Kamis, 24 Januari 2019
Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto. (Wardhany/era.id)
11 Januari 2019 18:37 WIB

Kubu Jokowi Dukung KPU Tolak Visi Misi Prabowo-Sandi

Menurutnya perubahan visi misi Prabowo-Sandi menyalahi tahapan pemilu
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto mengapresiasi keputusan KPU yang menolak perubahan visi misi paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebab menurutnya, perubahan itu menyalahi tahapan pemilu.

"Kami mendukung sepenuhnya KPU, karena sejak awal komitmen untuk mengikuti seluruh tahapan-tahapan KPU dan penyampaian visi misi memang sudah ditetapkan tanggalnya," kata Hasto kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

Sekjen PDI Perjuangan itu bilang, kurang tepat jika perubahan itu dilakukan saat ini. Apalagi, masa kampanye Pilpres 2019 telah dilakukan. Bahkan, Hasto menilai perubahan visi serta misi di tengah jalan itu menunjukan sifat kepemimpinan yang selalu berubah-ubah dan tidak berprinsip.

"Dalam bahasa rakyat, sederhana saja. Itu kan tidak konsisten. Berubah-ubah. Itu kan bahasa rakyat, bukan bahasa kami," ungkapnya.


Baca Juga : Kubu Jokowi Tak Tahu soal Tabloid Indonesia Barokah

Politikus PDIP itu juga mengatakan, nantinya masyarakat yang akan memberikan penilaian. Apalagi, selama masa kampanye, pihak penantang petahana sering bersikap tak konsisten. Sehingga, ia mendukung penuh keputusan KPU.

"Jadi kami dukung, karena memang sudah seharusnya seperti itu," jelas Hasto.

Supaya kalian tahu, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan koalisinya melakukan revisi terhadap visi-misi pasangan calon nomor urut 02. 

Menurut Dahnil, visi-misi pasangan calon yang sudah direvisi ini sudah dilaporkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia juga menjelaskan, setelah mengalami revisi halaman menjadi lebih banyak yakni 45 halaman. 

Bertambahnya halaman setelah dilakukan revisi lantaran adanya editing dalam tata bahasa agar mudah diserap oleh masyarakat.

"Benar kemarin (diserahkan). Kalau tidak salah oleh Pak Sudirman. Pertama, ada editing dalam tata bahasa supaya mudah ditangkap masyarakat. Kedua, ada tambahan-tambahan diaksi, diprogram supaya lebih detail supaya masyarakat bisa mendapatkan pesan yang lebih konkret. Ketiga, ya desain supaya lebih eye catching, supaya ada nilai estetikanya. Jadi kita dorong estetika dan konten," terangnya. 

Di samping itu, Dahnil mengungkap, apa saja yang menjadi poin krusial pada revisi visi-misi pasangan calon nomor urut 02 ini berorientasi pada ekonomi kebencanaan. Menurut dia, ada aksi yang lebih konkret di sini.

"Misalnya ya yang krusial itu kita berorientasi pada ekonomi kebencanaan. Ini ada aksi yang lebih konkret, misal Pak Prabowo dan Bang Sandi akan mendorong membentuk Kementerian Penanggulangan dan Mitigasi Bencana. Jadi dikonkretkan gitu," jelasnya.
Bagikan :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Teknologi
24 Januari 2019 09:14 WIB

Ahok Bebas, Subscriber Youtube BTP Meroket Dalam Semalam

Apakah ini artinya BTP akan menjadi seorang Youtuber?
Nusantara
24 Januari 2019 09:12 WIB

Asyik, Kirim Buku ke Seluruh Indonesia Gratis

 Kebijakan ini berlaku kalau ngirim lewat Pos Indonesia, di tanggal 17 setiap…
Nasional
24 Januari 2019 09:10 WIB

VIDEO: Penantian Ahokers Hingga Menginap di Mako Brimob

Selain bernyanyi mereka juga berdoa untuk Ahok
Nasional
24 Januari 2019 08:41 WIB

Mencari Tahu Makanan Kesukaan Ahok

Pisang, ayam ketumbar, dan mie goreng seafood Bangka adalah makanan favorit…
Nasional
24 Januari 2019 08:26 WIB

Suasana Mako Brimob Jelang Bebasnya Ahok

Sejumlah massa pendukung Ahok terus berdatangan ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok