Minggu, 21 Oktober 2018
Ilustrasi (Pixabay)
10 Agustus 2018 18:12 WIB

Waspadai Peredaran Air Zam Zam Palsu

Untuk para calon haji yang mau beli air zam zam untuk oleh-oleh hati-hati yah
Bagikan :


Batang, era.id - Musim haji 2018 telah tiba. Bisanya sepulang dari ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, para jemaah haji asal Indonesia membawa oleh-oleh khas negara Timur Tengah, salah satunya adalah air zam zam.

Air tersebut dipercaya memiliki berkah, karena merupakan mata air yang sudah ada sejak zaman Nabi Ibrahim. Namun, keberadaan air zam zam yang syarat akan berkah tersebut dinodai dengan ditemukannya produksi air zam-zam palsu bermerek La Lattul Water di wilayah Pagilaran, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga bilang, para tersangka yang memproduksi air zam zam palsu tersebut yang kini sudah diamankan di Polda Jateng. Mereka diketahui sebagai pemain lama yang pernah memproduksi air kemasan palsu.

"Hanya saja, para pelaku memang baru memulai aktivitas produksinya kembali. Selain itu, para tersangka juga memainkan modus baru dalam melancarkan aksinya yaitu dengan tidak memproduksi air zam-zam palsu setiap hari," kata Edi di Batang, seperti dikutip Antara, Jumat (10/8/2018).


Baca Juga : Taiwan Tawarkan Kuota Haji untuk Indonesia

Kata Edi, para tersangka hanya memproduksi air zam-zam palsu saat mereka menerima pesanan dari para pelanggan.

"Jadi memang kita mengaku kasus ini tidak terdeteksi oleh Polres Batang karena belum dilakukan dan modus yang digunakan juga tergolong baru," terangnya.

Menurut dia, kasus air zam-zam palsu ini hampir serupa terjadi pada 2016 yaitu mereka memproduksi air kemasan itu tanpa menunggu pesanan terlebih dulu. Pada kasus 2016, kata dia, ada pabrik sekaligus gudangnya yang berlokasi di Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, tetapi pada kasus yang baru ini hanya ada gudangnya saja untuk menyimpan barang jika nanti ada pesanan baru.

Ia menambahkan, air zam-zam palsu yang diproduksi oleh para tersangka itu hanya air isi ulang biasa dengan membeli di tempat pengisian air isi ulang di Pagilaran, Kecamatan Blado.

"Kami akan mendalami lagi kasus itu untuk memastikan tidak adanya sindikat lain yang memproduksi air zam-zam palsu di wilayah Batang. Saya sudah perintahkan tim terjun ke lapangan, agar jangan sampai ada peristiwa lagi," katanya.
Bagikan :

Reporter : Ahmad Sahroji
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
21 Oktober 2018 12:03 WIB

Panduan Menghayati Hari Santri buat Milenial

Hari Santri punya makna mendalam soal perjuangan dan persatuan bangsa, gimana ceritanya?
Lifestyle
21 Oktober 2018 11:23 WIB

Melihat Lebih Dekat Produksi FTV Azab

Dari aktor yang lupa nama karakter sendiri hingga mengorek pandangan sang sutradara
Lifestyle
21 Oktober 2018 11:03 WIB

Mimpi Dwi Sasono Ajak Keluarga Keliling Jawa

Mobil, Pulau Jawa, pemandangan, dan budaya Indonesia
Olahraga
21 Oktober 2018 10:07 WIB

Alhamdulilah, Pecah Juga 'Telur' Salah

Dalam laga lawan Huddersfield Town, salah akhiri paceklik gol di empat laga berturut
Lifestyle
21 Oktober 2018 09:34 WIB

Zayn Malik Luncurkan Single Kelima

Album kedua tinggal menghitung hari