Selasa, 22 Oktober 2019
Kantor KPU (Anto/era.id)
20 Juni 2019 16:49 WIB

Ternyata, Situng KPU Masih Punya Kelemahan

Kelemahannya adalah belum ada pemisahan data yang valid dan invalid
Bagikan :


Jakarta, era.id - Hakim Mahkamah Konstitusi Enny Nurbaningsih meminta saksi ahli yang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Marsudi Wahyu Kisworo untuk menjelaskan kelemahan sistem informasi penghitungan suara (Situng) KPU. 

Sebelumnya, Marsudi menerangkan Situng aman dan kebal dari serangan apapun, meskipun Web KPU diserang oleh peretas setiap hari.

"Dari sisi keahlian Prof Marsudi, sekarang masih ada tidak titik lemah dari Situng?" tanya Enny dalm ruang sidang Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).

Marsudi mengawali jawabannya dengan menjelaskan peran Situng. Kata dia, Situng merupakan alat yang penting dan berguna untuk mengajak partispasi masyarakat untuk memantau perhitungan hasil pemilu. 


Baca Juga : Kali Kedua MA Tolak Permohonan Gugatan Prabowo-Sandi

"Dengan adanya Situng ini, semua pihak bisa ikut berpartisipasi, misalnya teman-teman saya di Jaga TPS, di Netgrit, di kawal pemilu juga ikut monitor," ucap Marsudi. 


Tangkap layar dari laman resmi KPU

Tapi, Marsudi mengakui Situng tetap punya kekurangan. Ia sempat menulis dalam blog pribadinya dengan judul Situng Jilid Dua. 

Kelemahannya, kata dia, data yang tervalidasi dan yang belum tervalidasi dalam Situng masih menjadi satu.

"Harusnya Situng tampilkan antara data tervalidasi dan validasi ditempat terpisah. Akibatnya, tercampurlah data yang salah maupun yang benar itu jadi satu," tutur dia. 

Marsudi memberi masukan untuk KPU agar pada pemilu berikutnya, tampilan Situng dijadikan dua halaman, satu untuk yang tervalidasi, satu lagi yang belum.

Di dalam bidang sisi informasi, hal itu sah selama KPU menyatakan memang belum tervalidasi. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih melakukan koreksi dengan baik. 

"Harapannya, nanti keributan semacam ini di 2024 tidak terjadi lagi, karena masyarakat sudah tahu ini datanya sudah valid dan mana yang belum valid," jelasnya.
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
22 Oktober 2019 21:14 WIB

King Gizzard & the Lizard Wizard Siap Entak Jakarta

Kolektif Ibu Kota Studiorama jadi yang paling bertanggung jawab soal ini!
Nasional
22 Oktober 2019 20:38 WIB

Johnny G Plate dan Dokter Terawan dalam Jajaran Kabinet

Apa saja posisi yang bakal mereka tempati? Sudah tahu?
Nasional
22 Oktober 2019 20:27 WIB

What's On Today, 22 Oktober 2019

Nikmatilah sensasi baru mendengarkan berita
Nusantara
22 Oktober 2019 20:25 WIB

Fenomena Crosshijaber dari Sudut Pandang Waria

"Crosshijaber stigma baru bagi kami"