Minggu, 21 Oktober 2018
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto (Foto: Mery/era.id)
16 Mei 2018 18:20 WIB

Sanksi Berat PNS yang Terlibat Terorisme

Bakal dihukum sesuai undang-undang
Bagikan :


Jakarta, era.id – Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menyebut, harus ada tindakan tegas terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti terlibat jaringan atau aksi terorisme. Menurut dia, hukuman untuk tindak pidana terorisme harus berlaku sama kepada setiap orang.

"Kalau ada PNS yang terlibat (jaringan/aksi terorisme) ya harus ditindak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan ini semuanya kita harus menerapkan aturan yang sama pada siapa pun juga manakala dia terindikasi tentunya harus betul-betul diselidiki," kata Agus di Gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Agus meminta, hukuman terhadap PNS yang terlibat jaringan atau aksi terorisme diperberat. Lantaran, hal itu mencoreng kewibawaan negara.

"Ancaman hukumannya juga cukup berat dan sangat berat karena memang ini merongrong daripada kewibawaan negara dan juga mengguncangkan atau pun juga memberikan hak yang tidak baik terhadap negara ini. Tentunya harus diberikan hukuman yang berat," tuturnya.


Baca Juga : Oknum Polisi Ancam Penerbangan di Kupang dengan Bom

Baca Juga: Istri Terduga Teroris Sidoarjo Ternyata PNS di Kemenag

Diketahui, istri satu orang terduga teroris yang ditembak mati tim Densus 88, Budi Satrijo, merupakan PNS Kementerian Agama (Kemenag) Kanwil Jawa Timur.

"Ya informasi yang kami dapatkan dari Kanwil Jawa Timur, sejumlah aparat Inspektorat Jenderal yang kami terjunkan ke sana, memang betul terkonfirmasi," kata Lukman, Selasa (15/5/2018).

Baca Juga: Kelompk Rusunawa Sidoarjo Berkaitan dengan Teror Gereja

Untuk itu, Lukman menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi bagi aparatur sipil negara (ASN) Kemenag yang terbukti melanggar hukum, regulasi, dan sumpah jabatannya. Lanjut Lukman, hal ini juga menjadi pelajaran penting untuk Kemenag meningkatkan kewaspadaan.

"Ini pelajaran bagi kami untuk lebih ketat, lebih meningkatkan kewaspadaan bahwa seluruh ASN dan keluarganya tentu harus sesuai dengan sumpah dan janji ketika dilantik dan mentaati UU ASN," katanya.
Bagikan :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Fitria Chusna Farisa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Olahraga
21 Oktober 2018 10:07 WIB

Alhamdulilah, Pecah Juga 'Telur' Salah

Dalam laga lawan Huddersfield Town, salah akhiri paceklik gol di empat laga berturut
Lifestyle
21 Oktober 2018 09:34 WIB

Zayn Malik Luncurkan Single Kelima

Album kedua tinggal menghitung hari
Lifestyle
21 Oktober 2018 09:09 WIB

Putra Jokowi Beli Rumah Laudya Chintya Bella?

Simak info lengkapnya!
Nasional
21 Oktober 2018 07:35 WIB

Masa Ada Azab Bagi Penghina Cebong dan Kampret?

Judul dan ilustrasi di atas hanyalah fiktif dan kreasi liar tim kreatif
 
Lifestyle
21 Oktober 2018 07:14 WIB

Indah Pada Waktunya Ala Galabby Thahira 

Ini dia single kedua dari penyanyi jazz dengan gaya penampilan panggung triple threat