Selasa, 19 Februari 2019
KSP Moeldoko memimpin rapat dengan tema 'Langkah Berani Pulihkan Lingkungan' di Kantor Staf Presiden (Diah/era.id)
12 Februari 2019 17:19 WIB

Moeldoko: Pemerintah Punya Tanggung Jawab Promosi Pencapaiannya

Tapi, sebentar lagi debat capres kedua nih, pak
Bagikan :


Jakarta, era.id - Pemerintah beberapa kali mengadakan diskusi dan pemaparan soal pencapaian kinerja dalam empat tahun kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bilang itu memang sebagai bentuk promosi.

"Pemerintah punya tanggung jawab untuk mempromosikan, dalam arti menyampaikan kepada masyarakat atas apa yang pemerintah lakukan. Masyarakat punya hak untuk dapatkan informasi," tutur Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Kata Moeldoko, itulah alasan dirinya menyelenggarakan diskusi bertajuk Langkah Berani Pulihkan Lingkungan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya siang tadi.


KSP Moeldoko memimpin acara Langkah Berani Pulihkan Lingkungan di Kantor Staf Presiden (Diah/era.id)


Baca Juga : LRT Palembang dan Trans Jawa Sepi, Begini Komentar Istana

Pemaparan capaian pemerintah tersebut bertepatan dengan waktu menjelang debat kedua antar calon presiden, yang bertema energi serta sumber daya alam (SDA), pangan, infrastruktur, dan lingkungan hidup pada 17 Februari mendatang. Moeldoko membantah yang ia lakukan sebagai upaya untuk mendongkrak kinerja capres petahana tersebut.

"Kita bicaranya 4 tahun pemerintahan. Penyampaian informasi kan terus menerus. Wacana bahwa ini dekat dengan pemilu ya, itu memang sudah jadwal. Bukan berarti, oh ada pemilu lantas kami sampaikan," katanya.

"Melalui forum ini, kami sebar ke mana-mana. Ini perintah presiden, segera sampaikan ke publik bahwa kami telah lakukan ini ini ini. Jangan sampai dibilang mana pemerintah enggak ada kerjanya," tambah Moeldoko

Lebih lanjut, mantan Panglima TNI tersebut bilang bisa saja Jokowi akan mereferensikan data-data capaian kementerian-kementerian dalam kabinetnya untuk disampaikan dalam debat kedua.

"Bisa iya (disampaikan), karena itu data-data yang memang disampaikan beliau (Jokowi). Bisa juga enggak, karena ada pilihan-pilihan kata yang menurut beliau adalah kunci untuk disampaikan di debat. Tidak semua terpublik dalam debat," ungkap dia.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Peristiwa
19 Februari 2019 13:09 WIB

Caleg Eks Koruptor Bertambah Jadi 32 Orang

Jadi totalnya 81 orang, miris~
Nasional
19 Februari 2019 13:06 WIB

DPR Ragu Selesaikan Prolegnas di Masa Akhir Jabatan

Jadi...kibarin bendera putih, nih?
Peristiwa
19 Februari 2019 12:14 WIB

Tamu Undangan Debat Kedua Capres Kebanyakan

Ganggu konsentrasi ceunah
Nusantara
19 Februari 2019 12:13 WIB

Kelompok Difabel di Bandung Keluhkan Aksesibilitas di Rumah Ibadah

Hanya dua rumah ibadah di Bandung yang ramah disabilitas
Kuliner
19 Februari 2019 11:41 WIB

VIDEO: Tiga Makanan Khas Cap Go Meh

Ada tiga makanan yang bisa dijumpai saat perayaan ini, mau tahu? Simak videonya
POPULER
18 Februari 2019 14:22 WIB

Robben Sebut Anfield Stadion Terburuk

18 Februari 2019 07:25 WIB

Kita Semua Wajib Tanggung Jawab

21 Juli 2018 16:30 WIB

Asia Juga Punya Anak Muda 'Berbahaya'

PODCAST

LISTEN
15 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Buzzer Baik, Memang Ada? (Part 1)


LISTEN
14 Februari 2019 17:09 WIB

PODCAST: Sendiri Tak Melulu Sepi


LISTEN
04 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Merangkai Kata Mendulang Rezeki


LISTEN
01 Februari 2019 19:50 WIB

NGEPOD: Mendarat di Galaksi Palapa


LISTEN
30 Januari 2019 15:11 WIB

NGEPOD: 'Stand Up' untuk Ekonomi Kreatif

FITUR
19 Februari 2019 11:21 WIB

Film Dokumenter Chris Cornell Siap Digarap

19 Februari 2019 10:31 WIB

VIDEO: Perayaan Cap Go Meh

19 Februari 2019 10:14 WIB

Nani Resmi Berlabuh di Orlando City

19 Februari 2019 09:36 WIB

Vettel Tercepat di Tes Pramusim Pertama