Rabu, 19 Februari 2020
Tetsu Nakamura (AFP)
05 Desember 2019 08:17 WIB

Kisah Dokter Jepang di Afghanistan: Mengabdi Puluhan Tahun dan Tewas Ditembak

Dia yang bantu warga Afghanistan sejak 1980, malah terbunuh oleh orang yang dicintai
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sekelompok pria bersenjata menembak mati enam orang, termasuk Kepala Agen Bantuan Jepang, Tetsu Nakamura pada hari Rabu (4/12) waktu setempat. Serangan dilakukan di Jalalabad, Afghanistan Timur.

Padahal jasa Nakamura di bidang kemanusian tak bisa dipungkiri. Pria 73 tahun itu sudah mengabdi puluhan tahun di negara konflik itu sebagai dokter. Ia mulai menginjakkan kaki di Islamabad pada 1980 silam.

Dilansir Reuters, penyergapan itu terjadi seminggu setelah serangan granat terhadap kendaraan PBB di Kabul. Hal ini otomatis menambah kekhawatiran bagi mereka yang melakukan pekerjaan kemanusiaan di tengah negara yang sedang berkonflik tersebut. 


Tetsu Nakamura (AFP)


Baca Juga : Cerita Dokter Tetsu Nakamura yang Ingin Hijaukan Gurun Afghanistan

Juru Bicara Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Sediq Seddiqi, mengatakan, Nakamura merupakan salah satu sahabat dekat Afghanistan.

"(Dia) Mengabdikan hidup untuk membantu dan bekerja sama dengan warga kami," kata Seddiqi.

Sementara itu, Juru Bicara Gubernur Nangarhar Attaullah Khogyani, mengatakan Nakamura sempat dirawat karena luka parah akibat terkena tembakan di dada dalam serangan. Dia mengembuskan napas terakhir saat dirujuk ke Bagram.

Serangan itu juga menewaskan lima warga Afghanistan. Tiga di antaranya merupakan pengawal Nakamura, supie dan kerabatnya.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Juru bicara Taliban Afghanistan, Zabihullah Mujahid mengklaim pihaknya tidak terlibat dalam serangan penembakan itu.
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
19 Februari 2020 17:27 WIB

TNI AU Upgrade Satu F-16 Jadi Lebih Canggih

PT. Dirgantara Indonesia X Lockheed Martin Amerika Serikat
Lifestyle
19 Februari 2020 17:04 WIB

Merek Dagang The Beatles Menang di Pengadilan

Gugatan ini sudah dilayangkan oleh pihak Apple Corps dan Subafilms sejak November 2019
Nasional
19 Februari 2020 16:28 WIB

Server Jadi 'Kambing Hitam' Kesalahan Data Imigrasi Harun Masiku

Ada 120.661 orang yang tak terdata di server pusat
megapolitan
19 Februari 2020 16:25 WIB

VIDEO: Dituduh Culik Anak, Wanita Ini Minta Bantuan Komnas PA

Dia mengaku mendapat wasiat dari mendiang ayah sang anak
Lifestyle
19 Februari 2020 16:03 WIB

Mantan Anggota One Directions Dirampok

Ia ditodong dengan pisau saat sedang berada di Hampstead, London