Minggu, 19 Agustus 2018
Ilustrasi (Pixabay)
10 Agustus 2018 18:12 WIB

Waspadai Peredaran Air Zam Zam Palsu

Untuk para calon haji yang mau beli air zam zam untuk oleh-oleh hati-hati yah
Bagikan :


Batang, era.id - Musim haji 2018 telah tiba. Bisanya sepulang dari ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, para jemaah haji asal Indonesia membawa oleh-oleh khas negara Timur Tengah, salah satunya adalah air zam zam.

Air tersebut dipercaya memiliki berkah, karena merupakan mata air yang sudah ada sejak zaman Nabi Ibrahim. Namun, keberadaan air zam zam yang syarat akan berkah tersebut dinodai dengan ditemukannya produksi air zam-zam palsu bermerek La Lattul Water di wilayah Pagilaran, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga bilang, para tersangka yang memproduksi air zam zam palsu tersebut yang kini sudah diamankan di Polda Jateng. Mereka diketahui sebagai pemain lama yang pernah memproduksi air kemasan palsu.

"Hanya saja, para pelaku memang baru memulai aktivitas produksinya kembali. Selain itu, para tersangka juga memainkan modus baru dalam melancarkan aksinya yaitu dengan tidak memproduksi air zam-zam palsu setiap hari," kata Edi di Batang, seperti dikutip Antara, Jumat (10/8/2018).


Baca Juga : Biaya Hidup Paksa Warga Mesir Batalkan Niat Naik Haji

Kata Edi, para tersangka hanya memproduksi air zam-zam palsu saat mereka menerima pesanan dari para pelanggan.

"Jadi memang kita mengaku kasus ini tidak terdeteksi oleh Polres Batang karena belum dilakukan dan modus yang digunakan juga tergolong baru," terangnya.

Menurut dia, kasus air zam-zam palsu ini hampir serupa terjadi pada 2016 yaitu mereka memproduksi air kemasan itu tanpa menunggu pesanan terlebih dulu. Pada kasus 2016, kata dia, ada pabrik sekaligus gudangnya yang berlokasi di Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, tetapi pada kasus yang baru ini hanya ada gudangnya saja untuk menyimpan barang jika nanti ada pesanan baru.

Ia menambahkan, air zam-zam palsu yang diproduksi oleh para tersangka itu hanya air isi ulang biasa dengan membeli di tempat pengisian air isi ulang di Pagilaran, Kecamatan Blado.

"Kami akan mendalami lagi kasus itu untuk memastikan tidak adanya sindikat lain yang memproduksi air zam-zam palsu di wilayah Batang. Saya sudah perintahkan tim terjun ke lapangan, agar jangan sampai ada peristiwa lagi," katanya.
Bagikan :

Reporter : Ahmad Sahroji
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
18 Agustus 2018 21:31 WIB

Aretha Franklin Dimakamkan Akhir Agustus

Para penggemar queen of soul bisa menyaksikan pemakaman lewat cara khusus
Olahraga
18 Agustus 2018 20:03 WIB

Memulai Asian Games dengan "Assalamualaikum"

Yo yo ayo, yo ayo, yo yo ayo~
Olahraga
18 Agustus 2018 19:36 WIB

Negara Kontingen Terbesar Selain Indonesia

Jumlah atletnya hampir 900 orang, cing!
Internasional
18 Agustus 2018 19:18 WIB

Mantan Sekjen PBB Kofi Annan Meninggal

RIP Kofi Annan
Nasional
18 Agustus 2018 19:03 WIB

Dilarang Demo Selama Asian Games 2018

Sumpehlo?