Senin, 18 November 2019
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah (Diah/era.id)
08 November 2019 16:45 WIB

Jawaban Santai Sekda Kala Diusulkan Jadi Calon Wagub DKI

"Dari senyum saya saja dilihat senang atau enggak," tutur Saefullah
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah diusulkan jadi wakil gubernur inisiatif Partai Gerindra. Namun,  Saefullah mengaku belum diajak komunikasi dengan Partai Gerindra, baik lewat surat resmi maupun obrolan dalam pertemuan nonformal. 

"Saya belum diberi tahu oleh beliau (Ketua DPD Gerindra DKI Muhammad Taufik). Ditulis (namanya) begitu saja. Jadi, belum tahu ada maksud apa ya," kata Saefullah di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019).

Dengan kedudukannya yang masih menjadi ASN, Saefullah tak ingin menunjukkan sikap yang berbau politik. Meski begitu, ia memaklumi keinginan Gerindra yang berniat mencalonkan dirinya karena partai pengusung berhak mengusulkan siapa saja. 

Saat ditanya soal senang-tidaknya diusulkan menjadi kandidat orang nomor dua di DKI, ia tak menjawab lugas. "Dari senyum saya saja dilihat senang atau enggak," tutur Saefullah sambil menyimpulkan senyum. 


Baca Juga : PKS yang Tak Ridho Jatah Cawagub DKI Diambil Gerindra

Menyadari wartawan tidak merasa puas dengan jawabannya, ia menuturkan, jika memang ada dorongan untuk melepas jabatan ASN dan maju sebagai kandidat Wagub DKI, ia akan jalankan. Kalau tidak jadi, juga tak menjadi masalah. 

"Saya ini, bagaimana saya jalani hidup saja. Mau jadi apa saja juga tidak masalah. Saya ini sudah pada posisi harus istikamah menjalankan amanah. Amanah dari gubernur juga kan amanah dari rakyat pada hakikatnya. Sudah, mengalir saja," jelas dia. 

Sekadar informasi, proses pemilihan calon Wakil Gubernur DKI yang masih mandek bikin Partai Gerindra mulai geregetan. Gara-gara dua kandidat dari PKS, yakni Sekretaris Umum DPW PKS DKI Agung Yulianto dan mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu tak kunjung dipilih, mendorong Gerindra untuk sodorkan nama lain. 

"Benar kita usulkan. Jadi, dari PKS ada, dari kita ada. Pertimbangannya, kita berpikir (proses pemilihan wagub) macet gini, jangan-jangan figur yang diajukan kurang diterima DPRD, atau komunikasi (tak berjalan baik). Ya sudah, lah, kita ajukan," kata Ketua DPD Gerindra DKI Muhammad Taufik. 

Sementara, PKS masih mempertimbangkan apakah akan menerima atau menolak usulan empat nama tersebut. 

Meski demikian, hati kecil PKS menyatakan ketidakrelaan perihal usulan empat nama baru dari Gerindra. Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Arifin meminta Gerindra tak mencederai kesepakatan awal, di mana kursi Wagub DKI menjadi milik PKS. 

"Kita tetap mengawal apa yang telah disepakati. Kita berharap Gerindra juga menyepakati yang telah dibuat sama PKS, dijalankan dan tidak dicederai," tutur Arifin.

Sampai saat ini, proses pemilihan wagub memang masih jalan ditempat. Meskipun alat kelengkapan dewan (AKD) DKI sudah dibentuk, tak ada kelanjutan proses pemilihan karena DPRD sedang sibuk mengejar pembahasan anggaran. 

Proses penentuan wagub sampai saat ini mandek di pengaturan jadwal rapat pimpinan gabungan (rapimgab) pengesahan tata tertib (tatib) dan pembentukan panitia pemilihan (panlih) dua kandidat wagub.
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
17 November 2019 16:04 WIB

VIDEO: Movie Update of the Week

Ada film Frozen 2 dan Last Christmas
Lifestyle
17 November 2019 09:05 WIB

VIDEO: Arloji Ini Terjual Rp400 Miliar

Kira-kira bisa enggak ya beli jam seperti itu
Lifestyle
17 November 2019 08:41 WIB

Menelaah Mudarat Mengisap Rokok Elektrik

Rokok elektrik memiliki zat karsinogen dan racun yang bisa menyebabkan berbagai penyakit
Lifestyle
16 November 2019 16:05 WIB

VIDEO: Movie Update of the Week

Ada film Charlie's Angels dan Midway

 
Nusantara
16 November 2019 14:24 WIB

Arti Nama La Lembah Manah, Cucu Ketiga Jokowi

"Lembah Manah berarti rendah hati,"