Senin, 13 Juli 2020
Nasa (Capture: Instagram/@spaceX)
31 Mei 2020 09:55 WIB

Roket SpaceX-Nasa Terbangkan Dua Astronot ke Antariksa

Disaksikan Presiden Trump
Bagikan :
Florida, era.id - Meski Amerika Serikat telah dilanda wabah COVID-19, namun hal ini tak mengurungkan SpaceX untuk memulai babak baru dalam mencatat sejarah penerbangan luar angkasa.

Momen bersejarah itu sukses dilakukan oleh SpaceX yang dipercaya NASA yang kembali menerbangkan astronot ke antariksa. Perusahaan swasta antariksa, Elon Musk berhasil menerbangkan dua astronot Amerika Serikat pada Sabtu, (30/5/2020) pukul 3:22 PM ET 30 Mei atau 2.22 AM WIB.

Dikutip dari AFP, Minggu (31/5/2020), Roket Falcon 9 besutan SpaceX membawa dua astronot yakni Doug Hurley dan Bob Behnken ke dalam kapsul Crew Dragon yang melesat dari Florida's Kennedy Space Center di Florida. Para astronot dijadwalkan akan mencapai Stasiun Luar Angkasa Internasional pada Minggu pagi.

Ini adalah ajang dari misi historis, di mana NASA dipercaya kembali menerbangkan astronot pesawat buatan perusahaan Amerika milik negara sendiri. Diperkirakan perjalanan menuju ke stasiun luar angkasa International Space Station (ISS) akan memakan waktu selama 19 jam.



"Itu luar biasa. Hargai semua kerja keras dan terima kasih dengan perjalanan luar biasa ke ruang angkasa," ujar astronot NASA Bob Behnken. 

Roket Falcon 9 diluncurkan di tempat serupa saat NASA terakhir kali melakukan ke antariksa di tahun 2011. Setelah 9 tahun absen, penerbangan astronot diprediksi akan membuka era baru industri antariksa bagi Amerika. Sejak saat itu, NASA memutuskan hanya menyewa pesawat Soyuz dari Rusia. 

Administrator NASA, Jim Bridenstine menyebut penerbangan astronot Amerika adalah prioritas utama mereka. Dia juga bernapas lega karena berhasil lepas landas. Namun ia tak bisa jamin Bob dan Doug kembali dengan selamat.

"Kami berada di awal era baru dan kami benar-benar memimpin awal revolusi luar angkasa," ujar Jim Bridenstine.

Peluncuran pesawat luar angkasa ini disaksikan oleh Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden Mike Pence secara langsung. Dia mengatakan peluncuran itu sebagai suatu yang sangat istimewa.

"Luar biasa, kekuatannya, teknologinya. Itu adalah pemandangan indah untuk dilihat. Benar-benar berbakat, jenius, tidak ada yang bisa seperti kita," ujar Trump.

Misi ini telah berlangsung beberapa hari lalu, sayangnya tertunda karena cuaca buruk. Faktor cuaca tidak bagus sempat terbayangkan oleh mereka, hingga akhirnya diputuskan misi tetap dilangsungkan.

AS telah membayar 80 juta dolar AS atau 1,1 triliun per kursi kepada Rusia untuk menerbangkan para astronot NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Adelia Hutasoit
Editor : Vessy Dwirika Frizona
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
ide
13 Juli 2020 14:30 WIB

AS Terpuruk Selama Pandemi karena Mitos dan Trump

Sudah jatuh, tertimpa Trump
Nusantara
13 Juli 2020 14:02 WIB

Tagih Janji Wali Kota Bandung, Ribuan Pengemudi Ojol Geruduk Balai Kota

Ojol belum boleh beroperasi

 
megapolitan
13 Juli 2020 14:02 WIB

WN Prancis yang Cabuli 305 Anak di Bawah Umur Tewas Bunuh Diri

Menjerat leher pakai kabel
 
Nasional
13 Juli 2020 13:36 WIB

Doni Monardo: COVID-19 Bukan Konspirasi!

Bukan rekayasa juga
 
Nasional
13 Juli 2020 13:31 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Belajar Tatap Muka Harus Dievaluasi Berkala

Pemerintah diminta utamakan keselamatan siswa