Kamis, 24 Januari 2019
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto (Foto: Mery/era.id)
16 Mei 2018 18:20 WIB

Sanksi Berat PNS yang Terlibat Terorisme

Bakal dihukum sesuai undang-undang
Bagikan :


Jakarta, era.id – Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menyebut, harus ada tindakan tegas terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti terlibat jaringan atau aksi terorisme. Menurut dia, hukuman untuk tindak pidana terorisme harus berlaku sama kepada setiap orang.

"Kalau ada PNS yang terlibat (jaringan/aksi terorisme) ya harus ditindak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan ini semuanya kita harus menerapkan aturan yang sama pada siapa pun juga manakala dia terindikasi tentunya harus betul-betul diselidiki," kata Agus di Gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Agus meminta, hukuman terhadap PNS yang terlibat jaringan atau aksi terorisme diperberat. Lantaran, hal itu mencoreng kewibawaan negara.

"Ancaman hukumannya juga cukup berat dan sangat berat karena memang ini merongrong daripada kewibawaan negara dan juga mengguncangkan atau pun juga memberikan hak yang tidak baik terhadap negara ini. Tentunya harus diberikan hukuman yang berat," tuturnya.


Baca Juga : Antasari: Teror Terjadi Kalau KPK Mau Ungkap Kasus

Baca Juga: Istri Terduga Teroris Sidoarjo Ternyata PNS di Kemenag

Diketahui, istri satu orang terduga teroris yang ditembak mati tim Densus 88, Budi Satrijo, merupakan PNS Kementerian Agama (Kemenag) Kanwil Jawa Timur.

"Ya informasi yang kami dapatkan dari Kanwil Jawa Timur, sejumlah aparat Inspektorat Jenderal yang kami terjunkan ke sana, memang betul terkonfirmasi," kata Lukman, Selasa (15/5/2018).

Baca Juga: Kelompk Rusunawa Sidoarjo Berkaitan dengan Teror Gereja

Untuk itu, Lukman menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi bagi aparatur sipil negara (ASN) Kemenag yang terbukti melanggar hukum, regulasi, dan sumpah jabatannya. Lanjut Lukman, hal ini juga menjadi pelajaran penting untuk Kemenag meningkatkan kewaspadaan.

"Ini pelajaran bagi kami untuk lebih ketat, lebih meningkatkan kewaspadaan bahwa seluruh ASN dan keluarganya tentu harus sesuai dengan sumpah dan janji ketika dilantik dan mentaati UU ASN," katanya.
Bagikan :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Fitria Chusna Farisa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
24 Januari 2019 19:09 WIB

Kubu Prabowo Memaknai Salam Tiga Jari Ahok

Ini pertanda tidak ingin terlibat Pilpres 2019
Nasional
24 Januari 2019 18:44 WIB

Hottest Issue Malam, Kamis 24 Januari 2019

Ada berita tentang doa Ahoker, kemunculan Bripda Putri dan OTT Bupati Mesuji 
Olahraga
24 Januari 2019 18:21 WIB

Cedera Kaki Neymar Kambuh Lagi

Tuchel pun pusing tujuh keliling
Peristiwa
24 Januari 2019 17:53 WIB

Temui Kubu Jokowi, Dubes Asing Bantah Berpihak di Pilpres 2019

Enggak ada keberpihakan, ini demokrasi negara orang cuy
Peristiwa
24 Januari 2019 17:47 WIB

Jelang Debat Kedua, Kubu Jokowi Diskusi dengan Tim Ahli

Mereka adalah para ahli di bidang energi, pangan, sumber daya alam, dan lingkungan hidup