Rabu, 20 Maret 2019
Iklan sindiran Apple untuk Google di CES 2019 (Mashable)
08 Januari 2019 07:45 WIB

Iklan Sindiran Apple untuk Google

Enggak tanggung-tanggung pakai billboard mentereng cuy
Bagikan :


Jakarta, era.id - Selama ini, Apple dikenal tak pernah menghadiri ajang Consumer Electronic Show (CES) di Las Vegas, Amerika Serikat (AS). Apple lebih memilih membuat acara sendiri untuk mengumumkan produk-produknya. 

Namun, dalam gelaran tahun ini Apple memberikan sebuah kejutan tak terduga bagi pengunjung CES 2019. Apple memajang billboard raksasa di salah satu sisi hotel SpringHill Suites by Mariott yang tepat menghadap arena pameran tersebut di Las Vegas Convention Center.  

Dilansir dari Mashable, Senin (7/1) iklan bilboard sederhana dengan tema monokrom berisi pesan sindiran yang ditujukan bagi Amazon dan Google. Dengan latar belakang hitam dan huruf berwarna putih, iklan tersebut mempetlihatkan slogan "What happens on your iPhone, stays on your iPhone".

Kalimat itu merupakan plesetan dari slogan populer tentang kota Las Vegas, yakni "What happens in Vegas, stays in Vegas", yang mungkin bisa diartikan sebagai apapun yang terjadi di Las Vegas akan tetap ada di Las Vegas. Iklan tersebut seakan ingin memamerkan komitmen Apple yang pro terhadap privasi data pengguna. 


Baca Juga : Apple Ikut Desain Smartphone Layar Lipat

Dalam iklan tersebut juga terlihat tautan apple.com/privacy, yang merupakan portal yang menunjukkan bagaimana Apple berhasil membuat data penggunanya aman dan terlindungi.
 

Informasi pengguna yang dijadikan barang dagangan ini rawan bocor ke pihak lain, seperti yang berkali-kali terjadi pada Facebook tahun lalu. Lewat iklan di CES 2019, Apple seakan ingin menekankan bahwa data pengguna iPhone tidak akan diintip orang lain, sekalipun pihak berwenang atau Apple sendiri.

Apple memang memiliki rekam jejak yang tidak seburuk Google dan Amazon terkait privasi data pengguna. Keduanya dihantui beberapa kasus yang menyangkut privasi data pengguna pada tahun 2018.

Google terpaksa menutup media sosial Google+ karena bocornya data milik 500.000 pengguna, sedangkan Amazon sempat tidak sengaja mengirimkan 1.700 rekaman suara milik seorang pengguna speaker pintar Alexa ke pengguna lainnya.

Meski begitu, Apple bukannya sama sekali tidak pernah tersandung kasus kebocoran data. Pada 2014 lalu, akun iCloud milik sejumlah selebriti Hollywood berhasil dibobol pihak tak bertanggung jawab. Walhasil, foto-foto mereka -termasuk yang diambil dalam keadaan tak berbusana- menyebar luas di internet.
Bagikan :

Reporter : Aditya Fajar Indrawan
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
20 Maret 2019 16:27 WIB

Konser Eks Vokalis Pantera di Selandia Baru Dibatalkan

Ini terkait salam Nazi dan supremasi kulit putih sang vokalis
Suara-Milenials
20 Maret 2019 16:17 WIB

Kampanye Rapat Umum Pemilu 2019 Dipastikan Aman

Selain ada ratusan ribu personel yang bersiaga, masyarakat juga diminta membantunya
Nusantara
20 Maret 2019 16:05 WIB

Siklon Tropis Veronika Berdampak pada Yogyakarta

Warga Yogyakarta, bersiap!
Internasional
20 Maret 2019 15:36 WIB

Konvoi Truk Pengangkut Uranium Diserang di Brazil

Macam di film-film
Lifestyle
20 Maret 2019 15:18 WIB

Greta Van Fleet dan Robert Plant Sepanggung di Woodstock 50

Ketika 'ori' dan 'KW' tampil bareng