Kamis, 04 Juni 2020
Ilustrasi (Pixabay)
20 September 2018 11:35 WIB

Sekarang, Beli Kendaraan Wajib Isi Data Digital

Demi identifikasi yang lebih canggih dan kekinian, gitulo~
Bagikan :


Jakarta, era.id - Pihak Polda Metro Jaya akan mewajibkan masyarakat yang membeli kendaraan untuk mencantumkan nomor telepon seluler dan alamat surat elektronik (email) guna memudahkan identifikasi saat pemberlakuan tilang elektronik.

"Kalau sekarang setiap kendaraan baru itu dia (pembeli) harus punya nomor HP dan email dimasukkan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf di Jakarta Rabu (19/9/2018).

Yusuf mengatakan masyarakat yang membeli kendaraan bekas juga harus segera balik nama kemudian mencatatkan nomor telepon seluler dan alamat surat elektronik.

Yusuf menjelaskan tujuan utama mencantumkan nomor telepon seluler alamat surat elektronik memudahkan petugas untuk konfirmasi. "Yang pertama kalau ada kasus curanmor, kasus tindak pidana, itu kan bagus. Kedua, berkaitan dengan adanya masalah tilang elektronik ini," ujar Yusuf.


Baca Juga : Mobil Ikonik James Bond, Aston Martin DB5 Bakal Diproduksi Lagi

Diungkapkan Yusuf saat pengendara melanggar maka petugas akan mengkonfirmasi pemilik kendaraan melalui telepon seluler sehingga proses bukti pelanggaran (tilang) elektronik cepat diproses.

Yusuf mencatat jumlah penjualan kendaraan di wilayah hukum Polda Metro Jaya mencapai 90 ribu per bulan terdiri dari 24 ribu mobil dan sisanya sepeda motor.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Yudhistira Dwi Putra
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nusantara
04 Juni 2020 13:31 WIB

Mau Rapid Test, Warga Bandung Bisa ke Puskesmas

11 ribu orang sudah dites
 
Nusantara
04 Juni 2020 13:28 WIB

Satu Ruko dan Kantor Mukim Rusak Berat Pascagempa Aceh

Gempa M 4,8 guncang Aceh
 
Nasional
04 Juni 2020 13:11 WIB

Target 20 Ribu Spesimen Virus Korona yang Harus Terpenuhi

Target 10 ribu sudah terpenuhi
 
Lifestyle
04 Juni 2020 12:46 WIB

Meski Telah Bubar, SISTAR Tetap Rayakan Hari Jadi Ke-10

Jadi pengobat rindu para fan
Ekonomi
04 Juni 2020 12:17 WIB

Pengusaha dan Pekerja Sedang Susah, Mau Ditambah 'Pungutan' Tapera

Bukan prioritas buat saat ini