Senin, 25 Maret 2019
Presiden Jokowi di jembatan Suramadu. (Foto: Twitter @jokowi)
05 November 2018 20:28 WIB

Jembatan Suramadu Jadi Jalan Umum Non-Tol

Ini berdasarkan Perpres yang diterbitkan Presiden Jokowi
Bagikan :


Jakarta, era.id - Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2018 tentang Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) yang menjadi dasar pengratisan jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura ini.

Dikutip dari Antara, Senin (11/5/2018), Perpres diteken dengan pertimbangan untuk percepatan pengembangan wilayah Surabaya dan Madura dengan mengoptimalkan keberadaan Jembatan Suramadu sebagai pusat pengembangan perekonomian. Pemerintah memandang perlu perubahan pengoperasian Jembatan Suramadu dari jalan tol menjadi jalan umum tanpa tol.

Atas pertimbangan tersebut, pada 26 Oktober 2018, Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2018 tentang Jembatan Surabaya-Madura.

"Pengoperasian Jembatan Surabaya-Madura diubah menjadi jalan umum tanpa tol," bunyi Pasal 1 Perpres tersebut.


Baca Juga : Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Terpanjang di Indonesia, 143 Km

Penyelenggaraan Jembatan Surabaya-Madura sebagai jalan umum tanpa tol, menurut Perpres tersebut, dilaksanakan oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang jalan.

Baca Juga : Kata Jokowi, Tarif Suramadu Gratis Tak Ada Unsur Politis

Dengan berlakukan Perpres ini maka Keputusan Presiden Nomor 79 Tahun 2003 tentang Pembangunan Jembatan Surabaya-Madura dan ketentuan Pasal 12 huruf b sebagaimana diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2008 tentang Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2008 tentang Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura, menurut Perpres ini, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

"Peraturan Presiden ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan," bunyi Pasal 4 Perpres Nomor 98 Tahun 2018, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada 26 Oktober 2018 itu. 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
25 Maret 2019 16:21 WIB

Eros Djarot Rilis Dua Single Bertema Politik

Terinspirasi kondisi panas menjelang pemilu dan korupsi berjamaah para elite politik
Nasional
25 Maret 2019 15:43 WIB

VIDEO: Presiden Jokowi Resmikan MRT Jakarta

Selain itu, dia juga meresmikan pembangunan MRT Jakarta fase kedua Bundaran HI sampai Kota
Lifestyle
25 Maret 2019 15:36 WIB

Ulasan Us-Alegori Mengagumkan dari Horor Bergaya Klasik

Watch the details, son!
Peristiwa
25 Maret 2019 15:15 WIB

Ada Anak-anak di Lokasi Kampanye Sandiaga Uno

Kalau melihat aturan, itu adalah tindakan yang tidak dibenarkan
Lifestyle
25 Maret 2019 15:09 WIB

Adele dan Jennifer Lawrence Pesta di Sebuah Bar Gay

Ini kejutan dan tidak ada yang tahu sebelumnya