Senin, 22 Juli 2019
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (era.id)
05 Juli 2019 16:53 WIB

Bantah Tudingan Anies, BPPT Sebut Sudah Rapat dengan TGUPP DKI

Anies bilang BPPT terlalu terburu-buru mengumumkan rencana penerapan hujan buatan 
Bagikan :


Jakarta, era.id - Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, yang menilai pihaknya telah offside mengenai wacana hujan buatan.

Hammah bilang, rencana penggunaan teknologi modifikasi cuaca seperti hujan buatan untuk mengatasi masalah masalah polusi udara di Jakarta telah dibahas bersama Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI.

"Itu hasil rapat. Sesuai yang disampaikan pihak DKI. Karena DKI butuh cepat. DKI dalam hal ini diwakili oleh TGUPP minta TMC (teknologi modifikasi cuaca) dilakukan sebelum tanggal 15 Juli di mana tanggal itu anak-anak sudah mulai masuk sekolah, dan kita siap," ujar Hammam dalam keterangan tertulis, Jumat (5/7/2019).

Hammam menjelaskan, pihaknya selalu terbuka dan siap memberikan layanan teknologi terbaik untuk membantu mengatasi permasalahan polusi udara.


Baca Juga : VIDEO: Penampakan Sampah Kondom di Gorong-Gorong Kuningan

"Untuk hal ini kami istiqomah ya, kami semangat jika DKI memang mau benar menerapkan teknologi anak bangsa, yakni teknologi modifikasi cuaca untuk mengatasi polusi udara di wilayah DKI Jakarta," ungkapnya.

Baca Juga : Pajak Tinggi Mengintai Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi

Lebih lanjut, BPPT berupaya menyampaikan upaya mitigasi terhadap polusi udara di DKI guna membantu Pemprov DKI menjelaskan kepada masyarakat supaya tidak resah.

Menanggapi pernyataan Anies yang menginginkan solusi jangka pendek dan jangka panjang, Hammam menegaskan bahwa TMC sudah terbukti berhasil dalam penanggulangan kebakaran hutan, lahan dan meminimalisir kabut asap, dalam berbagai operasi TMC di wilayah Sumatera Selatan, Riau, dan Kalimantan. 

"Pak Anies menginginkan solusi terhadap polusi udara yang matang untuk jangka panjang. Sedangkan TMC sudah matang untuk jangka pendek, seperti mengatasi kebakaran hutan dan lahan, sebagai upaya mitigasi bencana," jelas Hammah.

Sebelumnya, Anies merasa BPPT terlalu terburu-buru mengumumkan rencana penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang akan menghasilkan hujan buatan. 

"Soal hujan, nanti sesudah matang baru diumumkan. Menurut saya BPPT offside tuh jadi sebelum matang semuanya siap baru kita. Kalo kita hanya menjadi perdebatan saja," kata Anies. 

Baca Juga : Anies Berencana Larang Acara di DKI Pakai Diesel

Pandangan Anies, sebaiknya pemerintah tak cuma membereskan masalah kualitas udara buruk di Jakarta hanya dengan langkah jangka pendek saja, tapi juga jangka panjang. Saat ini, lanjut Anies, langkah-langkah tersebut masih dibicarakan dan dimatangkan dulu sebelum nanti diumumkan. 

"Saya mendengar BPPT sudah menyampaikan ke luar. Perlu saya sampaikan bahwa itu tidak seharusnya dibicarakan dulu sebelum matang memang mau dilakukan dulu apa tidak," tutur mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. 
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
22 Juli 2019 17:24 WIB

VIDEO: SPG Cantik Jualan Hewan Qurban

Kalau yang jaga begini sih rela lama-lama di kandang sapi mblo~
Lifestyle
22 Juli 2019 17:24 WIB

Matt Groening Singgung Sekuel The Simpsons Movie di Comic-Con

Sang pencipta bersuara soal karya epiknya
Nasional
22 Juli 2019 16:30 WIB

PDIP Tolak Rencana Super Holding Bentukan Rini Soemarno

"Mereka yang berpikir membentuk super holding, harus belajar dari krisis ekonomi di AS"
Lifestyle
22 Juli 2019 16:18 WIB

Moskow Merayakan Konser Ed Sheeran Lewat Sebuah Patung

Sebuah perayaan...
Lifestyle
22 Juli 2019 15:34 WIB

Mengenal Pengkor yang Diperankan Bront Palarae dalam Gundala

Kemunculan Pengkor dalam trailer Gundala jadi petunjuk penting kelanjutan jagat Bumilangit