Rabu, 26 Juni 2019
Gedung MK (Diah/era.id)
13 Juni 2019 09:30 WIB

Persiapan Ketua MK untuk Hadapi Sengketa Pemilu

Doi bakalan nginep dong di MK
Bagikan :


Jakarta, era.id - Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman siap menginap di di Gedung MK saat padatnya jadwal sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2019, baik pilpres maupun pileg nanti. 

Dia juga mengaku sering bekerja hingga larut malam. Tanpa ada jadwal sidang yang padat pun, ia sering begadang biar kerjaannya cepat selesai. 

"Kalau kalian tahu, sampai malam aja tuh masih kerja saya. Bukan karena ada sidang, bukan. Prinsipnya, dari pada berkas nginap di meja saya, mending saya nginap di kantor," tutur Anwar di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (12/6).

Anwar bilang, kebiasaan begadang dan suka menginap di kantornya ini sudah ia lakukan sejak tahun 1997 sewaktu menjabat sebagai Hakim Agung di Mahkamah Agung. 


Baca Juga : Prabowo Bertemu Budi Gunawan, Dahnil: Saya Tidak Tahu

"Tidak ada sidang saja saya pulang malam. Tanggal 1 Juli saja pegawai pulang (mudik) saya belum," tutur dia sembari tertawa. 

Terkait persiapan fisik, Anwar mengatakan tak ada yang perlu ia ubah, pola makannya tetap seperti biasa. Kalau soal kegiatan spiritual, ia biasanya berpuasa sunah dan itu akan ia lakukan nanti saat menghadapi rentetan jadwal sidang perselisihan pemilu.

"Saya sudah bilang semua bergantung sama Allah. Saya biasa salat, Insya Allah puasa juga. Kata Allah, berdoalah kamu niscaya aku berikan. Saya berdoa mudah-mudahan bukan sekadar siapa yang jadi presiden. Yang penting NKRI utuh. Nanti Presiden untuk kita semua, mau 01 dan 02 Presiden kita semua. Tuhannya kan tetap," jelasnya. 


Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman (Diah/era.id)

Lebih lanjut, Anwar menegaskan, kesembilan hakim konstitusi yang akan memimpin sidang PHPU nanti akan tetap menjaga independensi sebagai hakim yang menangani gugatan pemilu, baik pilpres maupun pileg. 

"Siapapun yang mau intervensi, mungkin ada yang dengan berbagai cara, baik moril dan sebagainya, itu tidak akan ada artinya bagi kami. Kami hanya tunduk pada konstitusi dan hanya takut kepada Allah SWT," tegas dia. 
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
megapolitan
25 Juni 2019 21:57 WIB

Mungkin ini Penyebab LRT Velodrome-Kelapa Gading Belum Beroperasi

Ada bau yang tak sedap sepertinya...
 
Nasional
25 Juni 2019 19:15 WIB

TKN Gelar Nobar Putusan Sidang Gugatan Prabowo

Daripada turun ke jalanan dan demo mending nonton di TV
Nasional
25 Juni 2019 18:48 WIB

Bakal Ada Demo di MK, Wiranto: Apa yang Diperjuangkan?

Apa yang kalian cari, wahai ferguso?
Nasional
25 Juni 2019 18:10 WIB

Ahok yang Terseret Kala Denny Indrayana Sindir Eddy Hiariej

Semua karena Ahok....
Nasional
25 Juni 2019 18:05 WIB

VIDEO: Palsukan Ijazah, Pelawak Qomar Ditahan

Qomar telah ditahan sejak Senin malam