Rabu, 26 Juni 2019
Channel YouTube MK (era.id)
13 Juni 2019 16:47 WIB

Masyarakat Bisa Tonton Sidang MK di YouTube

Siapin kuota yang banyak gaes
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sidang gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden dibuka pada Jumat (14/6), berlangsung selama 14 hari hingga putusan pada Jumat (28/6) di Mahkamah Konstitusi. 

Sidang yang menghadirkan tim paslon 02 Prabowo-Sandi (pemohon), KPU (termohon), tim paslon 01 Jokowi-Ma'ruf (pihak terkait), dan Bawaslu (pemberi keterangan) ini digelar terbuka secara umum. 

Demi mengedepankan prinsip keterbukaan, MK memfasilitasi penyiaran situasi persidangan lewat live streaming platform YouTube. 

"Persidangan nanti kita live streaming lewat YouTube. Cari channel MK, itu akan kelihatan lah. Jadi, semua di bawah pengawasan publik karena kami ingin ini seterbuka mungkin," kata Hakim MK I Dewa Gede Palguna di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).


Baca Juga : Prabowo Bertemu Budi Gunawan, Dahnil: Saya Tidak Tahu

Selain itu, masyarakat bisa menonton persidangan lewat siaran stasiun televisi. Juru Bicara MK fajar Laksono bilang, MK memperbolehkan stasiun tv untuk menyiarkan secara langsung.

"Sejumlah TV mengonfirmasi bahwa besok akan menayangkan persidangan secara live. Saya kira terbuka semuanya bagi publik," kata Fajar. 

MK membatasi jumlah pengunjung yang hadir dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019. Masing-masing pihak hanya diberikan jatah 15 kursi.

Pembatasan jumlah pengunjung guna menjaga jalannya persidangan tetap aman. Sebab khawatirnya, jika tidak dibatasi persidangan akan terganggu.

"Diputuskan bahwa yang menyaksikan persidangan itu dibatasi masing-masing pihak itu kursi 15 orang maksimal," kata Fajar. 

Kalau pengunjung berkukuh datang ke MK dan tidak bisa masuk ruang sidang, Fajar menyampaikan pihaknya akan menyediakan sebuah layar lebar. 

"Intinya pengamanan yang dilakukan di MK ini semata-mata untuk memastikan dan menjamin sidang itu berjalan lancar. Jangan ada sesuatu hal yang menghambat dan mengganggu persidangan," ungkap dia.
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
megapolitan
25 Juni 2019 21:57 WIB

Mungkin ini Penyebab LRT Velodrome-Kelapa Gading Belum Beroperasi

Ada bau yang tak sedap sepertinya...
 
Nasional
25 Juni 2019 19:15 WIB

TKN Gelar Nobar Putusan Sidang Gugatan Prabowo

Daripada turun ke jalanan dan demo mending nonton di TV
Nasional
25 Juni 2019 18:48 WIB

Bakal Ada Demo di MK, Wiranto: Apa yang Diperjuangkan?

Apa yang kalian cari, wahai ferguso?
Nasional
25 Juni 2019 18:10 WIB

Ahok yang Terseret Kala Denny Indrayana Sindir Eddy Hiariej

Semua karena Ahok....
Nasional
25 Juni 2019 18:05 WIB

VIDEO: Palsukan Ijazah, Pelawak Qomar Ditahan

Qomar telah ditahan sejak Senin malam