Minggu, 21 Oktober 2018
Ilustrasi (era.id)
11 Oktober 2018 18:38 WIB

Hottest Issue Malam, Kamis 11 Oktober 2018

Dari kabar diusirnya relawan asing di Palu sampai hilangnya jurnalis Arab Saudi di Turki
Bagikan :


Jakarta, era.id - Enggak terasa sudah hari Kamis aja nih, dan kami masih tetap setiap lho untuk menyajikan Hottest Issue untuk kalian yang ketinggalan informasi sejak siang hingga saat ini. Apa saja ya isu terpanas malam ini. Yuk simak rangkumannya!

1. Relawan Asing Diusir

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melarang ormas dan relawan asing untuk masuk ke lokasi penanganan bencana di Palu dan Donggala. Ormas dan relawan asing yang ingin membantu harus memiliki izin yang jelas sebelum datang ke lokasi penanganan bencana.

"Kalau ada ormas asing dengan spesifikasi tenaga medis, SAR, kita tidak memerlukan itu. Mereka yang sudah nyelonong masuk ke Palu tentu saja kita imbau untuk keluar," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dilansir Antara, Kamis (11/10/2018).


Baca Juga : Hottest Issue Malam, Jumat 19 Oktober 2018

Baca Juga : Bantu Bencana Sulteng, Relawan Asing Diminta Koordinasi

Dia mengatakan ormas asing yang ingin terlibat dalam penanganan darurat bencana di Palu harus bekerja sama dengan mitra lokal. Mereka juga diminta untuk berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia. Tujuannya agar proses penanganan bencana ini berjalan dengan baik dan tidak terjadi penumpukan di satu titik.

2. Pendiri Roti Bakar Eddy Meninggal

Kabar duka datang bagi kalian pencinta roti bakar di Jakarta. Edi Supardi yang merupakan pemilik dan pendiri Roti Bakar Eddy, telah meninggal dunia dalam usia 67 tahun. 

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun ..... Selamat jalan Bapak," tulis Risdianti Edi Supardi, putri Edi di akun Instagramnya, Kamis (11/10/2018).

Tidak dijelaskan lebih lanjut tentang sakit ataupun penyebab meninggalnya Edi. Hanya saja, almarhum akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Kabar duka tersebut sampai ke pencinta kuliner, khususnya 'roti bakar' di Jakarta. Banyak warganet yang menyampaikan berbelasungkawa atas meninggalnya pendiri Roti Bakar Eddy itu.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun ..... Selamat jalan Bapak????????????????????

Sebuah kiriman dibagikan oleh Risdianti Edi Supardi (Risdy) (@risdiantiedi) pada


3. Topan Terhebat Terjang AS
 
Badai Michael yang menghantam Florida pada Rabu (10/10) kemarin, telah mengakibatkan banjir besar di kota-kota pantai, merendam rumah-rumah dan menumbangkan pohon-pohon. Badai tersebut disebut-sebut paling kuat di Amerika Serikat selama lebih dari satu abad.

Dalam dua hari, badai Michael tercatat mengalami peningkatan status menjadi badai kategori 4, dalam skala dengan maksimum lima. Badai Michael mencapai Florida dengan kecepatan angin 250 km/jam. Tidak pernah dalam sejarah cuaca di AS sebelumnya mengenai badai sekuat itu pada bulan Oktober.
 

4. Gempa Situbondo Tak Terkait Palu

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menegaskan, gempa yang mengguncang Situbondo tidak memiliki hubungan dengan gempa di Sulawesi Tengah. Gempa Situbondo ini terjadi, dini hari tadi, Kamis (11/10) sementara gempa di Sulteng terjadi pada Jumat (28/9).

"Jadi, jika ada yang menanyakan apakah itu berhubungan, saya tegaskan tidak ada kaitannya antara gempa Situbondo dengan gempa Palu," ungkap Sutopo di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).

Saat itu, waktu menunjukkkan pukul 01.57 WIB. Saat semua orang sedang tertidur lelap. Bencana yang tak disangka itu datang. Gempa 6,3 SR di Situbondo bikin panik sebagian warga di Bali, Banyuwangi hingga Surabaya.


Salah satu kerusakan di rumah warga di Sumenep (Kredit foto: Sutopo)

Baca Juga : Gempa Situbondo Tidak Berkaitan dengan Gempa Sulteng

Gempa ini berasal dari laut. Terletak di koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur. Gempa berkekuatan 6,3 skala Richter yang berpusat di laut Situbondo kedalaman 12 km tersebut, kata Sutopo tidak berpotensi tsunami.

5. Jurnalis Arab Hilang di Turki

Hilangnya jurnalis veteran Arab Saudi, Jamal Khashoggi memancing reaksi dunia. Setelah Presiden Amerika, Donald Trump dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan angkat bicara, kini seruan pengusutan hilangnya Khashoggi disuarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga : Dunia Mencari Jamal Khashoggi

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric berharap pemerintah Arab Saudi dan Turki bisa bekerja sama dalam penyelidikan. Kata Dujarric, PBB memang belum secara resmi campur tangan dalam kasus ini, namun kata dia PBB akan memantau kasus ini secara seksama.

Khashoggi yang merupakan penulis kolom tetap The Washington Post hilang setelah mendatangi Gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. Laporan hilangnya Khashoggi pertama kali dilaporkan oleh tunangannya, Hatice Cengiz.

Khashoggi dinyatakan hilang sejak 2 Oktober lalu. Hilangnya Khashogi menimbulkan kecurigaan, sebab ia dikenal sering melontarkan kritik terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah Arab Saudi.


Jamal Khashoggi (Sumber: Instagram/@jkhashoggi)
Bagikan :
Topik :

Reporter : Ahmad Sahroji
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
21 Oktober 2018 12:03 WIB

Panduan Menghayati Hari Santri buat Milenial

Hari Santri punya makna mendalam soal perjuangan dan persatuan bangsa, gimana ceritanya?
Lifestyle
21 Oktober 2018 11:23 WIB

Melihat Lebih Dekat Produksi FTV Azab

Dari aktor yang lupa nama karakter sendiri hingga mengorek pandangan sang sutradara
Lifestyle
21 Oktober 2018 11:03 WIB

Mimpi Dwi Sasono Ajak Keluarga Keliling Jawa

Mobil, Pulau Jawa, pemandangan, dan budaya Indonesia
Olahraga
21 Oktober 2018 10:07 WIB

Alhamdulilah, Pecah Juga 'Telur' Salah

Dalam laga lawan Huddersfield Town, salah akhiri paceklik gol di empat laga berturut
Lifestyle
21 Oktober 2018 09:34 WIB

Zayn Malik Luncurkan Single Kelima

Album kedua tinggal menghitung hari