Kamis, 24 Januari 2019
Ilustrasi Traveloka (Adit/era.id)
18 Desember 2018 20:25 WIB

Traveloka Akusisi Pegipegi dan 2 Perusahaan Travel Rp968 Miliar

Traveloka juga dikabarkan akan menjadi satu perusahaan decacorn Indonesia
Bagikan :
Jakarta, era.id - Biro perjalanan online (OTA) Traveloka dikabarkan mengakuisisi tiga perusahaan sejenis, Pegipegi dari Indonesia, Mytour dari Vietnam, dan Travelbook dari Filipina. Nilai akuisisinya mencapai 66,8 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp968,6 miliar (kurs Rp14.500 per dolar AS).

Sebelum dibeli Traveloka, ketiganya merupakan akan usaha perusahaan asal Jepang Recruit Holdings. Dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari techinasia.com, Senini (17/12), semua kepemilikan saham tiga perusahaan itu sudah dipindahkan ke Jet Tech Innovation Ventures Pte Ltd, perusahaan yang terdaftar di Singapura.

Pemilik tunggal perusahaan asal Singapura itu adalah Jet Tech Ventures Pte Ltd, yang seluruh sahamnya dikuasai Traveloka dipimpin oleh CEO Ferry Unardi

Sebelum berpindah ke tangan Jet Tech Innovation Ventures Pte Ltd, ketiga perusahaan tersebut diketahui berada di bawah naungan perusahaan asal Jepang, Recruit Holdings.

Jet Tech memiliki keterkaitan dengan Traveloka. Itu bisa dilihat dari Direktur Jet Tech Hendrik Susanto juga memegang posisi Chief Strategy and Investment Officer Traveloka. Bahkan, kedua perusahaan ini kantornya beralamatkan sama di Singapura.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara turut berpendapat soal akuisisi yang dilakukan oleh Traveloka. Menurutnya hal yang lumrah terjadi di dunia bisnis.

"Itu bisnis, boleh-boleh saja. Di Indonesia misalnya ada perusahaan, dan ini kebetulan unicorn. Model pengembangannya melakukan akuisisi, sebetulnya itu kolaborasi," kata Rudiantara saat ditemui di acara Huawei, seperti dikutip Antara.

Pria yang akrab disapa chief RA itu, raksasa teknologi dunia sekelas Google pun berkembang dengan cara yang demikian, mengakuisisi perusahaan lain jika memiliki fitur yang cocok dikembangkan bersama perusahaan tersebut. Dia enggan berkomentar ketika disinggung apakah Traveloka akan menjadi decacorn dengan akuisisi ini.

Di sisi lain, dia berharap Indonesia segera memiliki perusahaan rintisan yang berstatus decacorn, yaitu memiliki valuasi senilai 1 miliar dolar. Saat ini Indonesia baru memiliki empat unicorn, perusahaan yang memiliki valuasi 1 juta dolar, yaitu GOJEK, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak.

Rudiantara yakin tahun depan perusahaan rintisan Indonesia akan ada yang naik tingkat menjadi decacorn, namun, dia enggan membocorkan siapa yang akan menembus 1 miliar dolar pada 2019.

"Saya nggak bisa sebut lah hehehe. Tunggu pendanaan satu ronde lagi," kata dia.
 
Bagikan :

Reporter : Aditya Fajar Indrawan
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
24 Januari 2019 08:41 WIB

Mencari Tahu Makanan Kesukaan Ahok

Pisang, ayam ketumbar, dan mie goreng seafood Bangka adalah makanan favorit…
Nasional
24 Januari 2019 07:20 WIB

Hottest Issue Kamis Pagi, 24 Januari 2019

Kabar pagi untuk pengantar minum kopi kalian
Nasional
24 Januari 2019 06:34 WIB

Ahok dan Segudang Pernyataan Kontroversialnya

 "Kamu mau cepat benerin Jakarta. Bakar setengahnya Jakarta!" kata Ahok
Nasional
23 Januari 2019 22:24 WIB

Ahok Jadi Amunisi Baru Dukungan Jokowi-Ma'ruf

Ahok memberikan pengaruh yang kuat