Kamis, 18 Juli 2019
20 April 2019 16:20 WIB

NGEPOD: Legalisasi Ganja, Sampai Mana?

Manfaat ganja? Kenapa legalisasi? Apa masalah dalam legalisasi? Langsung sikat podcastnya!
Bagikan :


Jakarta, era.id - Tahun 2015, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyetujui riset ganja medis. Namun, berbagai masalah seperti pendanaan, political will, hingga benturan kepentingan dengan perusahaan farmasi membuat laju riset terhambat.

Kemarin, kami ngobrol bersama Lingkar Ganja Nusantara (LGN), organisasi yang berfokus pada riset budaya tanaman ganja Nusantara.

Dhira Narayana, pimpinan organisasi menuturkan banyak hal terkait laju legalisasi dan berbagai masalah yang menghambatnya, termasuk alasan di balik pengklasifikasian tanaman ganja sebagai narkoba Golongan 1 yang ternyata merupakan hasil ratifikasi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1961.

Sebenarnya, apa manfaat ganja dan kenapa ganja harus dilegalisasi? Pantengin podcast episode terbaru kami, perkaya sudut pandang dan pengetahuanmu.


Baca Juga : NGEPOD: Berhenti Memenjarakan Pengguna Narkoba

Happy 420, frens! Tetap berpikir dalam damai, dan jangan lupa tersenyum!
Bagikan :

Reporter : Mahesa ARK , Ramdan Febrian Arifin , Yudhistira Dwi Putra
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
megapolitan
17 Juli 2019 21:11 WIB

Mencari Tahu Efek Psikologis dari Lagu di Lampu Merah Depok

Kata Wali Kota Depok, lagu ini bisa mengatasi stres ketika macet, benar gak ya?
Nasional
17 Juli 2019 20:37 WIB

Alasan Tim Teknis Pengusutan Kasus Novel Baswedan Dibentuk

Apa bedanya sama tim pencari fakta yang sudah dibentuk? Simak penjelasannya
Nasional
17 Juli 2019 20:15 WIB

Buntut Panjang Unggahan YouTuber Jadi Persoalan Serius

Mungkin kritik dan saran bisa lebih diterima dengan terbuka~
Lifestyle
17 Juli 2019 20:11 WIB

Ulasan Stuber-Evolusi Film Bergaya Buddy Cop

Film buddy cop selalu punya penggemar. Bagaimana dengan Stuber?
Nasional
17 Juli 2019 19:35 WIB

Garuda Indonesia Harus Tahan Kritik

Kritik dan masukan harusnya jadi perbaikan, bukannya malah melaporkan konsumen~