Sabtu, 17 November 2018
Presiden Jokowi, Menpora Imam Nahrawi dan atlet angkat besi Eko Yuli Irawan pada Kamis (8/11) pagi, Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: Twitter @setkabgoid)
08 November 2018 15:13 WIB

Jokowi Beri Bonus untuk Atlet Angkat Besi Eko Yulia

Selain Presiden, Kemenpora juga akan kasih bonus
Bagikan :


Jakarta, era.id - Presiden Joko Widodo memberikan bonus uang senilai Rp250 juta kepada atlet angkat besi Indonesia Eko Yuli Irawan setelah meraih juara dalam kejuaraan dunia angkat besi di Asghabat, Turkmenistan, tahun 2018.

"Pak Presiden berikan bonus Rp250 juta untuk Pak Eko," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Istana Merdeka, Jakarta, dilansir Antara,  Kamis (8/11/2018).

Selain dari Presiden, kata Imam, Kementerian Pemuda dan Olahraga juga memberikan bonus Rp200 juta kepada Eko Yuli.

Sementara Ketua Umum PB PABBSI Rosan P Roeslani belum mau memastikan bonus yang akan diberikan kepada Eko Yuli.


Baca Juga : Galang Dana, Tim Jokowi-Ma'ruf Amin Jual Merchandise

"Pasti ada dari kita. Kita memang berikan bukan hanya ke atlet, tapi juga ke tim yang support, termasuk sampai tukang pijatnya, pelatihnya, kita berikan," jelas Rosan.
 

Rosan mengaku masih akan dirapatkan di internal PB PABBSI untuk besaran bonus yang akan diberikan kepada Eko Yuli.

Eko Yuli diterima Presiden Joko Widodo ke Istana Merdeka Jakarta setelah merebut medali emas kelas 61 kg sekaligus memecahkan rekor pada kejuaraan dunia angkat besi di Asghabat, Turkmenistan, 3 November 2018.

Rekor yang dicetak Eko Yuli pada kelas yang baru dipertandingkan tersebut adalah dengan total angkatan 317 kg dari 313 kg sebelumnya dengan rincian angkatan clean and jerk 174 kg dan snatch 143 kg.
 
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
megapolitan
17 November 2018 20:46 WIB

Galang Dana, Tim Jokowi-Ma'ruf Amin Jual Merchandise

Pernak-pernik ini buat gaet pemilih milenial
Nasional
17 November 2018 20:20 WIB

Indonesia Bakal Alami Kemunduran Bila Berpolitik SARA

Indonesia akan mundur 90 tahun ke belakang kalau terus menggunakan isu SARA
Nasional
17 November 2018 19:24 WIB

Kubu Jokowi: Poster 'Jokowi Raja' Bukan Kebijakan Tim Kampanye

Timses tak pernah mengusulkan untuk membuat atribut kampanye seperti itu
Wisata
17 November 2018 19:22 WIB

Melihat Kembali Surat-Surat Tokoh Pendiri Bangsa

Kamu bisa melihatnya di Muesum Nasional Jakarta, sampai 22 November
Lifestyle
17 November 2018 18:08 WIB

Pernikahan Mewah Awal Bencana Perceraian?

Ini hasil survei, bukan soal asumsi