Sabtu, 24 Agustus 2019
Tangkap layar menu tulis tangan di Kelas Bisnis Garuda (Foto: Instagram @rius.vernandes)
17 Juli 2019 20:15 WIB

Buntut Panjang Unggahan YouTuber Jadi Persoalan Serius

Mungkin kritik dan saran bisa lebih diterima dengan terbuka~
Bagikan :


Jakarta, era.id - Pelaporan Garuda Indonesia kepada YouTuber Rius Vernandes berbuntut panjang. Bola panas itu bergulir tak hanya dari warganet tapi juga anggota dewan sampai lembaga perlindungan konsumen.

Anggota Komisi V DPR, Bambang Haryo misalnya. Ia melihat, masyarakat sebagai konsumen mempunyai hak yang diindungi undang-undang dalam menyampaikan kritikan atau pun saran terhadap suatu pelayanan yang tidak sesuai dengan hak-hak konsumen.

“Di undang-undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, di atas peraturan yang ada di Garuda itu sendiri. Bahkan konsumen itu dilindungi undang-undang, dia(konsumen) bisa mengeluarkan satu komplain keras kepada Garuda yang boleh dipublikasikan,” katanya, saat dihubungi era.id, di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Menurut Bambang, sekarang ini merupakan era digital. Jadi, Garuda Indonesia juga harus siap menerima kritik dan masukan yang berasal dari unggahan konsumen ke media sosial. "Garuda jelas-jelas melanggar uu konsumen, dan konsumen merasa dirugikan. Karena apa yang menjadi komplain penumpang atau konsumen itu sesuatu yang tidak layak."


Baca Juga : Berakhir Damai, Rius Ditawari Garuda Review Pelayanannya

Bambang juga menyayangkan, langkah hukum Garuda Indonesia yang melaporkan konsumennya kepada pihak kepolisian yang dinilainya salah kaprah. Bila mengacu pada UU yang berlaku, maka penumpanglah yang seharusnya mendapat perlindungan hukum. 

"Garuda anti kritik. Dia juga tidak paham mengenai masalah pelayanan, pemerintah harus cabut izinnya," ungkapnya dengan nada cukup keras.

Dirinya juga meminta pertanggungjawaban dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk ikut menyelesaikan persoalan ini. "Menhub bertanggung jawab terhadap pelayanan berdasarkan UU nomor 1 tahun 1999. Polisi harus melindungi (konsumen) karena itu hak publik. Jadi hak daripada konsumen harus dilindungi, bukan malah polisi menangkap yang bersangkutan, itu salah kaprah,” jelasnya.

Pendapat serupa juga disampaikan Pengamat Perhubungan Alvin Lie. Dia menyayangkan sikap manajemen Garuda Indonesia dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang berkaitan dengan pelayanannya. Belum lagi soal penerapan larangan merekam mau pun mengambil gambar di dalam pesawat juga menimbulkan kontroversi. 

"Lion juga memperlakukan kebijakan yang sama, makanya ini agak aneh. Tapi Garuda sudah membatalkan itu kan, dan hanya berupa himbauan. Sejauh pengetahuan saya tidak ada larangan seperti itu,” tutur Alvin.



Di sisi lain, Sekretaris Harian YLKI, Agus Suyatno menilai pelaporan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) ke pihak kepolisian, justru membuat konsumen khawatir untuk berkomentar mengenai ketidakpuasan layanan yang didapat karena bisa berujung ke ranah hukum.

"Sebetulnya bisa menangkap, tidak perlu disikapi seperti itu. Sikapnya harusnya bijaksana ketika mendapat krtik, saran, atau aduan di maskapainya seperti itu,” tuturnya.

Menurut Agus, bila hal ini berkepanjangan dapat berefek buruk bagi keberdayaan konsumen. Padahal salah satu kriteria seorang konsumen yang berdaya, mereka harus berani dan mau memberi masukan dan saran kepada produsen atau penyedia jasa. 

"Konsumen juga dilindungi dengan UU Konsumen ketika menyampaikan keluhan atau kritikannya. Jadi ketika konsumen sudah mengadu ke pelaku usahanya tapi tidak dapat respons yah salah satu cara untuk menarik perhatian pelaku usaha dengan menulis di suara pembaca atau media sosial,” ucapnya.


 
Bagikan :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
23 Agustus 2019 21:33 WIB

Kunjungi Festival Indonesia Maju, Megawati Nostalgia Saat Jadi Presiden

Acaranya masih ada sampai 25 Agustus, ke sana yuk mblo~
Nasional
23 Agustus 2019 21:01 WIB

OPM Diduga Tunggangi Kerusuhan di Papua

"OPM itu amat merugikan bagi masyarakat Papua itu sendiri"
Nusantara
23 Agustus 2019 20:17 WIB

Satu Anggota KKB Tewas dalam Kontak Senjata di Pasar Wamena

Polisi dan masyarakat juga ikut terluka~
megapolitan
23 Agustus 2019 19:11 WIB

Komisi Impian Tina Toon di DPRD

Tina Toon akan tempati DPRD DKI Jakarta. Apa yang ideal buat Tina?
Nasional
23 Agustus 2019 18:15 WIB

Banyak Masalah Kesenjangan di Papua yang Ditutupi

"Ada kesenjangan ekonomi, HAM, dan keamanan yang harus kita evaluasi"