Selasa, 17 September 2019
Pengumuman Rekapitulasi Suara Nasional (Diah/era.id)
21 Mei 2019 10:23 WIB

Bantahan KPU Percepat Pengumuman Hasil Pilpres 2019

KPU enggak pake sistem Sangkuriang atau SKS rekapitulasi pemilu 2019
Bagikan :


Jakarta, era.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menuntaskan rekapitulasi suara nasional. Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin keluar sebagai pemenang Pilpres 2019.

Pengumuman hasil rekapitulasi nasional ini dilakukan satu hari lebih cepat dari jadwal KPU yakni pada Rabu (22/5/2019). Ketua KPU Arief Budiman memastikan pengumuman tersebut telah dilakukan sesuai dokumen hasil penghitungan suara yang telah selesai. 

Dirinya juga membantah KPU sengaja mempercepat proses rekapitulasi suara nasional untuk menghindari aksi unjuk rasa. Diketahui rencananya ada sejumlah aksi massa yang bakal digelar pada 22 Mei.

"Bukan dipercepat, memang kalo sudah selesai ya selesai. Coba kamu lihat cara kita membahas tadi, kan biasa saja. Kalau memang sudah selesai masa kita tunda besok. Kan udah selesai," ujar Arief di KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari tadi.


Baca Juga : KPU Perlu Evaluasi Internal Usai Dua Komisionernya Diberhentikan DKPP

Menurut Arief, KPU tak ingin menunda pengumuman hasil rekapitulasi nasional. "Sebetulnya kan publikan berharap juga ini segera diputuskan. Kalau kami bisa melakukan jauh lebih cepat tentu publik senang."

Usai pengumuman hasil rekapitulasi nasional, tahapan selanjutnya KPU akan menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih. Arief mengatakan pihaknya akan menunggu selama tiga hari, terhitung hari ini untuk menunggu apakah ada paslon yang tidak puas dengan hasil penghitungan suara untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Setelah 3x24 jam, akan ada kesempatan waktu untuk mereka yang mengajukan sengketa ke MK. Kalau enggak ada pengajuan sengketa MK, misalnya hari ini 21, maka tanggal 22, 23, 24, maka KPU punya kesempatan menetapkan calon terpilih dan perolehannya," jelas Arief.

Meski pengumuman hasil rekapitulasi nasional telah dilakukan, bukan berarti pengawalan di KPU dilonggarkan. Sejak Senin (21/5) malam, petugas kepolisian sudah berjaga di luar gedung KPU. 



Selain menjaga area gedung KPU, kepolisian juga mengalihkan arus lalu lintas di Jalan Imam Bonjol. Pengendara motor dan mobil dari Jalan Pangeran Diponegoro yang berencana menuju Bundaran HI, dialihkan menuju Jalan Hos Cokroaminoto. 

Sedangkan pengendara dari Jalan Hos Cokroaminoto, akan diarahkan ke Jalan Sarinah, untuk kemudian menuju Bundaran HI. Begitu pun kendaraan dari arah Bundaran HI yang menuju Jalan Pangeran Diponegoro dialihkan menuju Jalan Haji Agus Salim.
 
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
17 September 2019 19:43 WIB

Klaim Pembahasan RUU KPK yang Tak Buru-Buru

Kata mereka yang buat, ini bukan barang baru karena sudah lama dibahas
Nasional
17 September 2019 19:28 WIB

Pengesahan RUU KPK di Tengah Derasnya Arus Penolakan

Tok! DPR resmi sahkan RUU KPK yang dianggap melemahkan pemberantasan korupsi
Internasional
17 September 2019 19:02 WIB

Kisah Penyintas Kanker Pecahkan Rekor Renang di Inggris

Setahun lalu, ia menderita kanker. Hari ini ia jadi salah satu perenang terkuat di bumi
Internasional
17 September 2019 19:01 WIB

Vladimir Putin Kutip Ayat Alquran Serukan Perdamaian di Yaman

Karena berdamai itu indah mblo~
Nasional
17 September 2019 17:56 WIB

Dewan Pengawas KPK di Tangan Presiden

Presiden akan segera membentuk panitia seleksi untuk mencari anggota Dewan Pengawas