Senin, 17 Februari 2020
Ilustrasi (Pixabay)
15 Februari 2020 12:50 WIB

Kronologi Temuan Paparan Radiasi di Lapangan Voli Perumahan Batan Indah

Radiasi radioaktif ditemukan di Perumahan Batan Indah
Bagikan :
Jakarta, era.id - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menemukan paparan radiasi di Perumahan Batan Indah. Bepeten menemukan paparan radiasi saat melakukan uji fungsi secara rutin dengan melakukan pemantauan radioaktivitas lingkungan di area Pamulang, Perumahan Dinas Puspiptek, Daerah Muncul dan Kampus ITI, Perumahan Batan Indah, dan Stasiun KA Serpong.

"Pada saat dilakukan pemantauan di lingkungan Perumahan Batan Indah, ditemukan kenaikan nilai paparan radiasi di lingkungan area tanah kosong di samping lapangan voli blok J," Kata Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik, Indra Gunawan, Sabtu (15/2/2020).

Tim uji fungsi melakukan pengecekan ulang dan penyisiran di sekitar daerah tersebut di atas, dan ditemukan nilai paparan radiasi lingkungan dengan laju paparan terukur signifikan di atas nilai normal. "Bapeten telah melakukan koordinasi dengan menginformasikan hasil pengecekan ke ketua RT setempat, dan memasang safety perimeter (garis pembatas) di lokasi dengan laju paparan yang tinggi, dengan disaksikan oleh ketua RT," lanjut Indra.

Bapeten dan BATAN juga telah mengambil sampel tanah di sekitar lokasi untuk dilakukan analisa lebih lanjut di laboratorium PTKMR-BATAN. Berdasarkan hasil analisa di laboratorium dan juga hasil pengukuran laju paparan sebelumnya, maka tim gabungan BAPETEN dan BATAN melakukan upaya pencarian sumber yang diduga menjadi penyebab kenaikan laju paparan di atas.

Kegiatan pencarian telah dilaksanakan pada tanggal 7-8 Februari 2020 yang menemukan beberapa serpihan sumber radioaktif dan sudah dievakuasi. "Setelah pengangkatan serpihan sumber radioaktif tersebut, dan dilakukan pemetaan ulang, ditemukan bahwa laju paparan mengalami penurunan, namun masih di atas nilai normal," ucapnya. 

Bapeten berkesimpulan telah terjadi kontaminasi yang sifatnya menyebar di area tersebut, dan perlu dilakukan kegiatan dekontaminasi dengan cara pengambilan dan pengerukan tanah yang diduga telah terkontaminasi dan pemotongan pohon atau pengambilan vegetasi yang terkontaminasi. "Untuk alasan keselamatan, warga diimbau untuk tidak memasuki lokasi terdampak kontaminasi hingga batas trotoar dan lapangan voli," ucapnya.
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
16 Februari 2020 18:08 WIB

Bong Joon Ho Akan Dibangunkan Museum di Korsel

Sutradara film Parasite itu juga bakal dibangunkan patung
Lifestyle
16 Februari 2020 17:07 WIB

Aksi Kocak Terry Crews dan Howie Mandel Main TikTok 'Bagaikan Langit'

Semua akan TikTok pada waktunya~
Nasional
16 Februari 2020 15:04 WIB

Anies Tolak Deklarasi Dirinya sebagai Capres 2024

Masih fokus benahi ibu kota
Lifestyle
16 Februari 2020 14:25 WIB

Model Asal Los Angeles Diblokir Tinder Gara-Gara Terlalu Cantik

Kalau begitu, Tinder khusus orang jelek dong hiyahiyahiya~
Internasional
16 Februari 2020 13:49 WIB

Depresi Jalani Sidang KDRT, Presenter Caroline Flack Bunuh Diri

"Caroline tidak tahan membayangkan dirinya menjalani sidang"