Kamis, 21 November 2019
Menteri Keungan Sri Mulyani. (Foto: kemenkeu.go.id)
02 Januari 2019 20:03 WIB

Menkeu: Pendapatan Negara APBN 2018 Capai 102,5 Persen

APBN 2018 mencapai Rp1.942,3 triliun melebihi target Rp1.894,7 triliun
Bagikan :


Jakarta, era.id  - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan realisasi pendapatan negara dalam APBN 2018 telah mencapai Rp1.942,3 triliun atau sebesar 102,5 persen dari target Rp1.894,7 triliun.

"Realisasi pendapatan ini tumbuh 16,6 persen dari capaian tahun 2017," ujar Sri Mulyani dalam jumpa pers perkembangan APBN 2018 di Jakarta, dilansir Antara, Rabu (2/1/2019).

Ia menjelaskan realisasi ini berasal dari penerimaan pajak Rp1.315,9 triliun, kepabeanan dan cukai Rp205,5 triliun, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp407,1 triliun.

Penerimaan pajak didukung oleh penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas Rp686,8 triliun, PPh Migas Rp64,7 triliun dan Pajak Pertambahan Nilai Rp538,2 triliun.


Baca Juga : 'Desa Siluman': Dituding Menkeu, Dibantah Mendes PDTT

"Penerimaan pajak ini tumbuh 14,3 persen, atau merupakan pertumbuhan yang tertinggi sejak 2012, sebesar 12,5 persen," ujarnya.

Capaian realisasi pajak merupakan kombinasi dari membaiknya kinerja perekonomian serta meningkatnya kemampuan pungutan pajak sebagai hasil perbaikan basis pajak, kepatuhan wajib pajak dan intensifikasi pajak.

"Peningkatan konsumsi dan impor, menggambarkan adanya perbaikan ekonomi rumah tangga, korporasi, serta seluruh kegiatan masyarakat dibandingkan tahun lalu," kata Sri Mulyani.

Dalam kesempatan ini, rasio pajak tercatat mencapai 11,5 persen atau meningkat 0,8 persen dibandingkan 2017 karena membaiknya kinerja reformasi perpajakan.

Sedangkan, realisasi kepabeanan dan cukai disumbangkan penerimaan cukai Rp159,7 triliun, bea masuk Rp39 triliun dan bea keluar Rp6,8 triliun. Realisasi penerimaan yang tumbuh 6,7 persen, didukung oleh membaiknya aktivitas perdagangan internasional, penertiban cukai berisiko tinggi dan reformasi institusi bea dan cukai.

Sementara itu, realisasi PNBP ikut mencatatkan pertumbuhan tinggi sejak 2009 atau sebesar 30,8 persen, karena pengaruh meningkatnya harga minyak dan batu bara.

"Realisasi PNBP sebesar Rp407,1 triliun atau 147,8 persen dari target, ini tumbuh lebih tinggi dari PNBP tahun 2017 sebesar 18,8 persen," ujar Sri Mulyani
Bagikan :
Topik :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
21 November 2019 20:12 WIB

Staf Khusus Milenial Enggak Wajib Ngantor Saban Hari

Hari ini Presiden Jokowi memperkenalkan staf khususnya dari kalangan milenial
Lifestyle
21 November 2019 20:08 WIB

Dilema Cinta dan Hobi dalam Trinity Traveler

Trinity Traveler adalah sekuel dari film The Nekad Traveler yang pernah…
Nasional
21 November 2019 19:45 WIB

PDIP Dapat Penghargaan dari Pemerintah

Sebagai parpol paling informatif
Nasional
21 November 2019 19:23 WIB

Kejanggalan Aset Sitaan First Travel yang Diambil Negara

DPR menilai, seharusnya hasil lelang aset sitaan First Travel diberikan kepadan korban
megapolitan
21 November 2019 19:03 WIB

Mulai Desember Naik LRT Bayar Goceng

Pihak LRT mulai menerapkan tarif angkutan kereta, seiring habisnya masa uji coba publik