Senin, 22 Juli 2019
Bambang Widjojanto (Mery/era.id)
19 Juni 2019 11:49 WIB

BW Berselisih dengan Kuasa Hukum KPU di Luar Ruang Sidang

Kuasa hukum KPU memotret alat bukti tanpa izin dan dianggap pelanggaran hukum dan etika
Bagikan :


Jakarta, era.id - Ketua tim kuasa hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto (BW) terlibat keributan kecil dengan seorang anggota tim kuasa hukum dari pihak KPU. Perselisihan terjadi lantaran BW menganggap tim kuasa hukum KPU itu telah menyusup, melanggar hukum dan etika.

Kejadian bermula ketika BW meninggalkan ruang sidang di tengah persidangan yang sedang menggodok keterangan saksi fakta perdana atas nama Agus Maksum, anggota tim IT BPN tentang dugaan DPT palsu nan manipulatif.

Sekitar pukul 10.18 WIB, BW terlihat berada di lantai 1 Gedung MK. Dia tidak sendiri, tim pihak Prabowo-Sandi yang menangani alat bukti juga ada di sana. Mereka terlihat sedang berdiskusi.

Kemudian, Bambang mendatangi salah satu meja panitera penerima berkas. Sejumlah alat bukti juga dibawa oleh kubu 02 saat mendatangi meja.

Selang beberapa menit, Bambang terlibat perselisihan dengan seseorang yang sejak tadi ada dalam rombongan tim, saat sedang menyerahkan sejumlah alat bukti.

“Ini sudah dapat izin belum kok foto-foto?” tanya Bambang kepada orang yang belakangan diketahui sebagai anggota tim kuasa hukum KPU itu.


Baca Juga : Kali Kedua MA Tolak Permohonan Gugatan Prabowo-Sandi

Kemudian, Bambang kembali bertanya dari mana orang tersebut berasal. Tidak puas dengan jawaban orang tersebut, Bambang kemudian memanggil petugas MK yang berjaga. “Please get out. Don’t against the law,” ucap dia.


Grafis dipersembahkan oleh Ilham/era.id

Awak media kemudian menanyakan, apa penyebab percekcokan yang terjadi antara BW dengan orang tersebut. BW menjelaskan, bahwa orang tersebut adalah salah satu tim kuasa hukum termohon, dalam hal ini adalah KPU.

Menurut BW, KPU memang telah meminta izin kepada pihaknya untuk melihat alat bukti yang berada di luar area garis merah tempat pendaftaran gugatan yakni di depan ruang penerimaan perkara konstitusi. Namun, BW menganggap perilaku orang tersebut sebagai pelanggaran hukum dan etika.

“Ini penyelundupan. Itu melanggar hukum. Tadi saya tanya, Anda siapa? Enggak ngaku. Enggak ngaku. Saya lihat (tanda pengenal), ternyata kuasa hukum dari termohon. Kuasa hukum KPU, sebutnya,” kata BW.

“Maksud saya, kalau mau foto, di luar situ ... Ini loading, ini adalah barang bukti kami. Kok tiba-tiba ada penyusup masuk,” tambahnya.

Mantan pimpinan KPK ini menyayangkan sikap kuasa hukum KPU karena mengambil gambar barang bukti tanpa seizin pihak 02 terlebih dahulu.

“Maksud saya, kelakuan lawyer itu bukan sekadar profesional, tapi juga etika. Karena ada dasar spirituatis demokratis, kalau ada lawyer yang melakukan hal-hal yang tidak bermoral dan potensial tidak bermoral itu bisa berbahaya.”

“Sayang KPU punya lawyer yang seperti itu, sayang banget. Itu menjatuhkan institusi KPU. Mudah-mudahan ini tidak berlanjut lagi.”

Bagikan :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
22 Juli 2019 17:24 WIB

VIDEO: SPG Cantik Jualan Hewan Qurban

Kalau yang jaga begini sih rela lama-lama di kandang sapi mblo~
Lifestyle
22 Juli 2019 17:24 WIB

Matt Groening Singgung Sekuel The Simpsons Movie di Comic-Con

Sang pencipta bersuara soal karya epiknya
Nasional
22 Juli 2019 16:30 WIB

PDIP Tolak Rencana Super Holding Bentukan Rini Soemarno

"Mereka yang berpikir membentuk super holding, harus belajar dari krisis ekonomi di AS"
Lifestyle
22 Juli 2019 16:18 WIB

Moskow Merayakan Konser Ed Sheeran Lewat Sebuah Patung

Sebuah perayaan...
Lifestyle
22 Juli 2019 15:34 WIB

Mengenal Pengkor yang Diperankan Bront Palarae dalam Gundala

Kemunculan Pengkor dalam trailer Gundala jadi petunjuk penting kelanjutan jagat Bumilangit