Selasa, 19 Februari 2019
Prabowo Subianto saat menyambangi kediaman SBY di Kuningan (Foto: Tsa Tsia/era.id)
09 Agustus 2018 22:34 WIB

Bagaimana Prabowo Bisa ke Rumah SBY dengan Pelat Mobil Genap?

Kalau enggak salah, hari ini tanggal 9, ya?!
Bagikan :


Jakarta, era.id - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sibuk betul hari ini. Sejak pagi, Prabowo terpantau bolak-balik. Malam hari, Prabowo tiba di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, dengan mobil Toyota Lexus putih berpelat nomor B 1710 PSD.

Sampai situ sih semua normal saja, hingga kami teringat tanggal hari ini (9/8/2018). Dengan pelat genap, Prabowo dan mobilnya seharusnya enggak mungkin sampai ke rumah SBY di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Ya, kecuali Prabowo telah mengantongi surat tilang ketika sampai di rumah SBY.


Prabowo Subianto saat menyambangi kediaman SBY di Kuningan (Foto: Tsa Tsia/era.id)


Sebab, jika merujuk pada aturan ganjil-genap, seharusnya mobil Prabowo enggak boleh melewati Jalan Rasuna Said yang terdampak perluasan aturan ganjil-genap. Ya kita tahu sendiri, sejak 1 Agustus 2018 kemarin, Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah memperluas kawasan ganjil-genap. Dan Rasuna Said jadi bagian dari itu.


Baca Juga : Beneran Prabowo Tak Paham Unicorn?

Perluasan kawasan ganjil-genap sendiri dilakukan lumayan total. Jika dahulu peraturan ini cuma diberlakukan di kawasan Semanggi dan Jenderal Sudirman, sekarang sebagian besar Jalan Gatot Subroto hingga Jalan MT Haryono pun jadi kawasan pemberlakuan.

Selain itu, Jalan DI Panjaitan hingga Jalan Ahmad Yani juga terkena dampak perluasan kawasan. Selain itu, perluasan juga diberlakukan di Jalan Rasuna said, Jalan Metro Pondok Indah, serta Jalan Haji Benyamin Sueb di Jakarta Utara. Waktu pemberlakuan peraturan ini pun telah ditetapkan, yakni sejak pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB di setiap harinya, dari Senin sampai Minggu. Untuk informasi lebih lengkapnya, cek saja infografis di bawah.




Baca Juga : Saktinya Angka 8 di Jalur Ganjil-Genap


Nah, buat siapa pun yang kedapatan melanggar, polisi bakal langsung memberlakukan penindakan. Jangan main-main, nih. Sebab, selain tilang, Pasal 287 Ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah mengamanatkan hukuman pidana dua bulan penjara atau denda paling banyak Rp500.000. Lumayan kan?!

Jadi, bagaimana? Masih bingung kan bagaimana Prabowo bisa sampai ke rumah SBY melalui jalur ganjil-genap? Sama! Kami juga.

Bagikan :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Internasional
19 Februari 2019 15:31 WIB

Palestina-Jordania Kecam Penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel

Penutupan itu dilakukan Israel dengan menggunakan rantai dan gembok
Olahraga
19 Februari 2019 15:12 WIB

Mercedes Khawatir Terganggu Brexit

Pabrik dan fasilitas operasi mesin Mercedes ada di Inggris
Suara-Milenials
19 Februari 2019 15:05 WIB

VIDEO: Jelang Pilres Pelajar di Jakarta Utara Rekam e-KTP

Pelaksanaan pencetakan e-KTP dilakukan bagi para pelajar SMA yang sudah berusia 17 tahun
Peristiwa
19 Februari 2019 14:37 WIB

Jokowi Dilaporkan Lagi ke Bawaslu

Kali ini pakai pasal KUHP
Olahraga
19 Februari 2019 14:34 WIB

Indonesia Resmi Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 

Proses pemilihan tuan rumah Olimpiade 2032 akan dilaksanakan selambat-lambatnya pada 2024
POPULER
18 Februari 2019 14:22 WIB

Robben Sebut Anfield Stadion Terburuk

18 Februari 2019 07:25 WIB

Kita Semua Wajib Tanggung Jawab

21 Juli 2018 16:30 WIB

Asia Juga Punya Anak Muda 'Berbahaya'

PODCAST

LISTEN
15 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Buzzer Baik, Memang Ada? (Part 1)


LISTEN
14 Februari 2019 17:09 WIB

PODCAST: Sendiri Tak Melulu Sepi


LISTEN
04 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Merangkai Kata Mendulang Rezeki


LISTEN
01 Februari 2019 19:50 WIB

NGEPOD: Mendarat di Galaksi Palapa


LISTEN
30 Januari 2019 15:11 WIB

NGEPOD: 'Stand Up' untuk Ekonomi Kreatif

FITUR