Jumat, 21 Februari 2020
Steve Jobs dan Bill Gates (Commons Wikimedia)
28 Oktober 2019 19:39 WIB

Bill Gates 'Makan' Apple Sebelum Ciptakan Windows

Melihat hubungan 'frienemy' antara Steve Jobs dan Apple
Bagikan :


Jakarta, era.id - Hubungan antara penemu Microsoft Bill Gates dan penemu Apple Steve Jobs bisa dibilang frenemy (teman tapi saingan). Sekitar lebih dari 30 tahun hubungan mereka naik turun. Kadang menjadi sekutu yang diwasapadai, kadang menjadi rival yang gontok-gontokan, kadang juga seperti hubungan pertemanan pada umumnya. Atau bahkan dalam satu waktu berada dalam ketiga situasi itu.

Dari perjalanan pertemanan mereka ada satu episode yang menjadi buah bibir publik, yakni soal Bill Gates yang disinyalir mencuri ide Steve Jobs sebelum akhirnya ia membuat sistem operasi windows pertamanya. Lantas, benarkah cerita itu?

Hubungan Gates dan Jobs sudah terjalin sejak 1970-an. Pada saat itu Jobs meminta Gates untuk membuatkan perangkat lunak untuk komputer revolusioner buatan Apple yakni Apple II. Kenapa revolusioner, karena Apple II merupakan komputer rumahan pertama di dunia yang berhasil diproduksi secara massal.

Hubungan kerja sama mereka terus berlanjut. Pada 1980, ketika Jobs sedang mengembangkan produk terbaru mereka, Macintosh, ia ingin Gates bersama pasukannya dalam Microsoft membuat sebuah sistem operasi yang mudah dioperasikan (easy-to-use programming). Bentuknya bisa dibilang seperti aplikasi software yang bisa memproses kata, diagram, dan program spreadsheet.


Baca Juga : Hari Patah Hati Nasional: Isyana Sarasvati Resmi Dipersunting

Dari idenya itu, Jobs pergi mendatangi Gates di kantornya di Seattle dan memperkenalkan visinya, akan seperti apa Macintosh nanti. Jobs menceritakan bahwa Macintosh akan menjadi komputer yang bisa digunakan oleh siapapun --tidak melulu programer-- dengan tampilan desain grafis yang sangat mudah untuk digunakan. Dari ide Jobs itulah, seperti dikutip fortune.com, kemudian lahir aplikasi lembar kerja Excel, dan program pemrosesan kata Word.

Setelah mendapat order dari Jobs, Gates bolak-balik ke Cupertino untuk mendemonstrasikan sistem operasi untuk Macintosh tersebut. Namun Jobs tidak begitu tertarik. "Saya ingat ketika pertama kali kita duduk bersama, Steve melihat aplikasi tersebut seperti hanya sesuatu yang memantul-mantul pada layar," kata Gates.

Jobs merasa tidak puas saat itu. Reaksi Jobs membuat Gates kesal. "Itu seperti sebuah rayuan aneh di mana Steve mengatakan 'kami tidak benar-benar membutuhkan Anda dan kami sedang melakukan hal besar dan ini rahasia'. Dia sedang berada dalam mode jualannya, namun ia tetap mengatakan 'saya tidak membutuhkan Anda, namun saya mungkin membiarkan Anda untuk tetap terlibat,' kata Gates.

Meski begitu, dinamika di antara mereka tidak memudarkan rasa semangat karena prospek Microsoft yang akan membuat software grafis pertama untuk Macintosh yang akan membawa komputer ke dalam era baru. Untuk tujuan yang besar itu, Microsoft mengerahkan tim besar pula untuk tugasnya. "Kami punya lebih banyak orang yang bekerja di Mac daripada dia (Jobs)" kata Gates.

Meskipun Jobs merasa bahwa mereka "Microsoft" tidak menaruh banyak sentuhan pada proyek Macintosh, tapi programer Microsoft bekerja keras untuk itu. "Mereka menghasilkan aplikasi yang buruk," kenang Jobs, "tapi mereka tetap bekerja keras dan membuatnya menjadi lebih baik," kata Jobs masih melansir fortune.com.


Steve Jobs dan Bill Gates (Commons Wikimedia)



Akar seteru

Hubungan antara Microsoft dan Apple baik-baik saja sampai pada suatu ketika, Microsoft membuat sistem operasi (OS) baru bernama DOS, untuk perusahaan komputer IBM. OS itu didesain dengan model gaya lama yakni dengan tampilan hitam putih aplikasi command prompts yang diawali dengan "C:>" pada layar.

