Selasa, 07 April 2020
Presiden Jokowi di jembatan Suramadu. (Foto: Twitter @jokowi)
05 November 2018 20:28 WIB

Jembatan Suramadu Jadi Jalan Umum Non-Tol

Ini berdasarkan Perpres yang diterbitkan Presiden Jokowi
Bagikan :


Jakarta, era.id - Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2018 tentang Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) yang menjadi dasar pengratisan jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura ini.

Dikutip dari Antara, Senin (11/5/2018), Perpres diteken dengan pertimbangan untuk percepatan pengembangan wilayah Surabaya dan Madura dengan mengoptimalkan keberadaan Jembatan Suramadu sebagai pusat pengembangan perekonomian. Pemerintah memandang perlu perubahan pengoperasian Jembatan Suramadu dari jalan tol menjadi jalan umum tanpa tol.

Atas pertimbangan tersebut, pada 26 Oktober 2018, Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2018 tentang Jembatan Surabaya-Madura.

"Pengoperasian Jembatan Surabaya-Madura diubah menjadi jalan umum tanpa tol," bunyi Pasal 1 Perpres tersebut.


Baca Juga : Tak Ada Tebang Pohon dalam Desain Revitalisasi Monas

Penyelenggaraan Jembatan Surabaya-Madura sebagai jalan umum tanpa tol, menurut Perpres tersebut, dilaksanakan oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang jalan.

Baca Juga : Kata Jokowi, Tarif Suramadu Gratis Tak Ada Unsur Politis

Dengan berlakukan Perpres ini maka Keputusan Presiden Nomor 79 Tahun 2003 tentang Pembangunan Jembatan Surabaya-Madura dan ketentuan Pasal 12 huruf b sebagaimana diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2008 tentang Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2008 tentang Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura, menurut Perpres ini, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

"Peraturan Presiden ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan," bunyi Pasal 4 Perpres Nomor 98 Tahun 2018, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada 26 Oktober 2018 itu. 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
06 April 2020 21:26 WIB

What's On Today, 6 April 2020

Podcast berita Indonesia terkini yang disajikan dengan cara berbeda
Wisata
06 April 2020 21:05 WIB

Bosah WFH? Berwisata Virtual Yuk!

Bisa dinikmati lewat video dan foto 360 derajat
Nusantara
06 April 2020 20:57 WIB

Pemprov Jabar Pertimbangkan Jam Malam dan PSBB

Sudah disetujui Kapolda
Nasional
06 April 2020 20:22 WIB

What's On Weekend, 6 April 2020

Klik tombol play dan rasakan sensasi menikmati berita yang berbeda
Nasional
06 April 2020 20:13 WIB

Pemerintah Belum Satu Suara Soal Data Pasien Korona

Masih ada perbedaan data dan dinilai tertutup