Minggu, 21 Juli 2019
Ilustrasi (era.id)
16 Maret 2019 15:48 WIB

Secarik Surat Penyesalan dari Romahurmuziy

Diriku terjebak pusara korupsi
Bagikan :


Jakarta, era.id - Melalui secarik kertas, Ketum PPP Romahurmuziy (Romy) mengungkapkan kalau dirinya merasa dijebak terkait kasus suap yang menjeratnya. Terlebih soal jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

"Saya merasa dijebak dengan sebuah tindakan yang tak pernah saya duga, saya pikirkan atau saya rencanakan," tulis Romy dalam secarik kertas yang diberikan kepada rekan-rekan media di KPK, Sabtu (16/3/2019).

Romy menyebut kasus yang menjeratnya sebagai risiko sebagai seorang pemimpin. Terlebih sosoknya yang menjadi public figure dalam menerima tumpuan aspirasi dari tokoh-tokoh agama dan masyarakat daerah.

"Saya merasa dijebak risiko sebagai pemimpin, yang memperjuangkan nasionalisme, moderat, dan religius. Nasionalisme religius yang moderat," tuturnya.


Baca Juga : Ketika Rommy Jadi Tempat Berkeluh Kesah Para Napi

Seraya menegaskan dirinya tak terlibat dalam kasus suap jual beli jabatan di Kemenag. Romy meminta maaf kepada Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kepada rekan-rekan TKN Jokowi-Amin dan masyarakat Indonesia, saya mohon maaf atas kejadian menghebohkan yang tidak diinginkan ini," tulis Romy.


Secarik surat dari Romy (dok istimewa)

"Inilah risiko pribadi saya sebagai pemimpin yang harus saya hadapi dengan langkah-langkah yang terukur dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Mohon doanya," sambungnya.

Dalam surat tersebut, Rommy juga meminta maaf kepada warga PPP atas seluruh dampak yang muncul setelah dia ditangkap di Surabaya, Jumat (15/3) kemarin. Dia meminta para kader terus berjuang untuk menghadapi pemilu yang sudah di depan mata.

Rommy juga menyampaikan permintaan maafnya kepada sanak keluarga. Dirinya menyampaikan apa yang terjadi di layar media televisi tak seperti dengan apa yang sesungguhnya terjadi.

"Kepada kakak, adik, keluarga besar, terkhusus istri dan anakku tercinta, ayah mohon maaf sebesar-besarnya atas segala kesedihan, kerepotan, dan perasaan yang kalian terima. Dengan seluruh perasaan ayah yang masih tersisa saat ini, dengan segala ketulusan, ayah mohon keyakinan kalian bahwa apa yang sesungguhnya terjadi tidaklah seperti yang tampak di media. Ikhlaskanlah takdir yang menimpa ayah sebagai pemimpin saat ini," tutupnya. 



Romy bersama dua orang lainnya dari lingkup Kementerian Agama wilayah Jawa Timur ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat suap terkait jual-beli jabatan di Kementerian Agama. Rommy saat ini sudah ditahan KPK.
Bagikan :

Reporter : Aditya Fajar Indrawan
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
21 Juli 2019 17:41 WIB

Tips Menabung untuk Modal Nikah

Metodenya disebut value based budgeting
Lifestyle
21 Juli 2019 15:25 WIB

VIDEO: Movie Update of the Week

Ada film Asterix The Secret Of The Magic Potion dan Dora and the Lost City of Gold
Nasional
21 Juli 2019 14:02 WIB

Kecanduan Game Bisa Bikin Gangguan Jiwa?

Kabar soal gawai bisa sebabkan gangguan jiwa tengah ramai, berikut penjelasannya...
megapolitan
21 Juli 2019 12:06 WIB

Tiga Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Cuma sampai pukul 14.00 WIB, buruan mblo~
Lifestyle
21 Juli 2019 11:16 WIB

Bumilangit Menatap Masa Depan dengan Jagat Sinemanya

Memperkenalkan era jawara dan era patriot hanya di era dot id~