Pada saat itu, Jobs dan timnya sudah menjadi partner dengan Microsoft. Mereka mulai khawatir bila Microsoft menjiplak OS grafis versi Macintosh. Salah satu orang yang sadar dengan upaya itu adalah Andy Hertzfeld, salah seorang dari tim utama Macintosh. Ia sadar ketika dalam beberapa waktu terakhir Microsoft sangat banyak bertanya soal detail bagaimana sistem operasi Macintosh bekerja. "Saya memberi tahu Steve bahwa saya menyangka bahwa Microsoft akan menjiplak Mac," kenang Hertzfeld.

Ternyata kekhawatiran mereka benar. Gates percaya bahwa tampilan muka grafis (graphical interfaces) merupakan masa depan, dan Microsoft seperti juga Apple punya hak yang sama untuk mengembangkan apa yang sudah dikembangkan oleh perusahaan komputer Xerox, yakni PARC. Menurut Gates, ide soal graphical intercafe yang ramah digunakan itu adalah inspirasi dari perusahaan Xerox.

Dalam kesepatakan awal mereka, Jobs telah meyakinkan Gates untuk menyetujui bahwa Microsoft tak akan membuat software grafis bagi siapapun selain Apple sampai satu tahun setelah Macintosh dipasarkan, yakni Januari 1983 dari target mereka. Sayangnya, peluncuran Macintosh tertunda selama satu tahun. Sehingga hal itu membuat Microsoft tidak merasa ada beban lagi untuk membuat sistem operasi baru yang mereka buat untuk komputer personal IBM.


Bill Gates (Wikimedia Commons)


Pada OS itu, Microsoft membuat tampilan graphical interface dengan gambar jendela, kemudian ada ikon, dan pointer mouse yang mereka sebut dengan Windows. Hal itu jelas membuat Jobs murka. Ia memerintahkan rekannya Mike Boich untuk memanggil Gates. "Suruh Gates datang ke sini segera!"

Gates pun datang sendirian dan sudah siap untuk mendiskuksikan hal itu. "Ia memanggil saya untuk memarah-marahi saya," kenang Gates. Pertemuan di ruang konferensi Jobs tersebut disaksikan oleh sepuluh karyawan Apple yang sudah semangat untuk melihat bos mereka memarahi Gates.

Jobs tak mengecewakan pasukannya. "Kamu merampok kami!" teriak Jobs. "Aku percaya padamu dan sekarang kamu mencuri dari kami!" Sementara Gates hanya duduk mendengar rekan kerjanya itu naik pitam menurut penjelasan Walter Isaacson dalam buku biografi "Steve Jobs" yang ia buat pada 2011.

Terlepas dari Gates benar-benar mencuri ide Jobs atau tidak, orang yang lahir pada hari ini 64 tahun lalu itu merupakan salah satu pionir yang punya andil besar membawa dunia komputer seperti sekarang ini. Saat ini, lebih dari separuh PC di dunia menggunakan OS dari Microsoft. Menurut NetMarketShare, jumlahnya mencapai 50,99 persen.

Berkat kerja kerasnya itu, ia menjadi orang paling sugih seantero dunia. Posisi orang terkaya itu ia duduki selama kurang lebih 13 tahun (1995-2009 kecuali 2008). Dari kekayaan yang sudah Gates peroleh, ia melakukan beberapa usaha filantropi dengan menyumbangkan sejumlah besar dana ke berbagai organisasi amal dan program pelatihan ilmiah, lewat Bill & Mellinda Gates Foundation. Lembaga itu ia buat pada tahun 2000.

Bill Gates mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Microsoft pada Januari 2000. Namun ia masih menjabat sebagai ketua dan membentuk jabatan kepala arsitek perangkat lunak. Pada Juni 2006, Gates mengumumkan bahwa ia akan bekerja paruh waktu di Micorosft dan purna waktu di Bill & Melinda Gates Foundation sampai 27 Juni 2008. Saat ini ia masih bekerja di Microsoft namun sebagai ketua non-eksekutif.
Bagikan :

Reporter : Ramdan Febrian Arifin
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
20 Februari 2020 22:22 WIB

What's On Today, 20 Februari 2020

Podcast berita Indonesia terkini yang disajikan dengan cara berbeda
Nusantara
20 Februari 2020 21:08 WIB

Tak Bisa ke Indonesia, Mahasiswa Unpad Asal China Kuliah Online

Gara-gara COVID-19
Lifestyle
20 Februari 2020 20:32 WIB

Riki Rhino, Film Animasi Karya Anak Bangsa

Ridwan Kamil 'jadi' Elang Jawa
Lifestyle
20 Februari 2020 19:38 WIB

Eddies Adelia yang Belum Siap Berhijab Syar'i

Yang penting tertutup dulu