Sabtu, 20 April 2019
KSP Moeldoko memimpin rapat dengan tema 'Langkah Berani Pulihkan Lingkungan' di Kantor Staf Presiden (Diah/era.id)
12 Februari 2019 17:19 WIB

Moeldoko: Pemerintah Punya Tanggung Jawab Promosi Pencapaiannya

Tapi, sebentar lagi debat capres kedua nih, pak
Bagikan :


Jakarta, era.id - Pemerintah beberapa kali mengadakan diskusi dan pemaparan soal pencapaian kinerja dalam empat tahun kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bilang itu memang sebagai bentuk promosi.

"Pemerintah punya tanggung jawab untuk mempromosikan, dalam arti menyampaikan kepada masyarakat atas apa yang pemerintah lakukan. Masyarakat punya hak untuk dapatkan informasi," tutur Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Kata Moeldoko, itulah alasan dirinya menyelenggarakan diskusi bertajuk Langkah Berani Pulihkan Lingkungan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya siang tadi.


KSP Moeldoko memimpin acara Langkah Berani Pulihkan Lingkungan di Kantor Staf Presiden (Diah/era.id)


Baca Juga : Moeldoko Duga Kampanye Hitam di Karawang Dirancang Terstruktur

Pemaparan capaian pemerintah tersebut bertepatan dengan waktu menjelang debat kedua antar calon presiden, yang bertema energi serta sumber daya alam (SDA), pangan, infrastruktur, dan lingkungan hidup pada 17 Februari mendatang. Moeldoko membantah yang ia lakukan sebagai upaya untuk mendongkrak kinerja capres petahana tersebut.

"Kita bicaranya 4 tahun pemerintahan. Penyampaian informasi kan terus menerus. Wacana bahwa ini dekat dengan pemilu ya, itu memang sudah jadwal. Bukan berarti, oh ada pemilu lantas kami sampaikan," katanya.

"Melalui forum ini, kami sebar ke mana-mana. Ini perintah presiden, segera sampaikan ke publik bahwa kami telah lakukan ini ini ini. Jangan sampai dibilang mana pemerintah enggak ada kerjanya," tambah Moeldoko

Lebih lanjut, mantan Panglima TNI tersebut bilang bisa saja Jokowi akan mereferensikan data-data capaian kementerian-kementerian dalam kabinetnya untuk disampaikan dalam debat kedua.

"Bisa iya (disampaikan), karena itu data-data yang memang disampaikan beliau (Jokowi). Bisa juga enggak, karena ada pilihan-pilihan kata yang menurut beliau adalah kunci untuk disampaikan di debat. Tidak semua terpublik dalam debat," ungkap dia.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
20 April 2019 14:47 WIB

Komisioner KPU Jawab Hubungan Saudara dengan Pakar Media Sandi

Yang satu penyelenggara pemilu, lainnya lagi jadi bagian dari peserta pemilu
Olahraga
20 April 2019 13:47 WIB

Kemenangan Sulit Nadal Atas Guido di Monte-Carlo Masters

Tak semudah itu, Rafael
Nasional
20 April 2019 12:51 WIB

Catat Layanan yang Bisa Kamu Kontak untuk Awasi Situng KPU

Jika temukan kesalahan, laporkan! 
Peristiwa
20 April 2019 11:33 WIB

Bisakah Sandi Kembali jadi Wakil Gubernur DKI?

Pakar politik jawab banyaknya pertanyaan soal kemungkinan kembalinya Sandi ke Balai Kota
Nasional
20 April 2019 09:41 WIB

Memanggil Para Hacker untuk Lindungi KPU

KPU meminta bantuan para hacker untuk menjaga situs KPU dari serangan yang makin…