Jumat, 21 Juni 2019
Kedai Roti Bakar Eddy di Blok M (Situs RotibakarEddy)
11 Oktober 2018 16:16 WIB

Perjalanan 'Setangkup' Roti Bakar Eddy

Mendiang Edi Supardi meninggalkan kuliner legendarisnya
Bagikan :


Jakarta, era.id - Kabar duka datang bagi kalian pencinta roti bakar di Jakarta. Edi Supardi yang merupakan pemilik dan pendiri Roti Bakar Eddy, telah meninggal dunia dalam usia 67 tahun. 

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun ..... Selamat jalan Bapak," tulis Risdianti Edi Supardi, putri Edi di akun Instagramnya, Kamis (11/10/2018).
 
 

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun ..... Selamat jalan Bapak????????????????????

Sebuah kiriman dibagikan oleh Risdianti Edi Supardi (Risdy) (@risdiantiedi) pada


Tidak dijelaskan lebih lanjut tentang sakit ataupun penyebab meninggalnya Edi. Hanya saja, almarhum akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Kabar duka tersebut sampai ke pencinta kuliner, khususnya 'roti bakar' di Jakarta. Banyak warganet yang menyampaikan berbelasungkawa atas meninggalnya pendiri Roti Bakar Eddy itu.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun....selamat jalan Pak Edi.....sudah tenang sekarang, udah gak sakit lg.... Terimakasih buat masa2 indah jaman saya bujang nongkrong di tempat bapak....," tulis warganet di laman Instagram Roti Bakar Eddy.


Baca Juga : Pesona Pepes Jambal Walahar Haji Dirja

"Innalillahiwainnailaihirojiun .. deep condolence to Bp Eddy Soepardi, the founder famous Roti Bakar / Grilled Charcoal Bread Eddy," komentar warganet lainnya.

Perjalanan sebuah 'Roti Bakar'


(Instagram Roti Bakar Eddy)

Nama gerai roti bakar ini sangatlah tersohor di Jakarta. Bahkan bisa dibilang legendaris. Pasalnya Roti Bakar Eddy sudah memuaskan selera pencinta roti bakar sejak tahun 1971. 

Seperti dilansir dari laman website rotibakareddy.com, mediang Edi Supardi berasal dari Solo, Jawa Tengah. Ia menginjakkan kaki di Jakarta pada tahun 1966. 

Bemodalkan pengalamannya saat menjadi karyawan di sebuah warung roti bakar kaki lima, pada tahun 1971 Edi akhirnya menjual 'Roti Bakar Eddy' pertama di wilayah Blok M, dekat Universitas Al-Azhar Indonesia dengan gerobak. 

Meski sangat terkenal, perjalanan Roti Bakar Eddy tidak mudah. Selama 5 tahun ia harus melewati masa-masa sulit, mulai dari berpindah-pindah lokasi sampai kerusuhan Jakarta yang membuat warga kala itu dilarang keluar malam lewat pukul 21.00 WIB.

Berkat kegigihan dan perjuangan tanpa henti mendiang Edi, berhasil menjadikan kedai Roti Bakarnya sebagai tempat andalan warga Jakarta yang ingin menyantap sajian roti bakar lezat namun dan terjangkau. Pelanggannya pun bervariasi dari berbagai kalangan. 
 

Varian isian roti bakarnya pun beragam. Mulai dari roti bakar standar, medium hingga spesial, dan kekinian. Namun tetap yang jadi favorit ialah menu Roti Bakar Cokelat Keju. Menu itu berisi roti berukuran cukup besar yang diisi dengan meses cokelat dan diberi taburan keju serta meses menggunung. 

Selain itu, ada juga roti bakar kaco (kacang cokelat), kebo (keju, cokelat pisang), burju (tabur keju), hingga SE (special engine) alias roti bakar isi kornet telur. 

Meski sudah memiliki banyak cabang, Roti Bakar Eddy tetap menjual roti bakar dengan harga yang ramah di kantong. Rata-rata harganya sebesar Rp 12.000 hingga 23.000.

Selain roti bakar, gerai ini juga menyediakan beragam makanan berat seperti bubur ayam, nasi goreng, bakmi, dan mie instan. Semua hal yang ada pada Roti Bakar Eddy membuatnya memiliki banyak penggemar. 

Apakah kalian memiliki cerita sendiri di gerai Roti Bakar Eddy yang legendaris ini?
Bagikan :
Topik :

Reporter : Aditya Fajar Indrawan
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
20 Juni 2019 22:03 WIB

Lewat Tulisan, Ahli KPU Jelaskan Anak Perusahaan Bukan BUMN

Biar semuanya menjadi terang benderang lur~
Nasional
20 Juni 2019 21:32 WIB

Kubu Prabowo Tak Puas Jawaban Saksi Ahli KPU

Kubu Prabowo mempertanyakan Situng rawan disusupi
Nasional
20 Juni 2019 21:25 WIB

KPU Ragukan Kualitas Saksi dan Ahli Kubu Prabowo

"Ngomongnya plintat-plintut gitu," katanya
Nasional
20 Juni 2019 21:11 WIB

Dapat Promosi Jabatan, Deputi Penindakan KPK Balik ke Polri

Di mana pun berada sing penting mengabdi untuk bangsa dan negara
Nasional
20 Juni 2019 20:26 WIB

Perdebatan Situng di Sidang MK

Jadi sebenarnya Situng itu apa sih? Si Pitung, ane tahu~~