Rabu, 08 April 2020
Actemra (Dailystar)
26 Maret 2020 10:41 WIB

Obat Radang Sendi Diklaim Cespleng Sembuhkan Pasien COVID-19

90 persen pasien bergejala berat bisa sembuh
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sebuah obat diklaim manjur menyembuhkan 90 persen pasien COVID-19 dengan gejala berat. Obat tersebut pertama kali diuji coba kepada 20 pasien dengan gejala kritis di dua rumah sakit terpisah di Provinsi Anhui, China pada pertengahan Februari lalu. Hasilnya, 19 pasien di antaranya bisa sembuh setelah menjalani terapi dan perawatan selama rata-rata 13,5 hari.

Obat radang sendi Tocilizumab, atau dikenal sebagai Actemra yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Swiss Roche, diberikan kepada 20 orang pasien dengan gejala berat. Tocilizumab diklaim mampu mengobati sesak napas parah yang dialami pasien.

Tocilizumab membantu menurunkan kadar protein Interleukin 6 (IL-6) tinggi yang mendorong beberapa penyakit radang paru (pneumonia).

Genetech, sebuah perusahaan bioteknologi yang berbasis di Amerika, sedang menguji Tocilizumab agar dapat digunakan untuk mengobati pasien COVID-19 di Amerika yang menjadi negara dengan kematian tertinggi ketiga di dunia.


Baca Juga : Kabar Baik, Obat Cacing Bisa Bunuh Virus Korona dalam 48 Jam

Uji coba akan akan melibatkan sekitar 330 pasien di seluruh dunia secara acak selama 60 hari, dan akan mulai pada awal April.

“Kami sedang memulai uji klinis untuk mempelajari Actemra untuk perawatan orang yang dirawat di rumah sakit dengan pneumonia COVID-19, sehingga kami dapat lebih baik menentukan peran potensial Actemra dalam memerangi penyakit ini," ujar Kepala petugas medis Genentech Levi Garraway, seperti dilansir Dailymail, Kamis (26/3/2020).

"Dalam masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, pengumuman hari ini adalah contoh penting tentang bagaimana industri dan regulator dapat berkolaborasi dengan cepat untuk mengatasi pandemi COVID-19, dan kami akan membagikan hasilnya sesegera mungkin," lanjutnya.

Di China, para peneliti juga sedang menguji Tocilizumab dalam uji klinis baru kepada 188 pasien dan akan berlangsung hingga 10 Mei.

Jumat lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan uji coba global yang dinamakan SOLIDARITY untuk menggunakan obat-obatan yang mungkin membantu mengendalikan virus.

 
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
07 April 2020 21:10 WIB

What's On Today, 7 April 2020

Podcast berita Indonesia terkini yang disajikan dengan cara berbeda
Lifestyle
07 April 2020 21:01 WIB

Kiat Sukses Sinetron Ramadan Tahun 90an

Jadi pengen kembali ke masa-masa itu, saat korona belum menyerang
megapolitan
07 April 2020 20:35 WIB

Manfaat dari Penerapan PSBB di Jakarta

Kurangnya kerumunan orang
megapolitan
07 April 2020 20:01 WIB

Siap-Siap, Polisi 'Razia' Suhu Tubuh di Jalanan

Pakai drone mendeteksi suhu tubuh
Kuliner
07 April 2020 19:09 WIB

Khasiat Sayur Lodeh yang Ternyata Bisa Obati Kanker

Beruntunglah kalian pecinta sayur lodeh~