Minggu, 19 Agustus 2018
Sandiaga Uno. (Leo/era.id)
10 Agustus 2018 17:09 WIB

Sandiaga Maju Nyawapres, Bagaimana Nasib OK OCE?

Jaman kampanye di Pilgub DKI dulu, program ini jadi jagoannya Sandi banget nih
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sandiaga Salahudin Uno resmi mendaftarkan diri sebagai cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Jumat (10/8/2018). Artinya, Sandiaga otomatis mundur dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Usia jabatannya yang belum genap setahun itu tentunya meninggalkan 'PR' banyak bagi wagub yang menggantikannya kelak. Salah satunya program One Kecamatan One Enteprenuership Center atau yang akrab disebut OKE OCE.

Pas jaman kampanye Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu, program ini dijagoin banget nih sama. Gimana ya nasib program ini setelah ditinggal Sandiaga nyawapres?

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Pemprov DKI Jakarta, Irwandi bilang, program-program yang dijanjikan oleh Sandi telah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta.


Baca Juga : Sandiaga Tak Bisa Diberi Sanksi soal Mahar Politik

Program-program andalan Sandi semasa kampanye seperti OKE OCE, OK OTrip, hingga rumah DP nol rupiah telah termaktub dan akan dilanjutkan hingga lima tahun ke depan. Program ini tidak akan berhenti meskipun Sandi sudah tidak menjabat sebagai wagub lagi.


Sandiaga Uno di Kantor KPU usai melakukan pendaftaran sebagai cawapres. (Diah/era.id)

"OK OCE kan sudah masuk RPJMD, kalau sudah masuk sana siapapun gubernurnya, siapapun wagubnya, itu enggak bisa diubah, OKE OCE, OK Otrip, masuk semua," kata Irwandi kepada era.id, Jumat (10/8/2018).

Kata Irwandi, tidak ada yang bisa membatalkan program-program tersebut kecuali anggota dewan. Pembatalan program pun harus melewati rangkaian proses yang panjang dan lama.

Ia mengakui, mundurnya Sandi dari jabatan wagub akan mengurangi efektifitas program penciptaan lapangan kerja tersebut. Jika sebelumnya OK OCE selalu mendapatkan perhatian khusus dari Sandi, ke depannya Irwandi justru harus sering mengenalkan OKE OCE kepada wakil gubernur yang baru.

"Kendalanya biasanya kan dia yang jadi motivator, pembuat kebijakan, jadi kita sebagai kepala dinas enak ngejalaninnya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum OK Oce, Faransyah Jaya bilang, program OK OCE tetap akan dijalankan karena program itu merupakan janji kampanye Anies-Sandi.


(Infografis OK Otrip/era.id)

Faransyah mengaku sempat terkejut saat mengetahui Sandi ditunjuk untuk maju sebagai cawapres Prabowo. Dengan segala persiapan yang ada, ia berkomitmen tetap memperjuangkan OK OCE hingga lahir pengusaha-pengusaha baru di Jakarta.

Mantan tim pakar Anies-Sandi bidang kewirausahaan itu menerangkan, sejauh ini tidak ada kendala terkait mundurnya Sandi dari wagub terhadap jalannya program OKE OCE. "Insyaallah enggak ada kendala karena ini programnya sudah jalan sejak tahun lalu," imbuhnya.

Ia juga bilang, saat ini progam OKE OCE masih menunggu peraturan gubernur (pergub) untuk memperjelas tupoksi para petugas di lapangan dan sistem OK OCE. Sejauh ini, landasan hukum OK OCE masih sebatas instruksi gubernur. Sebagai salah satu janji kampanye, Faransyah berkomitmen untuk terus menjalankan program ini hingga terlahir pengusaha-pengusaha handal di tanah air.

Mengenai kemungkinan OKE OCE berganti nama setelah Sandi mundur, Faransyah mengatakan hal itu tidak perlu. Pasalnya, untuk menanamkan brand OKE OCE di benak masyarakat Jakarta tidaklah mudah, pergantian nama OKE OCE justru akan membuat program tersebut terasa asing di telinga masayarakat Jakarta.


OK OCE Mart di Rawamangun. (Diah/era.id)
Bagikan :

Reporter : Leo Dwi Jatmiko
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
18 Agustus 2018 21:31 WIB

Aretha Franklin Dimakamkan Akhir Agustus

Para penggemar queen of soul bisa menyaksikan pemakaman lewat cara khusus
Olahraga
18 Agustus 2018 20:03 WIB

Memulai Asian Games dengan "Assalamualaikum"

Yo yo ayo, yo ayo, yo yo ayo~
Olahraga
18 Agustus 2018 19:36 WIB

Negara Kontingen Terbesar Selain Indonesia

Jumlah atletnya hampir 900 orang, cing!
Internasional
18 Agustus 2018 19:18 WIB

Mantan Sekjen PBB Kofi Annan Meninggal

RIP Kofi Annan
Nasional
18 Agustus 2018 19:03 WIB

Dilarang Demo Selama Asian Games 2018

Sumpehlo?