Minggu, 21 Oktober 2018
Vincensius Evan dan Nathanael, korban ledakan bom di Surabaya (Wilson/era.id)
15 Mei 2018 15:49 WIB

Wenny Baru Tahu 2 Putranya, Evan dan Nathan Meninggal

Wenny ikut terluka dan dibolehkan dokter lihat jenazah Evan-Nathan selama 4 jam
Bagikan :


Surabaya, era.id – Hati Wenny Angelina hancur ketika menyaksikan kedua anaknya, Vincensius Evan (12 tahun) dan Nathanael (8 tahun) terbujur kaku. Wenny hanya bisa terbaring lemas di tempat tidur dorongnya, sambil berusaha mengikhlaskan kedua putranya pergi menemui Tuhan.

Wenny, Evan, dan Nathanael adalah ibu-anak korban bom bunuh diri Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Surabaya, Minggu (13/5) kemarin. Pagi itu, mereka mendatangi rumah Tuhan bersama-sama. Sementara suami Wenny memakirkan mobil di area gereja.

Baca Juga : Cerita Om Evan dan Nathan Saat Ledakan Bom Surabaya

Wenny menggandeng kedua putranya memasuki halaman. Baru saja melangkahkan kaki, tiba-tiba bom meledak tak jauh dari keberadaan ketiganya. Mereka pun terhempas. Ternyata, itulah kali terakhir Wenny menggenggam tangan kedua jagoannya.


Baca Juga : 7 Anak Teroris Diserahkan ke Kemensos

Sang kakak, Evan, mengembuskan napas terakhirnya tak lama setelah dilarikan ke rumah sakit lantaran terluka parah. Sementara itu, usai berjuang selama kurang lebih 12 jam di ruang IGD RS Bedah Surabaya, Nathanael menutup mata untuk selamanya sekitar pukul 20.00 WIB. Dan sang ibu, Wenny, masih harus melanjutkan perjuangannya di rumah sakit untuk menyembuhkan luka.

Kepergian Evan dan Nathanael sempat dirahasiakan keluarga dan kerabat di hadapan Wenny. Dikhawatirkan, kondisi Wenny yang juga terluka parah akan drop mengetahui kedua putranya telah tiada.

Barulah Senin (14/5) malam kemarin, Wenny akhirnya tahu dua jagoannya telah lebih dulu menghadap Tuhan. Tak bisa terbayangkan reaksi dia ketika mendapat kabar itu.

Selasa (15/5/2018) siang tadi, Wenny datang menggunakan mobil ambulans ke Rumah Duka Adi Jasa Surabaya, untuk melihat jenazah kedua putranya. Tubuhnya yang masih dipasangi selang infus, terbaring lemas di atas tempat tidur dorong.


Wenny yang baru tiba di rumah duka (Wilson/era.id)

Wenny tak punya banyak waktu untuk mengiringi kepergian Evan dan Nathanael. Dokter hanya mengizinkan Wenny berada di luar rumah sakit selama empat jam, lantaran ia masih harus menjalani perawatan intensif. Itulah kali terakhir Wenny melihat wajah kedua buah hatinya.

Hingga kini, pihak keluarga belum memberikan keterangan mengenai pemakaman Evan dan Nathanael. Rencananya, Rabu (16/5) besok akan dilakukan prosesi tutup peti.

Sementara itu, suasana rumah duka masih diliputi kepiluan. Ucapan bela sungkawa terus berdatangan. Karangan bunga juga terlihat berjajar memenuhi rumah duka.



Bagikan :
Topik :

Reporter : Wilson Septrudy Purba , Fitria Chusna Farisa
Editor : Moksa Hutasoit
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Olahraga
21 Oktober 2018 10:07 WIB

Alhamdulilah, Pecah Juga 'Telur' Salah

Dalam laga lawan Huddersfield Town, salah akhiri paceklik gol di empat laga berturut
Lifestyle
21 Oktober 2018 09:34 WIB

Zayn Malik Luncurkan Single Kelima

Album kedua tinggal menghitung hari
Lifestyle
21 Oktober 2018 09:09 WIB

Putra Jokowi Beli Rumah Laudya Chintya Bella?

Simak info lengkapnya!
Nasional
21 Oktober 2018 07:35 WIB

Masa Ada Azab Bagi Penghina Cebong dan Kampret?

Judul dan ilustrasi di atas hanyalah fiktif dan kreasi liar tim kreatif
 
Lifestyle
21 Oktober 2018 07:14 WIB

Indah Pada Waktunya Ala Galabby Thahira 

Ini dia single kedua dari penyanyi jazz dengan gaya penampilan panggung triple threat