Kamis, 18 April 2019
Ilustrasi apk caleg (Anto/era.id)
15 April 2019 12:12 WIB

Akhirnya Pandangan Mata Bersih dari Peraga Kampanye

Foto dalam artikel ini diambil sebelum masa tenang kampanye tiba
Bagikan :


Jakarta, era.id - Ada pemandangan berbeda yang tampak pada jalanan dan ruang terbuka lainnya hari ini. Pada terik matahari jelang siang dengan suhu sekitar 30 derajat celsius hari ini, sudah tak ada lagi spanduk, poster, videotron, umbu-umbul, atau apalah itu yang memuat tentang capres-cawapres, caleg dan partai politik peserta pemilu 2019.

Jelas tak ada, karena masa kampanye sudah berakhir sejak Sabtu (13/4) dan masa tenang telah berlangsung dari kemarin hingga lusa, sehari sebelum hari pemungutan suara. 

Merujuk pada Pasal 24 dan 25 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Kampanye Pemilu menyebutkan, pada masa peserta pemilu dilarang melaksanakan kampanye dalam bentuk apa pun.

"Masa tenang itu adalah tanda bahwa berakhirnya masa kampanye, yang paling utama adalah kegiatan kampanye harus selesai, harus berhenti," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan beberapa waktu lalu. 


Baca Juga : Sabar Jangan Lebay Lihat Real Quick Count KPU

Jadi, seharusnya memang sudah tidak ada lagi alat peraga kampanye yang memuat citra diri seperti visi-misi program peserta pemilu, ajakan memilih, atau bentuk lainnya yang mengarah pada kampanye yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu.

Ketua Bawaslu Abhan bilang, kalau masih ada yang bandel enggak mencopot APK di ruang terbuka, bakalan ada sanksi yang dikenakan. 

"Ketika masuk masa tenang, tidak ada kegiatan namanya kampanye dalam bentuk apapun. Dan itu bisa larangan dan masuk kategori sanksi pidana pemilu berupa kampanye di luar jadwal," ucap Abhan. 

Tapi, bukan berarti KPU bisa leha-leha dan tinggal bekerja pada masa pencoblosan tiba. Wahyu bilang, KPU tetap menggencarkan sosialisasi kepada pemilih untuk tetap bisa mencoblos. 

"Di saat hari tenang, KPU tetap akan bekerja, kpu tetap memberikan sosialisasi kepada masyarakat pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya di 17 April 2019," ungkap Wahyu. 

Nah, mengingat sekarang sudah tidak ada lagi alat peraga kampanye yang bertebaran di jalan dan tak ada lagi kegiatan kampanye oleh peserta pemilu, Wahyu bilang inilah saat yang tepat bagi pemilih yang masih galau untuk bisa memantapkan pilihannya. 

"Saat memasuki masa tenang nanti, seluruh masyarakat itu diharapkan bisa mawas diri, berkontemplasi memasuki masa tenang, menjernihkan pikiran sehingga dapat menggunakan hak politiknya dengan sebaik-baiknya," jelas Wahyu.

Bagikan :
Topik :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Riki Noviana
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Peristiwa
18 April 2019 19:19 WIB

Prabowo Bantah Bertemu Utusan Jokowi

Utusan presiden QC bertemu presiden RC BPN, bingung kan shay~
Nasional
18 April 2019 19:07 WIB

BPN Desak KPU Cabut Izin Quick Count Lembaga Survei

BPN sebut sejumlah kejanggalan dalam quick count
Peristiwa
18 April 2019 19:01 WIB

Prabowo Klaim Kemenangannya Ditemani Sandiaga

Dua capres ngaku menang, biar adil bikin dua shift aja kali yak~
Peristiwa
18 April 2019 18:09 WIB

Alasan Jokowi Kembali Kumpulkan Koalisinya di Plataran Resto

Karena Platara Resto adalah koentji~
Analisa
18 April 2019 18:03 WIB

Psikolog: Caleg Stres karena Terlalu Ngarep Menang

Sabar ya leg, emang nasibnya begitu~