Selasa, 25 Juni 2019
Jessica (tengah) dan dua temannya setelah menggunakan hak pilihnya di Singapura (Foto: Instagram @Jessclau_)
15 April 2019 10:21 WIB

Animo Pemilu di Negeri Singapura

Ini kisah Jessica, WNI yang sedang mengejar gelar sarjana di Negeri Singa
Bagikan :


Singapura, era.id - Pagi itu, Minggu, 14 April 2019, terasa ada yang berbeda bagi salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang mengejar gelar sarjana di negeri Singapura, Jessica (23). Sejak pukul 6 pagi, beberapa rekannya sudah bersiap dan begitu bersemangat untuk memilih calon pemimpin negara mereka.

Hari itu adalah hari terakhir bagi para WNI yang tinggal di berbagai negara untuk mengikuti pemilu. Tak terkecuali di Singapura. Tak mau ketinggalan momen untuk menjadi bagian yang menentukan arah bangsa, Jessica bersama dua orang temannya memutuskan beranjak ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) sekitar pukul 11 untuk mencoblos pemimpin pilihan mereka.

Jessica tak menyangka, animo WNI dalam pemilu kali ini begitu besar. Ia mengatakan animo yang tinggi itu lantaran mereka akan memilih siapa yang akan menjadi presiden mereka nanti. 

"Excited parah sih semua pada mau nyoblos. Mungkin karena (milih) presiden," kata Jessica kepada era.id (14/4).


Baca Juga : Tak Ada Politik Gratis, Pun untuk NU

Jessica pun mengakui, ia semangat sekali untuk memilih calon presiden. Namun, ia tidak banyak tahu soal kandidat calon legislatif yang sesungguhnya tak kalah penting untuk menentukan arah bangsa dan negara karena mereka nanti akan menduduki kursi parlemen. Ketika membuka kertas untuk memilih caleg, ia mengaku kebingungan mau pilih yang mana. 

"Akhirnya gue enggak nyoblos (caleg) deh, gue ketawa doang," katanya. 
 
Supaya kamu tahu. Bagi WNI yang mencoblos di luar negeri, mereka hanya mencoblos capres-cawapres dan calon legislatif DPR saja. Sementara DPRD tingkat 1 dan 2 ditambah DPD tidak mereka pilih. 

 
Saking ramainya Jessica mengatakan sampai harus antre selama tiga jam untuk dapat mencoblos. Ia pun tidak menyangka ternyata di Singapura jumlah WNI sangat banyak. 

"Rame banget banget. Ternyata orang Indonesia di sini sebanyak itu," tuturnya. 

Wajar saja apabila antrean WNI untuk mengikuti pemilu mengular. Sebab, Panitia Pemilihan Luar Negeri Singapura mendata ada sebanyak 125.403 WNI yang terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap pada pemilu tahun ini. 

Sementara itu yang menarik ketika para WNI menunggu giliran mencoblos adalah, ada beberapa di antara mereka yang menggunakan baju daerah. Uniknya, setelah mereka nyoblos tak sedikit dari mereka yang meluapkan kebahagiaan mereka dengan berfoto selfie dan melakukan piknik di rumput-rumput sekitaran KBRI.

Sedangkan untuk urusan pendaftaran, Jessica mengaku tidak kesulitan. Jessica hanya perlu menunjukan paspor atau surat keterangan A5 untuk masuk ke TPS.

"Iya enggak ribet kok cuman disuruh bawa itu (paspor atau surat A5) aja," pungkasnya. 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Ramdan Febrian Arifin
Editor : Riki Noviana
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
24 Juni 2019 22:23 WIB

Tak Ada Politik Gratis, Pun untuk NU

Nehi, nehi..
megapolitan
24 Juni 2019 21:10 WIB

Bisa Jadi Gugatan Prabowo Dikabulkan MK, Asal . . .

Biar paham dengerin aja podcast kita
Nasional
24 Juni 2019 19:58 WIB

Kalau Bisa Nobar Putusan MK, Kenapa Harus Demo?

Daripada panas-panasan di jalanan, mending duduk anteng di rumah
Nasional
24 Juni 2019 18:38 WIB

Putusan MK Dipercepat, Semua Pihak Manut

Putusan sembilan orang itu bersifat final dan mengikat