Kamis, 21 November 2019
Gedung Mahkamah Konstitusi (Diah/era.id)
24 Juni 2019 11:52 WIB

Hakim MK Mulai Gelar RPH Putusan Sengketa Pilpres

Ssstttt...Jangan berisik mblo...
Bagikan :


Jakarta, era.id - Rangkaian panjang sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemeriksaan saksi dan ahli dari semua pihak; pemohon, termohon, dan terkait, sudah selesai.

Namun, ini belum akhir dari seluruh rangkaian sidang sengketa Pilpres 2019. Mulai hari ini, majelis hakim akan menggelar rapat permusyawaratan hakim (RPH) hingga 27 Juni mendatang. 

Juru Bicara MK Fajar Laksono bilang, RPH digelar secara tertutup sejak pukul 09.00 WIB. Untuk mengambil putusan sengketa Pilpres 2019, kesembilan majelis hakim menggelar RPH bersama panitera dan pegawai MK yang sebelumnya telah diambil sumpah.

"RPH itu memang sifatnya tertutup. Jadi, hanya hakim kosntitusi dan pegawai tersumpah dalam ruangan RPH," kata Fajar di Gedung MK, Jalan, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).


Baca Juga : KPU Pertimbangkan Hadirkan Saksi Hadapi Gugatan Pileg

Fajar menjelaskan, dalam RPH, majelis hakim MK akan membahas seluruh hal yang berkaitan dengan persidangan PHPU Pilpres 2019 --digelar sejak 14 hingga 21 Juni 2019. Mulai dari alat bukti yang dihadirkan hingga penyusunan kalimat putusan yang bakal dibacakan.



"Apa pun bisa dibahas di sana, alat bukti, diskusi, apa pun termasuk sampai pengambilan keputusan, termasuk membahas kalimat per kalimat yang akan dituangkan dalam putusan MK nanti," ucap dia. 

Meski sudah tak ada sidang, sejak pagi sejumlah personel gabungan TNI-Polri masih bersiaga di depan Gedung Mahkamah Konstitusi. Sementara, Jalan di depan Gedung Mahkamah Konstitusi tepatnya dari arah Patung Kuda menuju Harmoni pun ditutup. Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, rekayasa lalu lintas tersebut telah diterapkan sejak tadi pagi. 

"Tadi pagi kita tutup dialihkan sebagian Jalan Merdeka Barat depan MK dari Sudirman Patung Kuda ke Harmoni lewat Merdeka Selatan atau lewat Budi Kemuliaan," kata Harry. 

Kemudian, arus lalu lintas sebaliknya dari arah Istana Negara menuju Patung Kuda tetap dibuka. Harry bilang, pihaknya belum dapat memastikan kapan kiranya rekayasa lalu lintas di depan Gedung MK tersebut akan kembali dibuka. "Lihat perkembangan situasional di lapangan," ujarnya.
 
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
20 November 2019 22:45 WIB

What's On Today, 20 November 2019

Nikmatilah sensasi baru menikmati berita
Nasional
20 November 2019 20:03 WIB

Eks Napi Korupsi Masih Dilarang Ikut Pilkada 2020, KPU?

Larangan eks napi Korupsi ikut Pilkada dianggap kuno oleh Mendagri
megapolitan
20 November 2019 19:35 WIB

Kartu Pedagang, Solusi Tekan Harga Beras ala Pemprov DKI

Naik Transjakarta dan MRT gratis, pedagang jangan naikkin harga lagi ya..
Nasional
20 November 2019 19:07 WIB

Jadi Ketua KPK, Irjen Firli Tetap Pakai 'Seragam' Polisi

Tak harus resign, cuma lepaskan jabatan
Nusantara
20 November 2019 18:53 WIB

Warga Ternate Tinggalkan Tenda Pengungsian Pascagempa M 7,1

39 rumah mengalami rusak ringan