Rabu, 26 Juni 2019
Pengumuman Rekapitulasi Suara Nasional (Diah/era.id)
21 Mei 2019 10:23 WIB

Bantahan KPU Percepat Pengumuman Hasil Pilpres 2019

KPU enggak pake sistem Sangkuriang atau SKS rekapitulasi pemilu 2019
Bagikan :


Jakarta, era.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menuntaskan rekapitulasi suara nasional. Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin keluar sebagai pemenang Pilpres 2019.

Pengumuman hasil rekapitulasi nasional ini dilakukan satu hari lebih cepat dari jadwal KPU yakni pada Rabu (22/5/2019). Ketua KPU Arief Budiman memastikan pengumuman tersebut telah dilakukan sesuai dokumen hasil penghitungan suara yang telah selesai. 

Dirinya juga membantah KPU sengaja mempercepat proses rekapitulasi suara nasional untuk menghindari aksi unjuk rasa. Diketahui rencananya ada sejumlah aksi massa yang bakal digelar pada 22 Mei.

"Bukan dipercepat, memang kalo sudah selesai ya selesai. Coba kamu lihat cara kita membahas tadi, kan biasa saja. Kalau memang sudah selesai masa kita tunda besok. Kan udah selesai," ujar Arief di KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari tadi.


Baca Juga : Sambil Selesaikan Pemilu 2019, KPU Bersiap Hadapi Pilkada 2020

Menurut Arief, KPU tak ingin menunda pengumuman hasil rekapitulasi nasional. "Sebetulnya kan publikan berharap juga ini segera diputuskan. Kalau kami bisa melakukan jauh lebih cepat tentu publik senang."

Usai pengumuman hasil rekapitulasi nasional, tahapan selanjutnya KPU akan menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih. Arief mengatakan pihaknya akan menunggu selama tiga hari, terhitung hari ini untuk menunggu apakah ada paslon yang tidak puas dengan hasil penghitungan suara untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Setelah 3x24 jam, akan ada kesempatan waktu untuk mereka yang mengajukan sengketa ke MK. Kalau enggak ada pengajuan sengketa MK, misalnya hari ini 21, maka tanggal 22, 23, 24, maka KPU punya kesempatan menetapkan calon terpilih dan perolehannya," jelas Arief.

Meski pengumuman hasil rekapitulasi nasional telah dilakukan, bukan berarti pengawalan di KPU dilonggarkan. Sejak Senin (21/5) malam, petugas kepolisian sudah berjaga di luar gedung KPU. 



Selain menjaga area gedung KPU, kepolisian juga mengalihkan arus lalu lintas di Jalan Imam Bonjol. Pengendara motor dan mobil dari Jalan Pangeran Diponegoro yang berencana menuju Bundaran HI, dialihkan menuju Jalan Hos Cokroaminoto. 

Sedangkan pengendara dari Jalan Hos Cokroaminoto, akan diarahkan ke Jalan Sarinah, untuk kemudian menuju Bundaran HI. Begitu pun kendaraan dari arah Bundaran HI yang menuju Jalan Pangeran Diponegoro dialihkan menuju Jalan Haji Agus Salim.
 
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
megapolitan
25 Juni 2019 21:57 WIB

Mungkin ini Penyebab LRT Velodrome-Kelapa Gading Belum Beroperasi

Ada bau yang tak sedap sepertinya...
 
Nasional
25 Juni 2019 19:15 WIB

TKN Gelar Nobar Putusan Sidang Gugatan Prabowo

Daripada turun ke jalanan dan demo mending nonton di TV
Nasional
25 Juni 2019 18:48 WIB

Bakal Ada Demo di MK, Wiranto: Apa yang Diperjuangkan?

Apa yang kalian cari, wahai ferguso?
Nasional
25 Juni 2019 18:10 WIB

Ahok yang Terseret Kala Denny Indrayana Sindir Eddy Hiariej

Semua karena Ahok....
Nasional
25 Juni 2019 18:05 WIB

VIDEO: Palsukan Ijazah, Pelawak Qomar Ditahan

Qomar telah ditahan sejak Senin malam