Senin, 16 Desember 2019
Suasana di Kuil Sensoji Asakusa Tokyo. (Foto: Twitter @yuu21211) 
18 November 2019 11:14 WIB

Melihat Kemegahan Kuil Sensoji Asakusa di Tokyo

Kuil ini juga jadi salah satu yang tertua di Jepang
Bagikan :


Tokyo, era.id - Jika kalian sedang berada di Tokyo, atau berencana menghabiskan liburan ke negara matahari terbit itu, jangan lupa untuk berkunjung ke Kuil Sensoji. Selain karena banyak dikunjungi wisatawan, tempat ibadah satu ini juga disebut sebagai salah satu kuil tertua di Jepang.

Kuil yang dibangun pada abad keenam yang terletak di Asakusa ini juga sering disebut Kuil Kannon Asakusa. Wisatawan bisa pergi ke Kuil Sensoji dengan naik kereta bawah tanah (chikatetsu) dari semua stasiun terkenal di Tokyo.

Akses yang mudah dari seluruh penjuru kota, ditambah adanya toko oleh-oleh terkenal di Nakamise Dori, menjadikan area Asakusa objek wisata paling ramai di Tokyo, demikian seperti dikutip Antara.


Kuil Sensoji Asakusa Tokyo. (Suparat Wirattanapornkul/Pixabay) 


Baca Juga : Jepang Sambut Kedatangan Paus Fransiskus dengan Teknologi AI

Saat sampai di area kuil, wisatawan akan disambut sebuah lampion raksasa berwarna merah yang tergantung di gerbang Kuil Sensoji atau bernama Kaminarimon. Di sana, wisatawan bisa berfoto dengan latar lentera yang lengkap dengan desain gerbang ala Jepang.

Kemudian, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan menyusuri Nakamise-dori yang sebenarnya adalah jalan utama menuju Kuil Sensoji di Asakusa. Nakamise-dori menghubungkan Kaminarimon dengan Kuil Sensoji di bagian dalam. Dengan panjang sekitar 200 meter, Nakamise-dori tersusun lebih dari 80 toko yang menjual pernak-penik dan oleh-oleh khas Jepang, seperti kipas Jepang atau Yukata dan kimono.
 

Satu hal yang harus dicoba di Nakamise-dori adalah sembei atau kerupuk beras yang rasanya unik dengan harga 180 yen. Selain itu, wisatawan bisa menemukan gelas dan piring dengan ukiran huruf Jepang, kaus dengan tulisan kanji, hiasan gantung, gantungan kunci, dan semua aksesoris lainnya.

Area Kuil Sensoji juga menyuguhkan wisata kuliner dengan harga bervariasi. Anda bisa makan sushi, gyudon, ramen, soba dan makanan khas Jepang lainnya dengan harga miring. Restoran-restoran ini bisa kita temukan di sepanjang jalan Stasiun Asakusa Subway sampai ke Gerbang Kaminarimon.

Di ujung jalan pasar "Nakamise-dori", barulah tampak kompleks Kuil Sensoji, yang terdiri dari kuil dan beberapa bangunan untuk tempat tinggal pendeta Buddha, serta fasilitas lainnya.

Seperti di semua kuil di Jepang, sebelum kita masuk ke kuil itu sendiri selalu disediakan bangunan dengan air yang disucikan. Untuk membasuh tangan dan kaki atau disebut ‘Osuisha’, yaitu sebuah tempat untuk menyucikan diri sebelum memasuki bangunan utama.
 

Bagi yang ingin bersembahyang di kuil, khususnya yang beragama Buddha, wisatawan berkumpul untuk membasuh tangan dan kaki serta berkumur dengan air yang keluar dari mulut patung naga yang terbuat dari batu dan berada di tengah.

Setelah membasuh tubuh dan membersihkan diri, akhirnya mereka berkumpul di sekitar "Jokoro", atau tempat dupa, yang berada di depan aula utama kuil. Mereka melumuri tubuh mereka dengan asap dari dupa yang sedang dibakar. Kemudian masuk ke dalam kuil dengan mengantri untuk berdoa.


Suasana di Kuil Sensoji Asakusa Tokyo. (Foto: Twitter @yuu21211)
Bagikan :

Reporter : Ahmad Sahroji
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Teknologi
16 Desember 2019 10:02 WIB

Rusia Kembangkan Sistem Rudal Terkoneksi Internet

Rudal Iskander bisa dikendalikan pakai jaringan internet
Nusantara
16 Desember 2019 09:27 WIB

Deklarasi Generasi Milenial Antikorupsi dari Anak Sekolah Bandung

Antikorupsi sejak dini
Nasional
16 Desember 2019 09:04 WIB

Irjen Listyo Sigit Resmi Jabat Kabareskrim

Komjen Firli juga sudah berhenti dari Kabaharkam
Nusantara
16 Desember 2019 08:48 WIB

Nasib Anak Sekolah Korban Gusuran Tamansari yang Tak Dipikirkan

Mana lagi di tengah semester
Nasional
16 Desember 2019 08:06 WIB

Gara-Gara Putung Rokok, Gudang Mabel di Jaktim Terbakar

Makanya kalo ngerokok jangan sembarang