barikade kawat berduri masih terpasang di persimpangan Sarinah
Nasional
23 Mei 2019 15:55 WIB

Kubu Prabowo Batal Menggugat ke MK Hari Ini

Tenang, tim masih rapat mengumpulkan dokumen
Lifestyle
23 Mei 2019 15:38 WIB

Blackpink Beri Penghormatan buat Korban Serangan Manchester

Ini dilakukan dalam pertunjukan pertama mereka di Manchester
Nasional
23 Mei 2019 15:16 WIB

2 Tersangka Unjuk Rasa 21 dan 22 Mei Berafiliasi ISIS

"Fix, ini sudah ditunggangi," katanya
megapolitan
23 Mei 2019 14:49 WIB

Anies: 8 Orang Meninggal pada Aksi 21-22 Mei

Turut berduka