Senin, 18 November 2019
Ilustrasi Stasiun MRT (Bagus/era.id)
08 November 2019 20:21 WIB

Pembangunan MRT Fase Dua: Lebih Pendek Tapi Lebih Susah

Karena ada sungai dan banyak cagar budaya di jalur yang akan dilalui
Bagikan :


Jakarta, era.id - Pembangunan fisik Moda Raya Terpadu (MRT) atau Mass Rapid Transit fase dua bakal dimulai pada Maret 2020. MRT kedua ini memiliki rute dari Bundaran HI menuju Kota. 

Rinciannya, rute sepanjang 5,8 kilometer ini punya tujuh stasiun yang semuanya berada di bawah tanah, yaitu Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota. 

Meski tak sepanjang MRT fase satu yang memiliki rute sepanjang 15,7 kilometer dengan 13 stasiun, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar bilang pembangunan MRT fase dua bakalan lebih rumit dan memiliki kendala lebih. 

"Secara teknis, pengerjaan terowongan berada di bawah sungai (Sungai Batang Hari di Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk)," kata William di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019).


Baca Juga : Gegara Mati Listrik, MRT Jakarta Amsyong Rp507 Juta

Adanya sungai dalam rute MRT fase dua ini membuat pembangunan terowongan yang melewati kawasan Sawah Besar dan Mangga Besar dibangun bertingkat. Di kawasan ini, kedalaman terowongan bisa mencapai lebih 30 meter di bawah permukaan tanah. 

Tak hanya itu, kendala lain yang mesti diperhatikan dalam MRT fase dua adalah pembangunannya bakal melewati kawasan di sekitar Kota Tua dengan banyak cagar budaya. 

"Ada banyak bangunan bersejarah yang kita lalui. Kita harus kerja sama dengan badan pelestarian cagar budaya untuk memastikan konstruksi yang kita bangun tidak merusak bangunan cagar budaya tadi," jelas dia. 

Ada beberapa pengerjaan awal sebelum membangun konstruksi stasiun MRT, mulai dari pembangunan dinding diafragma untuk gardu induk di Monas, relokasi pohon, penggalian, pengecoran, persiapan area kerja, sampai pemasangan rebar untuk guidewall

Proyek ini memiliki tujuh paket kontrak, terdiri dari CP200 hingga CP206. CP200 melingkupi konstruksi struktur gardu induk. Paket CP201 sampai CP203 merupakan pembangunan stasiun MRT Sarinah hingga Kota.

Kemudian, CP204 merupakan pembangunan pekerjaan sistem railways, CP205 pembangunan sistem perkertaapian, signaling, dan telekomunikasi, lalu CP206 merupakan pengadaan kereta MRT.
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
17 November 2019 16:04 WIB

VIDEO: Movie Update of the Week

Ada film Frozen 2 dan Last Christmas
Lifestyle
17 November 2019 09:05 WIB

VIDEO: Arloji Ini Terjual Rp400 Miliar

Kira-kira bisa enggak ya beli jam seperti itu
Lifestyle
17 November 2019 08:41 WIB

Menelaah Mudarat Mengisap Rokok Elektrik

Rokok elektrik memiliki zat karsinogen dan racun yang bisa menyebabkan berbagai penyakit
Lifestyle
16 November 2019 16:05 WIB

VIDEO: Movie Update of the Week

Ada film Charlie's Angels dan Midway

 
Nusantara
16 November 2019 14:24 WIB

Arti Nama La Lembah Manah, Cucu Ketiga Jokowi

"Lembah Manah berarti rendah hati,"