Kamis, 02 Juli 2020
Ilustrasi menonton film lewat situs streaming film (Shutterstock)
30 Juni 2020 20:20 WIB

Hati-Hati! Virus Mengintai di Film-Film Ini Saat Streaming Ilegal

Nah loh!
Bagikan :


Jakarta, era.id - Perusahaan keamanan siber McAfee mengungkap adanya risiko berbahaya dari aktivitas mencari konten hiburan gratis di internet. Hal itu seiring dengan meningkatnya aktivitas menonton film dan serial menggunakan platform online.

"Selama masa PSBB, terlihat lonjakan dalam konsumsi video online dikarenakan adanya peralihan pengguna ke platform hiburan alternatif. Hal ini menciptakan celah yang besar bagi kejahatan siber," ujar Head of Southeast Asia Consumer, McAfee, Shashwat Khandelwal, dalam keterangan tertulis, dikutip Antara, Selasa (20/6/2020).

"Sejarah telah membuktikan bahwa penjahat siber mengikuti tren dan perilaku pengguna untuk membangun strategi scam mereka. Maka kesadaran pada pengguna saat online sangat penting untuk menghindari situs web berbahaya berisi malware yang dapat mencuri informasi personal, seperti passwords," dia menambahkan.

Setelah menganalisis tren konsumsi hiburan online yang populer di seluruh platform streaming, McAfee mengungkap lima judul film dan serial televisi yang menjadi paling sering dicari masyarakat Indonesia.


Baca Juga : Mengenal Virus Ebola yang Kembali Muncul di Kongo, Bagaimana Penyebarannya?

Menurut hasil riset McAfee, film Frozen 2 dan serial televisi The World of The Married menempati urutan pertama di masing-masing kategori.

Pada kategori film, urutan selanjutnya adalah, Parasite, Milea: Suara dari Dilan, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, dan Jumanji: The Next Level. Sementara, pada kategori serial terdapat Crash Landing On You, Money Heist, Hi, Bye Mama!, dan Pretty Little Liars Indonesia.

McAfee mengidentifikasi tipe film dan serial televisi yang berpotensi menjadi target kejahatan siber berdasarkan popularitas dan jumlah download atau streaming yang tinggi.

Saat perusahaan streaming berbayar berlomba-lomba untuk menciptakan konten yang original dan eksklusif untuk menarik perhatian dan mempertahankan pelanggan mereka, tidak sedikit masyarakat yang memilih konten gratis dibanding layanan berbayar.

Hal ini dinilai dapat membuka celah kejahatan siber melalui situs-situs gratis tersebut, sehingga masyarakat dihimbau untuk lebih berhati-hati.

McAfee mengimbau untuk mengakses konten tersebut dari sumber yang terpercaya. Hal yang paling aman untuk dilakukan adalah berlangganan ke situs streaming yang terpercaya atau mengunduh film dari sumber, seperti iTunes atau Amazon, dan menjauhi situs-situs yang menjanjikan konten gratis karena berpotensi malware.

Menurut McAfee, banyak situs streaming ilegal yang dipenuhi oleh malware yang menyamar sebagai konten. Untuk itu, perlu menjauhkan perangkat teknologi dari kemungkinan virus dan mulai berlangganan atau streaming dari situs yang terpercaya.

Tidak hanya itu, kejahatan siber juga dapat mengancam melalui apa yang diakses anak di internet, sehingga orang tua perlu membatasi penggunaan internet pada anak, dan menggunakan perangkat lunak yang berfungsi untuk mengurangi risiko akan paparan ke situs web yang berbahaya atau tidak sesuai umur.
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
ide
02 Juli 2020 13:01 WIB

Jejak Kolonial di RSHS Bandung dan Julukan RS Ranca Badak dari Masyarakat

Sudah empat kali ganti nama sejak tahun 1920-an
Lifestyle
02 Juli 2020 13:00 WIB

Lelah Dihujat Warganet, YoonA SNSD Akhinya Minta Maaf

Berpikir dulu sebelum bertindak ya
Nasional
02 Juli 2020 12:50 WIB

Djoko Tjandra Diduga Ubah Nama Jadi Joko Tjandra Biar bisa Masuk Indonesia

Ganti nama di pengadilan Papua
 
Nasional
02 Juli 2020 12:32 WIB

Ini Alasan Paket Pelatihan Program Kartu Prakerja Dihentikan

Insentif diambil, pelatihannya dicuekin