Kamis, 24 Januari 2019
Ilustrasi (Pixabay)
13 Januari 2019 03:08 WIB

Eduard Sirait Berpulang Setelah 'Keluarga Cemara' Tayang

Dialah sutradara salah satu serial TV paling fenomenal di jaman dulu
Bagikan :


Jakarta, era.id - "Harta yang paling berharga dalah keluarga/ Puisi yang paling bermakna adalah keluarga/Istana yang paling indah adalah keluarga/Mutiara tiada tara adalah keluarga/ Selamat pagi Emak/ selamat pagi, Abah."

Tahun 1996 silam, lagu ini begitu melekat di kalangan anak-anak, bahkan hingga orang dewasa. Sinetron 'Keluarga Cemara' memang menjadi salah tayangan televisi terbaik kala itu --mungkin bisa juga hingga sekarang--.

Sungguh, kita pantas berterima kasih kepada Eduard Pesta Sirait, sang sutradara yang berkolaborasi ciamik bareng Arswendo Atmowiloto melalui skenarionya. Dalam tayangan itu, tak ada tuh cerita soal perselingkuhan, kamera yang berpindah-pindah dengan cepat, atau cerita azab yang sungguh teramat tak masuk akal. Keluarga Cemara adalah soal keluarga dan cinta kasih.

Tak heran, film Keluarga Cemara yang diangkat ke layar lebar pun mendapat sambutan hangat dari penonton. Belum dua pekan dia beredar di bioskop-bioskop, film ini sudah berhasil mengumpulkan penonton hingga hampir menyentuh 750 ribu.


Baca Juga : Adipati Dolken Tak Ganggu Chemistry Dilan-Milea

Di saat euforia penyambutan positif Keluarga Cemara movie, kabar duka justru berhembus. Eduard Pesta Sirait berpulang, Sabtu (12/1) sore pukul 17.55 WIB di RS. Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ia wafat dalam usia 76 tahun.

Edu, begitu panggilan akrabnya, termasuk sutradara film yang karya-karyanya selalu diperhitungkan dalam ajang Festival Film Indonesia. Beberapa yang pernah tercatat meraih Piala Citra FFI, lambang supremasi tertinggi film Indonesia, adalah  "Gadis Penakluk" (1981), "Bukan Istri Pilihan" (1981), dan "Bila Saatnya Tiba" (1985). Edu lahir di Tapanuli, 7 Agustus 1942. Ia banyak mengantarkan aktris masuk nominasi di Festival Film Indonesia. 

Selamat jalan Edu, terima kasih untuk semua karya yang kau buat dengan penuh cinta

 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Moksa Hutasoit
Editor : Moksa Hutasoit
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
24 Januari 2019 09:51 WIB

Ahok di Balik Jeruji: Membaca Sampai Membuat Buku

Bukunya berjudul Kebijakan Ahok dan diluncurkan pada Agustus 2018
Teknologi
24 Januari 2019 09:14 WIB

Ahok Bebas, Subscriber YouTube 'Panggil Saya BTP' Melejit

Apakah ini artinya BTP akan menjadi seorang Youtuber?
Nusantara
24 Januari 2019 09:12 WIB

Asyik, Kirim Buku ke Seluruh Indonesia Gratis

 Kebijakan ini berlaku kalau ngirim lewat Pos Indonesia, di tanggal 17 setiap…
Nasional
24 Januari 2019 09:10 WIB

VIDEO: Penantian Ahokers Hingga Menginap di Mako Brimob

Selain bernyanyi mereka juga berdoa untuk Ahok
Nasional
24 Januari 2019 08:41 WIB

Mencari Tahu Makanan Kesukaan Ahok

Pisang, ayam ketumbar, dan mie goreng seafood Bangka adalah makanan favorit…