Kamis, 18 April 2019
Ilustrasi (Pixabay)
15 April 2019 19:03 WIB

Caleg Stres Karena Gagal, Konsultasilah ke RS Hasan Sadikin

Rumah sakit ini membuka konseling kejiwaan bagi para caleg gagal
Bagikan :


Bandung, era.id - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung siap melayani konseling kejiwaan untuk calon legislator (caleg) yang mengalami stres karena gagal terpilih. Stres yang dialami oleh seseorang dalam mencapai tujuannya bisa dianggap sebagai hal positif (egostres), namun ada pula yang mengalami kecemasan, depresi dan gaduh gelisah sehingga diperlukan perawatan (disstres).

Menurut Kepala kelompok staf medis (KSM) Ilmu Kedokteran Jiwa RSHS Bandung, Veranita Pandia, kondisi kategori distres sedang sampai ringan dapat ditangani dengan rawat jalan, berkonsultasi dan diberikan obat-obatan.

Veranita mengatakan, untuk mengantisipasi banyaknya caleg yang mengalami distres, rumah sakit akan mempercepat proses observasi terhadap pasien reguler. 

"Rawat inap dibagian psiktari itu ada 26 bed, 14 laki-laki dan 12 perempuan. Tapi kita punya ruang observasi biasanya untuk yang akut, itu ada dua bed. Memang kita agak kewalahan di situ biasanya, karena pasien itu datang biasanya dalam kondisi akut. Dan ruang observasi itu hampir selalu penuh. Untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan hal ini, ya barangkali kita harus mempercepat proses observasi," kata Veranita, Bandung, Senin, (15/4/2019).


Baca Juga : Duh Ratusan APK Masih Terpasang di Kota Bekasi

Veranita menyebutkan, percepatan proses observasi itu jika dperlukan maskimal di bawah tiga hari. Biasanya, proses observasi yang dilakukan di RSHS memakan waktu tiga hari.

Selain ruang rawat inap dan obeservasi, SKM Ilmu Kedokteran Jiwa RSHS juga memiliki empat ruang seklusi. Kegunaan ruang seklusi sebut Veranita, untuk merawat pasien gangguan jiwa akut yang tidak memiliki gangguan fisik dengan dilakukan penyuntikan terlebih dahulu.

"Kalau itu yang akut sampai gundah gelisah, sampai mengganggu orang di sekitar. Tapi kalau kalah kan biasanya hanya stres. Semua orang pasti mengalami stres," ujar Veranita.

Veranita mengaku kesiapan RSHS melayani konseling untuk caleg stres, disebabkan rumah sakit rujukan se -Jawa Barat tersebut memiliki tenaga psikater yang mumpuni dari segi keahlian maupun jumlah. Belum lagi pelayanan pada hari libur, para psikater tersebut tetap melayani pasien yang hendak berkonsultasi.

Hanya saja, kata Veranita, sistem pendaftarannya agak berbeda. Pada hari biasa pendaftaran di SKM Ilmu Kedokteran Jiwa RSHS melalui poliklinik, sementara pada hari libur pendaftarannya melalui instalasi gawat darurat (IGD).

Pada masa Pemilu 2014 lalu, RSHS pernah menyiapkan 40 kamar yang siap memberikan pelayanan medis untuk para caleg yang mengalami disstres. Perawatannya dilakukan hingga sembuh di ruang rawat inap VIP.

Seperti diketahui kurang dari sepekan mendatang, pelaksanaan Pemilu 2019 akan dilaksanakan dan rumah sakit yang bertanggung jawab langsung ke Kementerian Kesehatan itu menyediakan fasilitas serupa dengan beberapa prinsip yakni prorakyat, inklusif alias tidak membedakan pasien, responsif, efisien dan bersih.
Bagikan :

Reporter : Arie Nugraha
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
18 April 2019 19:07 WIB

BPN Desak KPU Cabut Izin Quick Count Lembaga Survei

BPN sebut sejumlah kejanggalan dalam quick count
Peristiwa
18 April 2019 19:01 WIB

Prabowo Klaim Kemenangannya Ditemani Sandiaga

Dua capres ngaku menang, biar adil bikin dua shift aja kali yak~
Peristiwa
18 April 2019 18:09 WIB

Alasan Jokowi Bertemu Pimpinan Koalisi

Biar enggak su'udzon, mending tabayyun dulu lur baca artikelnya~
Analisa
18 April 2019 18:03 WIB

Psikolog: Caleg Stres karena Terlalu Ngarep Menang

Sabar ya leg, emang nasibnya begitu~
Data-Bicara
18 April 2019 17:50 WIB

Sabar Jangan Lebay Lihat Real Quick Count KPU

Rekapitulasi sekarang tuh masih nol koma sekian persen